'Endus' Adanya Penampungan Besar Hasil Pembalakan Liar di Pinggiran Kota Dumai, Berikut Penyataan DPK ALUN
DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur yang terletak dipinggiran Kota Dumai, tampaknya menjadi salah satu lokasi 'strategis' para pelaku kejahatan. Informasi terangkum, ada beberapa titik panglong dijadikan penampungan hasil kejahatan Ilegal logging atau pembalakan liar.
Salah satu sumber masyarakat Kelurahan Kampung Baru, yang enggan namanya dipublikasikan ini mengungkapkan kepada awak media, Sabtu malam (25/3/2023), bahwa ada tiga titik penampungan hasil pembalakan hutan (ilegal logging).
Penelusuran awak media, dari ketiga panglong tersebut, bahkan sudah menjelma menjadi pengolahan bahan kayu setengah jadi. Informasi terangkum, ada dua panglong di Kampung Baru ini menjadi pemasok bagi panglong panglong diluar kelurahan.
Terkait hal ini, Ketua DPK Apresiasi Lingkungan & Hutan Indonesia (ALUN) Kota Dumai Edriwan, sangat menyesalkan adanya aktivitas perambah hasil hutan dan bahkan diperjualbelikan secara ilegal.
Belum diketahui, asal usul hasil kayu yang diperoleh beberapa Panglong di Kelurahan Kampung Baru ini, ditambahkan Edriwan, bahwa ia bersama timnya akan melakukan investigasi.
"Jika benar pengusaha panglong tersebut mendapatkan kayu ini dari hasil perambahan hutan secara ilegal, artinya sama mereka dengan menjadi penadah," ucap Ketua DPK ALUN Dumai dengan tegas.
Terang Edriwan lagi, bahwa penadah masuk dalam tindak pidana. Penadah ini dapat dikaitkan sebagai kaki tangan dalam membantu menjualkan barang curian.
"Pelaku penadahan dilarang oleh hukum karena diperoleh dengan cara kejahatan dan dapat dikatakan bahwa tindakan ini justru mempermudah tindakan kejahatan lainnya," terangnya.
Edriwan juga mengecam keras terkait dengan pengrusakan lingkungan khususnya hutan yang merupakan tempat hidup berbagai fauna dan flora. Apalagi, hutan merupakan sebagai paru-paru dunia.
Lanjutnya lagi, bahwa permasalahan di dalam hutan cukup sering terjadi, salah satunya adalah pembalakan liar atau penebangan hutan secara ilegal. Hal ini pasti akan memicu berbagai masalah lainnya di masa yang akan datang.
Terakhir pria yang juga pimpinan media online ini menegaskan, bahwa kasus pembalakan liar merupakan kejahatan paling tinggi. Hal ini sedang ditangani Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam lima tahun belakangan.
"Kasus ilegal logging ini bukan sekedar kasus lingkungan saja, malahan juga merupakan kejahatan finansial," pungkasnya mengakhiri. (*)
Sumber: DPK ALUN Kota Dumai


Berita Lainnya
Dua Tahun Berjuang, Harapan Para Buruh Korban PHK Akhirnya Tercapai
Bangun Jalan Perumahan Di Tanjung Palas Kota Dumai, Kenda Guntara Tunjukkan Komitmen Membantu Kesulitan Masyarakat
Tingkatkan Sosialisasi, Tim Relawan Sahabat Nita Ariani Dibentuk
Aneh !! Mobil Ada, Auzar Seakan-akan 'Lari Lari' Kejaran Awak Media Terkait Pemberhentian Tiga Siswa
Pererat Tali Silaturahmi Dengan Stakeholder, PT KPI RU Dumai Gelar Buka Puasa Bersama
Mengimplementasikan Polri Hadir Ditengah Masyarakat, Polres Dumai Adakan Kegiatan Jumat Berkah
Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro Pamit, Kasat Intel Polresta Tangerang Ucapkan Selamat dan Sukses
Dugaan Mesin Ilegal, Selain Tarzan Game Zone, Dua Gelper di Dumai Ikutan Tutup
Ketua SPN Ucapkan Selamat atas Terpilihnya H. Paisal Sugiyarto sebagai Wali Kota Dumai
Toyota Sienta Raih Gelar
Kapolri - Masalah pekerja asing Dari China
Virus Corona Ancam dan 'Hantui' Masyarakat, Ketua Hanura Dumai: Patuhi Kebijakan Pemerintah Demi Keluarga Tercinta