• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Edukasi
  • Dumai

Makam Syekh Umar dan Sejarah Mesjid Baiturahman Kota Dumai

PantauNews

Ahad, 26 September 2021 21:29:33 WIB
Cetak


DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Makan Syekh Umar merupakan salah satu tempat wisata sejarah di Kota Dumai. Makam ini terletak di jalan Syekh Umar, berjarak sekitar 2 km dari pusat Kota Dumai. Syekh umar merupakan seorang ulama suluk yang terkenal di Kota Dumai. Makam ini terletak di pinggir jalan  sehingga mudah sekali untuk menemukan objek sejarah ini. 

Syekh umar temasuk salah satu orang yang di segani karna ilmu serta kepandaiannya. Syekh Umar lahir tahun 1860, ia berasal dari daerah Langkat di Sumatra Utara. Beliau meninggal tahun 1960. Di komples pemakaman syeck umar di kenal juga dengan nama situs batu beranak.

Menurut cerita, awalnya syehk umar pergi untuk mengunjungi gurunya di daerah langkat. Guru tersebut nenyuruh syehk umar untuk datang berziarah ke makam gurunya terdahulu. Disaat pulang dari makam ia menemukan sebuah batu coklat. Guru tersebut mengatakan kini batu itu menjadi milik syekh umar dan batu itu merupakan batu betina. Saat hendak pulang ke Dumai, syekh umar menemukan batu yang mirip dengan batu betina lalu ia memberi nama batu jantan.

TERKAIT
  • Peluncuran Program Guru Penggerak Jadi Fasilitator dan Pendamping dalam Dunia Pendidikan
  • DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
  • IQRA'

Lalu syehk umar menyimpan batu itu di dalam tempayan namun lama kelapaan batu itu bertambah banyak. Dan sekarang batu tersebut di simpan di dalam di dalam komples pemakaman syekh umar. Komplek pemakaman syekh umar di kenal juga dengan nama situs batu beranak. Di bagian depan komples makam syekh umar terdapat gapura berwarna kuning yang menandakan posisi makan syekh umar. Situs bersejarah ini dijaga oleh salah satu menantu syekh umar yang bernama Alm. Khalifah Yunus serta cucunya yang bernama Alm. Tengku Syahrom.

 
 Di sebelah makam syekh umar ini terdapat  sebuah mesjid yang dibangun oleh syekh Umar itu sendiri yang saat ini mesjid itu bernama Mesjid Baiturrahman. Masjid ini termasuk salah satu mesjid tertua yang ada di Kota Dumai. Pada awal di bangun mesjid ini bernama Mesjid Darussalam serta sudah mengalami beberapa kali renovasi. Masjid Baiturrahman ini di bangun 5 tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia. 
 
Renovasi pertama masjid ini dilakukan pada tahun 1981 oleh Abri Masuk Desa Manunggal V serta renovasi kedua dilakukan pada tahun 2000 oleh alm. Tengku Syahrom.

Pada awal dibangun masjid ini masih berdindingkan kayu dengan arsitektur melayu dan saat ini mesjid ini sudah berdinding batu.

Masjid ini berada di pinggir Sungai Dumai, untuk mencegah terjadinya abrasi pemerintah dan pengurus bersama-sama membuat bendungan dari batuan, kayu-kayu, serta menanam magrove agar mesjid ini tidak terkena abrasi. 

Peninggalan- peninggalan masjid ini antara lain ialah sumur peninggalan syech umar yang terletak di tempat pengambilan wudhu, tempat sulub, nako subuh( pentungan) serta sebuah bedug. 

Namun semenjak berkembangnya zaman  nako subuh( pentungan) serta bedug  tidak lagi di pakai sebab, dewasa saat ini ini kebanyakan masjid memakai serunai/ alarm selaku fasilitas yang lebih efisien.

Penulis : Balqis Putri Ramadani
Prodi : Pendidikan Sejarah
Asal Universitas : Universitas Riau
Dosen Pengampu : Piki Setri Pernantah, M.Pd


 Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

RGB Dan ALUN Kota Dumai Resmikan Kantor Sekaligus Berikan Santunan Pada Anak Yatim

Bupati Rohil H Bistamam dan Kadis LH Rohil Suwandi Bersama Petugas Lakukan Goro dan Penanaman Pohon

PJS Dumai Tunjukkan Komitmen Kemanusiaan dalam Aksi Donor Darah HUT PWI ke-79

Disdik Riau Siapkan Modul Pembelajaran Online

PT Timah Tbk Renovasi Gedung Museum Timah Indonesia Muntok, MTI Tutup Sementara

SMP Al-Ijtihad Kota Tangerang Terbukti Berhasil Ciptakan Generasi Berkualitas

RIAU Raih Penghargaan Cerdas Berkarakter 2024, Tiga Sekolah Berprestasi di Tingkat Nasional

Walikota Dumai Lakukan Tabur Bunga, Sempena peringatan Hari Pahlawan

Paparkan Sejumlah Program Prioritas di Tahun 2026, Bupati Rohil H Bistamam Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat 4 Kecamatan di Bagan Batu

Gelar Wisuda XVI, STT Dumai 'Cetak' 104 Sarjana Lulusan Terbaik

Peringati Malam Nuzul Quran, Bupati Rohil Ajak Masyarakat Jadikan Al-Quran Sebagai Pandangan Hidup

Laksanakan KKN, Mahasiswa Bangun Taman Bacaan di Cimone Jaya Karawaci

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 303 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1508 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved