• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

11,9 Persen Balita di Kuansing Alami Stunting

Redaksi

Senin, 17 Februari 2020 19:34:00 WIB
Cetak


Teluk Kuantan (PantauNews.co.id) - Kasus stunting di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada tahun 2019 mencapai 11,9 persen dari 5.383 balita. Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing mengklaim angka tersebut turun dari tahun sebelumnya.

"Berdasarkan data EPPGBM periode 1 Januari sampai 31 Desember 2019, dari 5.383 balita, itu yang alami stunting sekitar 11,9 persen," ujar Plt Kepala Diskes Kuansing Helmi Ruspandi, Senin (17/02/2020) di Telukkuantan.

Diskes Kuansing mengidentifikasi kasus stunting disebabkan oleh beberapa faktor. Dimana, faktor ekonomi yang paling dominan dalam perkembangan balita.

"Rata-rata ekonomi keluarga balita yang alami stunting itu menengah ke bawah. Kemudian, ditambah dengan pola asuh yang salah. Misalnya, mereka ada lima bersaudara, terus anak yang paling kecil diasuh oleh kakaknya yang baru berumur tiga tahun. Nah, kita tahu bagaimana kemampuan anak tiga tahun tersebut," papar Helmi.

Dalam penanggulangan stunting, Diskes Kuansing telah meningkatkan kualitas tenaga gizi yang ada di setiap Puskesmas. Selain itu, Diskes bersama jajaran rutin melaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

"Kuansing juga punya Panti Pemulihan Gizi. Jadi, ketika kita temukan adanya anak stunting, itu langsung ditangani di lapangan, yakni PMT, gizi tambahan," ujar Helmi.

Jika dalam beberapa hari, tetap terjadi penuruan gizi, maka dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad. Namun, jika kondisinya mulai membaik, maka akan dirawat di Panti Pemulihan Gizi. "Anak yang akan dirawat itu tetap atas petunjuk dokter."

"Dana berasal dari APBD Kuansing," tambah Helmi. Untuk tahun 2020, Pemkab Kuansing menganggarkan Rp120 juta untuk penanggulangan stunting. Di sisi lain, Pemkab Kuansing menekankan agar desa juga menganggarkan pada APBDes untuk perbaikan gizi masyarakat.

Sumber: Goriau.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Anggota DPRD Kota Tangerang Tanggapi Pandangan Masyarakat Terhadap Parpol

Pemkab Manggarai Timur Beri Bantuan Darurat Bencana Alam Tahap Kedua

Operasi Ketupat Jaya 2021, Penyekatan Arus Mudik di Pintu Tol Bekasi Barat

Minta Dikembalikan Apabila Ada Temuan, Bantuan THR Petugas Kebersihan DLH Dumai Dugaan Sarat Mal Administrasi

BPPKB DPC Kota Tangerang Serahkan SK Serentak

FRBB Korda Banten: DPRD Harus Mendesak PUPR Menindaklanjuti

Pihak Kepolisian Semprot Disinfektan di Kelurahan Jatirahayu

Ingin Bangun Infrastruktur Tapi Dana Tak Cukup, Ini yang Dilakukan Gubri

Feri Windria SAH Nakodai Ketua DPD PWRI Provinsi Riau

Breaking News : Sijago Merah Beraksi Disaat Hari Raya Qurban

Pembagian Takjil Forum Pemuda Pemudi Teladan Sekitarnya

Polisi Humanis : Kapolsek Medang Kampai Polres Dumai AKP Edwi Sunardi SAP. SH Kunjungi Warganya Yang Menderita Penyakit Menahun.

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved