Mengapung Di Sungai Raya Dalam
Warga Kubu Raya Digemparkan lagi, Penemuan Sosok Mayat Wanita
KUBURAYA,PANTAUNEWS.CO.ID - Setelah penemuan mayat perempuan didalam parit di Desa Madusari, Minggu (7/2/2021), kembali warga Sungai Raya di kejutkan oleh penemuan mayat wanita mengambang di parit Sungai Raya Dalam disamping SPBU dekat POLDA Kalimantan Barat, Rabu (10/2/2021).
Saksi mata yang pertama kali menemukan mayat wanita tersebut, Argo mengatakan awalnya kawannya pertama kali melihat, terus barus ia diberitahu dan memang benar ada penemuan sesosok mayat.
"Tadinye kami kira boneka, pantas saja ada bau bangkai ketika kami perhatikan, eh ternyata mayat. Lalu kami pinggirkan biar gampang di levakuasi," katanya sambil menunjuk jembatan kecil.
Saat di konfirmasi, Kapolsek Kubu Raya, AKP Sutrisno membenarkan adanya penemuan mayat wanita mengapung didalam parit.
"Saat mendapat laporan, anggota saya langsung meluncur ke TKP. Mayat wanita tersebut masih mengenakan pakaian lengkap, warna hijau," katanya.
Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Jatmiko juga membenarkan.
"Saat mendapat laporan masyarakat, saya bersama tim langsung menuju TKP. Mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Soedarso untuk dilakukan visum," paparnya.
Saksi mata yang melihat kejadian, Darmawan mengatakan jika mayat tersebut mirip dengan ciri-ciri kakak Iparnya yang pergi meninggalkan rumah selama 3 hari lalu tanpa ada kabar.
"Kami sudah melaporkan berita kehilangan ini ke Polda Kalbar kemarin, Selasa (9/2/2021)," sebut Darmawan.
Setelah dilakukan cek identitas, Darmawan mengakui bahwa ini memang benar mayat Suparmi (66).
Diketahui sosok mayat wanita tersebut mengenakan baju warna hijau lengan panjang dan celana hitam. Beralamat di Jalan Putri Candramidi, Gang Dua, Sungai Bangkok, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.
Sri Maryani, keluarga korban juga mengatakan jika sudah melaporkan kehilangan keluarga ke SPKT Polres Kubu Raya, Selasa, 09/02/2021.
"Kakak saya memang sudah 1 tahun ini menderita depresi dan sedang menjalani perawatan phsikiatri di RS Kartika Husada," sebut Sri Maryani.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP. Jatmiko menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Baju masih lengkap dan barang-barang yang korban bawa masih menempel semua. Diindikasikan korban meninggal sudah 1hari lebih," tukas Kapolsek Kubu Raya. (*)
Penulis: Ef Vicky


Berita Lainnya
Kabar Gembira, Disdikbud Siak Segera Salurkan Program Beasiswa
Operasi Besar Berantas Premanisme, Tim Resmob Polres Rohil Bekuk 3 Pelaku Pungli Sopir Truk
Songsong Pilwako Dumai, Benny Akbar, 'Sang Millenial' Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PDI-P Dumai
Jokowi Tak Terbitkan Perppu, KPK: Itu Domain Presiden
Selain Turun ke Jalan, LPPNRI Dumai juga Salurkan Bantuan 'Peduli Corona' 11 Panti Asuhan
PD-KBB Kota Dumai Resmi Terbentuk, Iriansyah: Mari Besarkan Organisasi
Pemuda Tani HKTI Kendal Mengutuk Keras Aksi Ledakan Bom Makassar
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
New Normal, Tetap Mengedepankan Pencegahan COVID-19.
PDI-P Dumai Gandeng Ormas MPI Perangi Covid-19, Andi Silitongga: Ikuti Protokol Kesehatan dan Anjuran Pemerintah
Walikota Dumai dan Kadis PU Tinjau Pembangunan Proyek Duplikat Jembatan Sungai Mesjid
Pukat UGM Duga Persekongkolan Dibalik Revisi UU KPK.