• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

LKPKADN Sikapi Pelayanan Publik RSUD Kota Tangerang

PantauNews

Selasa, 05 Juli 2022 11:33:38 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - RSUD Kota Tangerang harus benar-benar bisa melayani setiap pasien sebagaimana mestinya atau secara berkeadilan tanpa melihat latar belakang pasein itu sendiri

Karena bila pelayanan publik tidak maksimal maka dampaknnya akan berpengaruh yang kurang baik terhadap rumah sakit itu sendiri khususnya terhadap para pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut

Seperti yang terjadi dengan Asep yang terpaksa mengajak pulang Istrinya saat akan diperiksa di ruang ortopedi RSUD Kota Tangerang. Karena dokter yang akan memeriksanya dinilai dan dirasakan tidak ramah terhadap pasien, Senin ( 4/7/2022 )

Asep menjelaskan bahwa dirinya sangat tersinggung saat istrinya dimarahin dan tidak dilayani sebagaimana mestinya oleh salah seorang oknum dokter di rumah sakit tersebut gara-gara kurang bisa menjelaskan historis penyakit yang di derita sang istri hampir selama dua tahun.

"Istri sayakan ditanya oleh sang dokter terkait historis penyakit yang dialaminya, istri saya kurang bisa menjelaskannya, bahkan istri saya nyaris meneteskan air mata menahan kesedihannya, kemudian istri saya melirik sama saya, memberikan isyarat agar saya membantu menjelaskannya. Nah, saya mencoba membantu menjelaskannya sekaligus ingin memberikan pengertian kepada si dokter tersebut terkait kejiwaan Istri saya yang rada trauma dibawa ke rumah sakit sehingga kurang begitu bisa menjelaskan.

Eh, baru saja beberapa kata saya bicara, oknum dokter tersebut langsung menyambar omongan saya, memandang emosi istri saya dan langsung membentak, bertanya dengan nada marah. 
Ibu sakitnya kenapa...??  Pertanyaan itu dilontarkan dengan nada emosi oleh oknum dokter tersebut

Jelaslah, saya sebagai suami  sangat tersinggung dan tidak biasa menahan emosi

Yaah, akhirnya terpaksa saya ajak istri saya, yang pada saat itu terus berderai air mata" ketus Asep di kediamannya, Jalan Untung Suropati II RT 03/08 Kelurahan Cimone.

Asep menambahkan sebelum pulang dirinya menyampaikan kemarahannya kepada oknum dokter tersebut karena tidak kuat menahan emosi.

" Saya emosi dan saya marahin juga dokter tersebut. Saya bilang bahwa dokter sudah melanggar kode etik kedokteran, dari pertama saya masuk dokter sudah menunjukkan sikap yang tidak ramah. Belum juga duduk atau belum juga disuruh duduk dokter sudah bertanya berulang-ulang. Bagaimana mau menjawab duduk aja belum

saya juga bilang  kepadanya, bahwa Pasein BPJS tidak gratis, tapi dibiayai oleh anggaran pemerintah,dan anggaran itupun dihasilkan dari pajak masyarakat

Oh ya ada hal lain lagi yang perlu juga saya sampaikan dan sempat saya pertanyakan juga kepada Dirut RSUD maupun Kadinkes Kota Tangerang melalui WhatsApp, terkait adanya  rapat di saat sedang menjalankan praktek medisnya, sampai tega meninggalkan paseinnya yang harus menunggu berjam-jam. dimanakah sisi menghargai martabat manusiaan...??

Apakah boleh di saat menjalankan praktek medisnya harus meninggalkan para pasien...??

Mereka kan akedmisi sangat berpendidikan, masa iya tidak bisa merencanakan agenda rapat di luar jam prakteknya...??

Saya mencoba menghubungi dr Tati Dirut RSUD dan Kadinkes Kota Tangerang  Melalui WhatsApp ,untuk di mintai tanggapan atau sikapnya terkait kejadian tersebut, namun sampai sejauh ini belum memberikan tanggapan.padahal sangat jelas WA saya tersebut sudah di bacanya

Mungkin hal tersebut dianggap sepele oleh mereka 

Namun,walaupun itu dianggap sepele oleh mereka . Tapi bagi kami  itu   bukanlah masalah sepele dan tidak sepeleny,a,  tapi ini sudah menyangkut martabat kemanusiaan," ujar Asep.

Disaat ditanya terkait penyakit apa dan sudah di  kemana saja  istrinya di bawa berobat,Asep tidak mau menjelaskan panjang lebar

" Kalau saya jelaskan cukup sedih dan akan panjang lebar. Nanti lah akan saya jelaskan dilain waktu " Tutup Asep

Menyikapi hal tersebut DPPP LPKADN akan menyikapi hal tersebu agar hal tersebut tidak terulang kembali

" Insya'Alloh kami akan menyikapi hal tersebut, karena bagaimanapun juga ini menyangkut hak hidup dan martabat seseorang yang jelas dilindungi oleh Undang-undang

Apalagi Kota Tangerang, bermoto " Kota Berakhlakul Karimah "

Kami akan mencoba menghubungi pihak - pihak terkait dengan harapan mereka menindaklanjuti hal tersebut sebagai mestinya. Karena ini menyinggung masalah rasa atau perasaan seseorang yang memang harus  saling menghargai dan menghormati " Tegas Cecep Anang Herman , Sekretaris Umum DPP LKPADN, Selasa (6/7/2022). (Heru Jundana)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua Harian DPP APKLI Dikukuhkan, DPW LPPKI DKI Jakarta Siap Bersinergi

Sungai Ciasem Meluap, Puluhan Rumah di Subang Terendam Banjir

Lurah Rimba Sekampung Gelar Mediasi Terkait Persoalan Tuntutan Pemilihan Ulang Ketua RT 16

Demi Keluarga, Tika Keliling Kampung Jajakan Kue

FWLJ Kunjungi BAZNAS Kota Semarang

Kerugian Sementara Akibat Jiwasraya Bertambah Menjadi Rp 17 triliun

Bakti Sosial Polisi Humanis Polres Dumai Dilaksanakan Atas Kepedulian Terhadap Masyarakat

Terkait Dugaan Kearoganan Oknum Petugas Keamanan, Humas PGN Dumai Mohon Maaf

Warga RT 02 Lorong Bupati Rantau Kabupaten Tapin Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Menilai TJSL Kurang Tersosialisasikan Secara Optimal

Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Binaan KPI RU Dumai Panen Puluhan Kg Sorgum

Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 373 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 607 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved