Jokowi Lantik Enam Mentri Baru Untuk Kabinet Indonesia Maju
PantauNews.co.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan kemarin enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju dari beranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 22 Desember 2020.
Hari ini 23 Desember 2020 Presiden meresmikan pelantikan ke enam Mentri tersebut dan lima wakil Mentri Indonesia Maju masa jabatan periode 2019- 2024 di Istana Negara.
Keenam figur tersebut ialah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial; Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan; Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama; Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan; dan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.
"Pada hari yang berbahagia ini, saya mengumumkan, sekaligus Melantik enam nama menteri baru yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju," Ucap Presiden Jokowi.
Presiden Republik Indonesia ini menambahkan Semoga bergabungnya enam menteri baru ini membawa semangat dan harapan baru bagi kita, bagi rakyat, dan bagi bangsa Indonesia .
Sumber: Presidenri.go.id


Berita Lainnya
Kasus Djoko Tjandra, Propam Masih Periksa 2 Jenderal Polisi
Polri dan KPI Bahas Persiapan Hari Penyiaran Nasional
HUT 2 PJS , Stafsus Menkominfo: Momentum Penting Bagi PJS Ciptakan Wartawan Profesional
Pasca Munas II, PJS Perkuat Konsolidasi Umumkan Kepengurusan Baru
Kajari Batu Bara Nyatakan Siap Bersinergi Dengan PJS
Rapat Konsolidasi DPD dan DPC PJS se-Kepulauan Riau, Mahmud Marhaba Paparkan Visi Misi Organisasi
PJS Kepri Siap Gelar Musda, Pelantikan dan Seminar Nasional di Batam
Pelantikan Pengurus Departemen KB FKPPI, Pontjo Sutowo: Inilah bagian dari wujud komitmen kebangsaan
Viral Broadcast 'Biaya Tilang Kapolri Baru', Polri Pastikan Hoax
Pimpinan KPK: Jika Mertua Anda Menteri, Pemberian Bisa Dianggap Suap
Jelang HPN di Medan, DPD Serahkan SK DPC PJS Kota Tebing Tinggi
Bahaya Judi Online Terhadap Generasi Muda, Menkominfo Meutya Hafid Bentuk Tim Khusus untuk Penanganan