• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Eksistensi Komunitas Burung Kolong APACe Saat Pandemi

PantauNews

Selasa, 09 Maret 2021 14:53:59 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Burung merpati atau burung dara merupakan jenis burung yang tergolong cerdas dan mempunyai intelegensi yang kuat terhadap manusia, dikarenakan burung ini punya daya endus yang tajam dan sebagai hewan yang setia terhadap pasangannya. Hal tersebut terlihat saat bang Tile, panggilan akrab di Komunitas Burung Kolong sedang memperagakan burung merpati yang sedang dikibaskan sayapnya dan pasangannya langsung menghampiri. 

Ada beberapa jenis burung yang selalu dilatihnya, setiap 3 hari dalam seminggu dan dalam hal perawatan memerlukan ketelitian dan kesabaran. Karena untuk menghasilkan burung yang piawai harus dari anak hingga dewasa sekitar umur 1 tahun itu lebih mudah dibandingkan dengan melatih yang sudah dewasa, karena kedekatannya kurang akrab dengan si pelatih.

Komunitas Burung Kolong yang suka pentas ini, hanya sekedar hobbi dan mencari banyak teman dan komunitas ini sudah berkembang dari tingkat kelurahan sampai tingkat nasional, tapi dimasa pandemi ini, kegiatan pentas jarang dilakukan karena kondisinya kurang memungkinkan.

"Semoga pandemi cepat berakhir, karena rindu akan kepiawaian burung dara saat dipentas dengan ketinggian 1000 meter terbang melayang dan menukik kebawah diarena pentas," harap Tile.

"Saya dan teman-teman di Komunitas Burung Kolong APACe (Anak Pabuaran Cimone) senang didatangi awak media, karena bisa menyapa teman-teman di daerah lain sesama komunitas burung kolong ini", tutur Tile mengakhiri perbincangannya. (*)

Penulis: Royani/Asep WW


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

AWDI Ucapkan Selamat dan Sukses Milad Ke 8 Tahun FORWAT

Berikan Rasa Aman Saat Ibadah, Satgas Gakkum Polres Dumai Lakukan Patroli

Bupati: Mari Bersama Membangun Banyumas Jadi Lebih Baik Lagi

Latihan Bela Negara TNI Dan FPI Menuai Protes.

Jabat Ketua IKMTS-PKDP Dumai, Syaiful Darmad Minta Saling Dukung untuk Memajukan Organisasi

PT. Brantas Abipraya Halangi Wartawan Untuk Memperoleh Informasi

Sijago Merah 'Melahap' Satu Petak Rumah Dipermukiman Padat Penduduk

Rasa Prihatin Dampak Covid-19 di Masyarakat, PT DGS Salurkan Bantuan Paket Sembako

LKPKADN Sikapi Pelayanan Publik RSUD Kota Tangerang

Mawardi: Semoga Pembangunan Sekretariat PMD Menjadi 'Spirit Baru' Bagi Pendakwah di Kota Dumai

Pentingnya Ketahanan Pangan, Wamenhan: Kita Harus Punya Cadangan Pangan

Masyarakat Panik, Gempa Guncang Berau

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved