Airmolek Jadi Sarang Peredaran Sabu, Tokoh Masyarakat Pasir Penyu Minta Polisi Tangkap Bandarnya
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Tokoh Masyarakat Pasir Penyu Hatta Munir menegaskan bahwa Kota Airmolek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu, Riau merupakan daerah 'subur' akan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu.
Sudah berkembang pesat dan berlangsung lama tapi sampai saat ini tidak tersentuh hukum.
"Saya menduga ada oknum yang terlibat, sebagai pelindungnya. Kita berharap agar para bandar (besar) dan pengedarnya segera ditangkap," kata Hatta Munir kepada media ini, Sabtu (26/2).
Peredaran gelap sabu itu bukan hanya di Kelurahan Kembang Harum dan Sumber Rejo saja, melainkan di Desa Batu Gajah. Para bandar besar dan kecil hingga kaki tangan (kurir) hingga para pengedarnya sudah cukup lama berbisnis barang haram itu akan tetapi para pemainnya tidak juga tertangkap.
"Kita harap mereka para bandar besar, bandar kecil sampai pengedarnya itu segera ditangkap. Karena sudah banyak anak-anak muda generasi bangsa di Desa Batu Gajah jadi gila akibat korban narkoba," terang Hatta.
Sasaran daerah lainnya, lanjut Hatta, yakni Desa Bongkal Malang, Desa Simpang Kelayang, Desa Sungai Parit dan Desa Jati Rejo. "Anehnya, di empat desa itu yang selalu ditangkap para pemakai bukan pengedarnya atau bandar besarnya," tandasya.
Selain itu, daerah yang paling subur peredaran sabu-sabu berada di Desa Batu Gajah dan Kelurahan Airmolek 1, Kecamatan Pasir Penyu. Didua wilayah itu bandarnya tidak pernah tersentuh hukum.
"Peredaran gelap narkoba di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Lala, Kelayang dan Pasir Penyu. Pokoknya Airmolek 1, Airmolek 2, Sskar Mawar, Kembang Harum dan Sumber Sari semakin banyak tempat nongkrong anak-anak.muda dan selalu ramai pada malam hari. Tempat-tempat tongkrongan itu dimanfaatkan jadi tempat transaksi narkoba oleh kurir," terang Hatta.
Hasil pantauan dan bahan keterangan dari sejumlah sumber di Airmolek menyebutkan bahwa para bandar dan pengedar sabu disekitar Kecamatan Pasir Penyu masih pemain lama.
Bahkan ada oknum pecatan polisi berinisial AT alias Brem yang diduga sebagai pemain (bandar) besar di Kelurahan Kembang Harum. Ada juga oknum lainnya yang diduga kuat sebagai pengedar disekitar Sumber Sari Airmolek 1 berinisial AR alias MP. Kata sumber, kedua oknum bandar diatas masih eksis menekuni bisnis menggiurkan tersebut. (stone)


Berita Lainnya
Kejari Inhu Peringati Hakordia
Mengenang Almarhum Affan Kurniawan, Polres Dumai Sampaikan Rasa Duka Cita Mendalam
2.223 Nakes dan Tokoh di Riau Ditunda Divaksinasi, 2.378 Orang Batal
Hotspot Riau Pagi Ini Merajalela Hingga 71 Titik Panas
Kapolres Rohul Pimpin Kenaikan Pangkat Personil
Ketua DPD PWRI Riau Bersedia di Suntik Vaksin Oleh Satgas Covid-19 Riau
Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Perkuat Sinergi untuk Informasi yang Transparan
Kepengurusan Baru Partai Bulan Bintang Rohul Resmi Mendaftar di Kesbangpol
Mendadak Uang Dijanjikan akan Kembali, Berikut Kisah Nasabah BRI Dumai yang Dipotong Sepihak!
Sinergi Pemuda dan Pemerintah, Walikota Dumai Diskusi Hangat dengan GMPPD
Bintradisi Perwira dan Bintara Sat Brimob Polda Riau Resmi Ditutup
Menjadi Tujuan Investasi di Riau, Hendri Sandra: Bakal Ada Rp8 Triliun yang Masuk Tahun ini