• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera

Apresiasi Teruntuk Panitia Pilkampong Subulussalam Selatan Untuk Cegah Money Politics

PantauNews

Ahad, 18 September 2022 14:07:37 WIB
Cetak

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Ali Akbar, Seketaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Subulussalam, menyikapi sekaligus mengapresiasi Panitia Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong), Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, dalam upaya pencegahan Money Politics, Minggu, (18/09/22).

Resiko dan tantangan yang timbul dalam pelaksanaan sistem demokrasi di Indonesia yang hingga saat ini kerab terjadi pada pelaksanaan pemilu maupun pilkada diselenggarakan selalu muncul isu tentang lemahnya penegakan hukum  Pemilu maupun Pilkada serta Pilkampong (Pilkades). 

Hal tersebut bermula dari faktor banyaknya pelanggaran administrasi dan tindak pidana Pemilu yang terjadi pada setiap tahapan pelaksanaannya, terutama salah satunya pelanggaran politik uang dikarenakan mengedepankan ambisius sikandidat tertentu.

Dalam hal transaksi  politik uang  (Money Politics)  tersebut tidak serta merta terjadi karena satu sisi  dari peserta namun sebagian besar masyarakat sendiripun menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang dinanti-nantikan pada setiap kontestasi pemilihan.

"Tidak ada uang maka tidak dipilih, inilah fakta paradigma masyarakat, bahwa siapa yang memberikan uang maka itulah yang nanti akan dipilih." 

Transaksi  politik uang  (Money Politics) ini biasanya terjadi pada masa kampanye yang dilakukan oleh calon peserta pemilu atau pilkada  ketika menyampaikan visi, misi dan kepada masyarakat  yang diikuti dengan iming-iming atau janji agar dipilih dan pada tahap masa tenang dimana pada masa ini merupakan saat-saat yang krusial karena mendekati hari H pencoblosan/pemungutan suara.

Tahapan masa tenang ini politik uang biasa lebih dikenal dikalangan masyarakat sebagai serangan fajar karena biasa dilakukan pada dini hari menjelang fajar pada hari pemilihan dan intensitas Transaksi  politik uang dapat meningkat karena para calon peserta saling berlomba-lomba bagaimana caranya agar memperoleh suara sebanyak-banyaknya.

Hal ini sudah sering terjadi pada setiap pemilihan sehingga sebagian besar masyarakat merasa hal tersebut menjadi hal yang biasa terjadi.  Prilaku tersebut menjadi seperti budaya yang telah mengakar karena telah terjadi dari generasi terdahulu sampai ke generasi saat ini. Terlepas dari hal tersebut juga karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap akibat yang timbul dari politik uang (Money Politics) bagi sistem demokrasi di Indonesia.

Di zaman era moderen saat ini modus praktik politik uang (Money Politics) semakin berkembang dan beragam bentuk tidak melulunya hanya dalam bentuk uang akan tetapi para pelaku praktik ini membalutnya agar tidak telalu nampak dengan berupa pemberian bantuan, pemberian imbalan dan pemberian materi atau sesuatu yang berhaga lainnya  serta dengan menjanjikan sesuatu dikemudian hari yang diselipkan ketika melakukan kampanye oleh calon, pasangan calon dan tim kampanye.

Dampak negatif dari politik uang (Money Politics) sangat berpengaruh pada jalannya roda pemerintahan sebab pemimpin yang terpilih yang menggunakan politik uang biasanya dalam menjalankan pemerintahannya berusaha bagaimana caranya agar bisa mengembalikan modal yang telah dikeluarkan sebagai biaya politik untuk membeli suara rakyat pada saat kontestasi pemilihan. 

Hal ini menyebabkan banyak kebijakan yang dijalankan bukan berdasarkan kepentingan umum (kepentingan rakyat) namun lebih kepada tujuan kepentingan pribadi atau golongan. Semakin besar dana yang dikucurkan pada saat pemilihan maka semakin lebih besar pula dana yang akan di kembalikan agar tidak merugi. 

Pembangunan yang tidak tepat guna yang dapat menghambat perkembangan suatu daerah. Salah satu cara yang diguanakan untuk mengembalikan modal akibat politik uang karena jumlahnya sangat besar maka sebagian besar mereka memilih jalan pintas dengan melakukan korupsi.

Coba kita perhatikan hingga saat ini pelaku korupsi di Indonesia sebagian besar berasal dari Pejabat Negara yang dipilih oleh rakyat melalui sistem demokrasi. Hal ini menunjukkan bahwa efek domino yang timbul dari akibat praktik politik uang (Money Politics) sangat berbahaya dan sangat merugikan bagi negara dan masyarakat di Indonesia.

Praktik politik uang (Money Politics) hingga saat ini menjadi momok pada setiap pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada terkhusus juga pada pilkampung yang harus dicegah. Mencegah terjadinya politik uang (Money Politics) merupakan sebuah tantangan besar yang dihadapi oleh panitia dan jajarannya sebagai pelaksana setiap tahapan Pemilihan agar dapat meminimalisir terjadinya praktik politik uang (Money Politics).

Oleh karena itu kita patut beri apresiasi kepada panitia pelaksana pemilihan kepala kampong subulussalam selatan yang telah membuat kebijakan awal dengan cara setiap calon kepala kampung itu, memperkenalkan diri.

"Mereka akan sungguh-sungguh tidak akan melakukan atau memberiuang atau benda lainnya, kepada masyarakat kampung Subulussalam Selatan untuk memilih mereka sebagai calon kepala kampung Subulussalam Selatan, baik itu melalui keluarga, anak - anak, famili mereka,  dan juga saudara - saudara mereka serta melalui tim sukses" Bersumpah dengan dijunjungnya Kita suci Al Quran di atas kepala. 

Sungguh ini adalah hal yang sangat luar biasa apa yang telah dilakukan oleh panitia pelaksa pilkampung di Subulussalam Selatan, sejatinya ini musti diikuti oleh seluruh panitia pilkampung di kota subulussalam yang akan digelar secara serentak pada tanggal 02 Oktober 2022 mendatang.

Harapannya ialah siapapun yang terpilih nanti itu memang benar benar murni dipilih oleh rakyat tanpa ada embel embel dipilih karena money politics dll. 

Sehingga kebijakan kebijkan yang dilahirkan nantinya pun barang tentu itu adalah kebijakan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyatnya. (Juliadi)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Nikmati Sore Ramadhan dengan Perjalanan Kereta

DPRK Subulussalam Walk Out Rapat Paripurna, 2018 VS 2021

Satu Unit Mobil Damkar Terparkir Rusak di Depan Bulog Kota Subulussalam

Diduga Curi Arus Listrik, Ormas Laki Harapkan Polisi Tangkap Pelakunya

Turnamen Bola Voli Club Open Sukses Terlaksana Di Kota Subulussalam

Ormas LAKI Suarakan Pemberantasan Terhadap Pelaku Korupsi

Lapas Kelas III Alahan Panjang Lakukan Doa Bersama Untuk Negeri

Aksi Solidaritas, Puluhan Pekerja dan Masyarakat Desa Jontor Datangi Kantor PT Laot Bangko

Al Haris: Kita Akan Kirim Dokter Spesialis Dari Jambi

Wako Subulussalam Survey Stok dan Monitoring Harga Bahan Pangan

Reynaldo, Ketum Ikama Lantik Kepengurusan Ikama Labuhan Batu Raya

YARA Minta Walikota Subulussalam Batalkan Pembelian Mobdin

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 366 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 603 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved