Proyek Distanbunkan Kota Subulussalam Tahun 2021 Diduga Asal Jadi
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Pekerjaan Proyek Swakelola milik Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) Kota Subulussalam diduga terkesan asal jadi.
Diketahui Pekerjaan Proyek itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2021 terkesan dikerjakan Asal-asalan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dari berbagai sumber mengatakan bahwa proyek dari dana DAK Tahun 2021 itu mengerjakan 10 item kegiatan, yang dikerjakan secara swakelola oleh 10 kelompok Tani.
Adapun kesepuluh kelompok tani tersebut yang terdiri dari, Desa Penanggalan Barat 3 Kelompok, Desa Siperkas 1 kelompok, Desa Jabi-jabi 2 kelompok, Desa Cipare-pare 2 kelompok, Desa Harapan Baru 1 kelompok, dan Desa Lae Simolap 1 kelompok.
Masing-masing perkelompok mengerjakan 1 item kegiatan yang berbeda-beda. diantaranya, pembuatan jalan pertanian, pembangunan irigasi dan pembangunan Embung Air. Bahkan satu itemnya pekerjaan itu menelan pagu Anggaran sebesar Rp. 104.000.000,00. (Seratus Empat Juta Rupiah).
Dari 10 kegiatan yang disebut, ada beberapa diantaranya, diduga dikerjakan Asala jadi. salah satunya seperti Pembangunan Embung di Desa Lae Simolap yang dikerjakan oleh kelompok Tani Baru Muncul.
Dari hasil investigasi wartawan, pembangunan embung tersebut belum selesai dikerjakan namun sudah dilakukan serah terima pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO).
Selain itu pembuatan jalan pertanian oleh kelompok Tani di Desa Siperkas dan 2 kegiatan di Desa Cipare-pare juga diduga dikerjakan asal-asalan.
Saat dikonfirmasi rekan wartawan. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kota Subulussalam. Rosihan Indra, S.P., M.Si. mengatakan bahwa dirinya baru menjabat selama Dua Bulan, sebagai kepala Dinas di dinas itu, namun dia juga mengatakan akan melakukan evaluasi.
"Saya menjadi kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan ini baru sekitar 2 bulan, saya masih fokus melakukan penataan internal, membuat program prioritas tahun ini. Saya akan melakukan evaluasi terkait kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya" Kata Kadistanbunkan Rosihan Indra saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (22/3/2022). (Juliadi)


Berita Lainnya
Besok, Koalisi Perempuan Akan Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRA Aceh
Warga Kampong Badar Harapkan Pemprov Aceh Lakukan Perbaikan Akses Jalan
H Merah Sakti: Gunakan Saja Rumah Saya untuk Posko Kebakaran
Camat Lembah Gumanti Dampingi Bupati Kabupaten Solok Resmikan Masjid Al-furqan Jorong Sapan Munggu Tigo
Kepsek SMPN 3 Hiliran Gumanti Penerima Vaksin Pertama
Polres Bukittinggi Gagalkan Peredaran Miras
Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat HUT PMI ke-78 di Kota Bukittinggi
Muspika Penanggalan Mediasi Anggota BPK dan Kades Lae Ikan Berujung Damai
Terkait Padamnya PJU Aceh Singkil, Pembahasan Diperubahan Anggaran 2021 Akan Terealisasikan
Tabrak dan Lindas Anak Kandung dengan Truk, Ayah di Aceh Selatan Jadi Tersangka
Partai Demokrat Kota Subulussalam Targetkan 4 Kursi di Pemilu 2024 Mendatang
Haji Uma: Jangan Jadikan Gangguan Sistem Layanan BSI sebagai Alasan untuk Mendegradasi Kekhususan Aceh