Bupati Zukri Desak Kontraktor Rigid Jalintim Hentikan Pekerjaan, Jika Tak Bisa Lancarkan Lalin
PELALAWAN, PANTAUNEWS.CO.ID - Pekerjaan pembangunan jalan Lintas Timur (Jalintim) dengan sistem rigid di kilometer 23, tepatnya antara perbatasan Pelalawan dan Pekanbaru, setiap hari semakin kacau balau. Kondisinya sangat dikeluhkan masyarakat pengguna jalan karena menyebabkan kemacetan panjang.
Kemacetan tersebut ditengarai kontraktor pemborong yang tidak bisa mengatur lalu lintas kendaraan baik arah Pelalawan maupun dari Pekanbaru.
Kondisinya diperparah karena kendaraan tertahan tidak bisa bergerak. Hal ini dipicu oleh ulah supir yang tidak sabaran dan saling mendahului. Terlebih lagi tidak adanya petugas yang diturunkan kontraktor mengatur lalu lintas.
Kamis (17/2/2022) Bupati Pelalawan H Zukri Misran memanggil kontraktor pemborong pembangunan jalan Km 23 ini yakni PT Adhy Karya. Pertemuan singkat itu juga dihadiri Wakil Bupati Pelalawan Nasarudin, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan.
Pada kesempatan itu bupati marah kepada perwakilan manajemen kontraktor lantaran tidak bisa mengatur lalu lintas. Kemarahan ini didasari oleh keluhan warga yang mengalami macet yang lama jika melintasi di titik pembangunan rigid.
"Saya minta kontraktor untuk menghentikan aktivitas pekerjaannya sebelum mereka bisa mengatur sistem buka-tutup jalan, sehingga situasi berjalan lancar. Ini serius," tandasnya singkat.(*)


Berita Lainnya
KNPI Riau Bersama Forum Peduli Anak Yatim Buka Pasar Ramadhan
Pemko Dumai Lakukan Efisiensi Besar-besaran: Anggaran Dipangkas Hingga 50 Persen
Polres dan Kodim Inhu Halal Bi Halal
Kerjasama Lapas Pasir Pengaraian dengan Disnakbun Latih Warga Binaan Ternak Bebek Dan Ayam Petelur
Oknum ASN Unggah di Media Sosial, Bawaslu Dumai: Kirim Fotonya Pak!
Demi Sukseskan MTQ Tingkat Kecamatan, Kelurahan Bukit Kapur Laksanakan STQ
DPC PWRI Kabupaten Kepulauan Meranti Laksanakan Bakti Sosial
Babinsa Kelurahan Bukit Nenas Gelar Rapat Persiapan Sambut Bulan Suci Ramadhan
Walikota Dumai: Semoga Dapat Mengurangi Beban Bagi Pemilik Rumah
Aklamasi, Budiman Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Bukit Kapur
Kades Jamil: Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat Penerima
Program Peduli kepada Masyarakat Kurang Mampu Merupakan Program DPD PWRI Riau