Ratusan Mahasiswa Meranti Demo Tolak Omnibus Law, Situasi Sempat Memanas
Meranti, PantauNews.co.id - Siang ini, Jumat (9/10/2020) ratusan mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja. Sasaran utama ratusan peserta aksi adalah Gedung DPRD Jalan Dorak Selatpanjang, Kepulauan Meranti.
Pantauan di lapangan, sebelum ke DPRD, ratusan peserta aksi yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan berkumpul di Jalan Pramuka Selatpanjang. Dengan pengeras suara, spanduk dan bendera organisasi, peserta aksi mulai mendatangi kantor wakil rakyat.
Di depan pintu masuk halaman gedung DPRD, terlihat ratusan personel TNI, Polri dan Satpol PP berjaga-jaga. Mereka menghadang jalan menuju gedung, dan mahasiswa hanya terhenti di Jalan Dorak.
"Negara kita menerapkan kekuasaan oligarki bukan kepentingan rakyat. Omnibuslaw keberpihakan DPR ke pengusaha," teriak salah satu orator saat itu.
Peserta aksi meminta anggota DPRD Kepulauan Meranti keluar menemui mereka. Namun, hanya terlihat Ketua DPRD, Ardiansyah saat itu.
Situasi sempat memanas. Dorong-dorongan antara peserta aksi dan pihak keamanan pun tak terhindarkan. Beberapa peserta aksi dibawa ke dalam gedung DPRD. Namun, peserta aksi meminta teman-teman mereka itu kembali dikeluarkan.
Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlanjut. ***


Berita Lainnya
Anggota DPRD Kubu Raya: Perempuan Berperan Penting Dalam Pembangunan
Semarak Agustusan Desa Kalirejo Bangkitkan Jiwa Nasionalisme
LPP Akan Berikan Karya Sederhana Untuk PC PAUD Se-Kota Tangerang
DPRD Kota Tangerang Desak Pemprov Banten Cairkan DBH
Miliki Persamaan dengan RA Kartini, Nita Ariani: Selamat Hari Ibu Nasionalisme
RC Badak Sepenuh Hati Membantu Dampingi Para Pejuang Kanker
Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat 36 Personil Polres Dumai Dipimpin Oleh Kapolres
DPC MCI Kota Tangerang Datangi Kantor Komisi Informasi Banten
Polres Kabupaten Bekasi Gelar Donor Danah Plasma Convelesen
Sinergitas TNI - Polri, Turut Berpartisipasi Pada Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara Serentak
Gegara Syarat PCR, Wisatawan Batalkan Bookingan Hotel di Bali
7 Warga di Meranti Ini Didatangi Polisi, Apa Pasal?