Kapolda Aceh: Iblis Diusir dari Surga Karena Kesombongannya
SUBULUSSALAM, PANTANTAUNEWS.CO.ID - Kepala polisi daerah Aceh Irjen. Pol. Wahyu widada,M.phil mengingatkan kepada seluruh jajaran Polda Aceh agar Jangan sombong karena pangkat dan jabatan ada masanya akan berakhir.
Disampaikan Kapolda Aceh Wahyu Widada kepada seluruh jajarannya di Mapolda Aceh termasuk seluruh Polres di 23 kabupaten/Kota seAceh
Dikutip dalam vidio diduga saat rapat yang beredar di beberapa grup WhatsApp. Kapolda Aceh Irjen pol Wahyu Widada menyebutkan hanya orang sombong yang tidak takut dengan kematian karena itu menurutnya setiap manusia yang masih hidup diberi kesempatan untuk bertobat.
"Hanya orang-orang yang sombong tidak takut kematian, kita yang masih hidup ini diberikan kesempatan untuk bertobat. ada yang yakin antara kita di sini kalau sekarang mati terus masuk surga, kalau saya enggak," kata Kapolda Aceh dikutip dalam vidio yang beredar, Sabtu (29/5/21).
Di vidio yang beredar luas itu Kapolda Aceh Irjen pol Wahyu Widada juga menyebutkan, iblis diusir dari surga karena kesombongannya.
"Jangan sombong dengan jabatan dan pangkat yang disandang saat ini, Dan saya meminta agar seluruh personel Polda Aceh untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat,"jelasnya. (*)
Penulis : Juliadi


Berita Lainnya
Camat Beserta Forkopimcam Lembah Gumanti Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat
KAMMI Komisariat Sada Kata Kota Subulussalam Donasi Al-Quran
Anggota DPRK Subulussalam Ini Dukung Aksi APKASINDO Besok
Aksi Sigap Satbrimob Polda Aceh Turun Langsung Ke Lokasi Banjir
Beda Pencairan 2 BRILink, Beberapa KPM BPNT Kampung Baru Hanya Terima Rp150 Ribu
Sebanyak 86 KK Terima Bibit Kelapa Sawit dari Pemdes Lapahan Buaya
Tiga Titik Ruas Jalan Provinsi di Subulussalam Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah Aceh
OPS Seulawah, Satlantas Subulussalam Bagikan Helm dan Masker
Operasi Yustisi di Polsek IV Nagari, 13 Orang Diberikan Sanksi
Anggota DPRK Subulussalam Kembali Ingatkan Walikota Agar Jangan Lalai
Ribuan Masyarakat Kota Subulussalam Padati Pendopo Walikota
Warga Desa Subulussalam Utara Blokade Jalan Raja Asal