DKP Riau Akan Turun ke Rohil Terkait Konflik Bubu Tiang
Pekanbaru, PantauNews.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan turun ke Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil) mengatasi persoalan konflik Bubu Tiang atau alat tangkap ikan statis yang ditancapkan di perairan.
"Pekan depan kita turun lapangan melihat persoalan Bubu Tiang yang sering menimbulkan konflik di Rohil," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman Mahmud, Jumat (4/7/2020).
Herman menjelaskan kenapa Bubu Tiang menjadi konflik, karena alat tangkap ini menghambat jalur pelayaran nelayan yang melaut mencari ikan.
"Bubu Tiang ini sering tertabrak oleh kapal nelayan, sehingga timbul konflik. Memang Bubu Tiang ada izin, namun izinnya satu untuk sekian kantong bubu," ujarnya.
Herman menceritakan, bubu yang dipasang sepanjang mata memandang. Sehingga jika pasang seperti itu bisa tertabrak kapal nelayan.
"Tentu kondisi ini sangat membahayakan nyawa nelayan. Bubu itu tidak boleh dipasang terlalu panjang, sehingga nelayan kecil sulit melaut, kapal mereka bisa menabrak," tukasnya. (*)
Sumber: mediacenter.riau.go.id


Berita Lainnya
Wabup Rohul Tegaskan Setiap Perusahaan Harus Berkontribusi Dalam Pembangunan
Rayakan HUT KPI ke-5, RU II Dumai Libatkan Ribuan Masyarakat di Berbagai Kegiatan
Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung: Saya Dapat Skep Pindah dari KASAD
Ada Apa Sekdaprov Riau Minta Kosongkan Gedung LAM Riau?
Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Dimesjid Al A'la, Walikota Dumai Ingatkan Ilmu Agama Itu Penting
Event Kostum Mandarin Yang Digelar ZIREN M2000 di Live Tiktok Berjalan Sukses
Rombongan ASN Bersama Walikota Dumai Adakan Safari Dakwah Dimesjid Bustanul Abidin
Versi LHKPN, Ini Daftar Kekayaan Kepala Daerah di Riau
Hotel Max One Dumai, Sejarah Panjang dan Komitmen Baru untuk Kepuasan Pelanggan
LBHI Batas Indragiri Menangkan Pengadaan Pos Bankum
Meriahkan Event Nasional Wisata Bakar Tongkang 2025, Bupati Rohil H Bistaman Buka Secara Resmi Bazar UMKM Tradisional Bagansiapiapi
Rohil Berduka, Istri Bupati Rohil Wafat di Pekanbaru, Ucapan Duka dan Doa Terus Mengalir