Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19
Kades Nolokerto di Kendal Inisiatif Latih Warganya Keterampilan Menganyam
KENDAL, PANTAUNEWS.CO.ID - Dampak pandemi Covid-19 berbengaruh besar pada ekonomi masyarakat, kenyataan ini membuat Kades Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal Nurfatoni berinisiatif membantu warganya untuk memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan.
Dengan melibatkan salah satu perusahaan yang ada di desanya dan bergerak dibidang mebeler, pihak kelurahan melatih warganya dengan keterampilan anyaman.
Efeknya sebagian warga saat ini sudah memiliki bekal keterampilan menganyam hingga bisa mengerjakan pekerjaan yang berasal dari industri mebel khususnya rotan.
“Yang dibutuhkan adalah tenaga pengayam untuk pengerjaan pembuatan produk mebel, seperti sofa, meja, kursi, rak buku dan lain-lain,” kata Nurfatoni saat dijumpai sedang menemani 30 warga yang sedang pelatihan menganyam di Balai Desa Nolokerto, Senin (22/2/2021).
Menurutnya, PT. Inizio penghasil mebel rotan yang ada di desanya sudah memiliki jaringan pasar sampai keluar negeri. Dan untuk menghasilkan produk yang berkualitas, dibutuhkan tenaga yang memiliki keterampilan khusus termasuk menganyam.
Dikatakan, kegiatan ini sudah dimulai awal Januari 2021, dengan mengusulkan 100 orang warga Nolokerto untuk mengikuti pelatihan mengayam. Namun saat ini baru 30 orang yang bisa ikut pelatihan.
“Yang dilatih mengayam bisa langsung menghasilkan jenis produk yang mendapatkan penghasilan. Mereka ini ada yang mendapatkan pendapatan dari Rp 50 ribu hingga Rp 125 ribu per harinya. Dan besar kecilnya hasil sangat bergantung dengan jenis produk dan faktor kesulitannya,” ungkapnya.
Selain pelatihan menganyam, Nurfatoni juga menyiapkan tempat khusus untuk kegiatan produksi dan pelatihan.
“Kegiatan ini harus terus berlanjut untuk membantu warga yang membutuhkan pekerjaan dan yang menganggur akibat terkena PHK dampak dari Covid-19. Karena untuk seterusnya, tidak selalu bisa menggunakan balai desa guna pelatihan dan produksi ini. Harus ada tempat khusus,” imbuh Nurfatoni.
Ke depan, pihaknya juga akan menggandeng Pemkab Kendal guna penyediaan anggaran pelatihan dan tempat. Dan dimungkinkan, warga di luar wilayah Nolokerto juga bisa mengikuti pelatihan ini.
“Kami sudah menjalin kerja sama dengan PT. Inizio untuk menjadi pemasok tenaga anyam dan pengerjaan produksi mebel rotan di luar pabrik. Jadi misal dari warga kami sudah tidak ada yang mau dilatih menganyam, kami tetap akan menyelenggarakan pelatihan dengan mengambil orang luar desa,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ahmad Nasirin


Berita Lainnya
Corona Bikin Ekonomi Nyungsep, Bagaimana Nasib THR Lebaran?
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Kunjungi 2 Sekolah Sosialisasi PMB Hari ke-2
Kemenkumham dan Kemenkeu Selenggarakan Temu Bisnis Tahap VI Tahun 2023
Usai CFD Ditaman Budaya Batu Enam, Lurah Bersama Staf dan Ketua RT RW Tancap Gas Laksanakan Goro di RT 01
Begini Perspektif Exchange & Komunitas Menghadapi HALVING DAY Dan ALTCOIN SEASON
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
Bhabinkamtibmas dan Karang Taruna Bumi Ayu Bersinergi Kembangkan Hidroponik, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
Goro Massal Kamis Bersih, DLH Rohil Bersihkan Median jalan Mulai Tugu Elang Hingga Ke Pelabuhan Baru Bagansiapiapi
Shopee Dukung Gratis Ongkir 5.5 Hari Bangga Buatan Indonesia
GovTech: Revolusi Digital Pemerintahan Prabowo untuk Indonesia yang Lebih Transparan dan Efisien
Salurkan Bantuan, Perantau Asal Nagari Kapalo Koto Prihatin Kondisi 'Dunsanak' Dampak Ekonomi Covid-19