PILIHAN
Akhirnya Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Natuna
Jakarta (PantauNews.co.id) - Klaim China atas perairan Natuna, Kepulauan Riau, akhirnya membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkomentar.
Susi memberikan tanggapan melalui akun twitternya saat membalas link berita pernyataan Luhut terkait Natuna. Dia meminta agar persahabatan antar negara, menjaga investor hingga menindaklanjuti pencuri sumberdaya ikan harus dibedakan.
"Kita jaga persahabatan antarbangsa. Kita undang investor untuk investasi. Kita jaga investor. Dan kita akan tetap menghukum pencuri sumber daya perikanan kita. Kita bedakan tiga hal itu dengan baik dan benar," tulisnya Minggu (05/01/2020).
Susi menilai menjaga hubungan baik antar negara bukan berarti harus mengalah. Menjaga hubungan baik tercipta dengan saling menghormati. "Hubungan baik antar negara adalah karena dalung (saling) menghormati," tambahnya.
Persahabatan antar negara Tidak boleh melindungi pelaku Pencurian Ikan & Penegakan hukum atas pelaku Ilegal Unreported Unregulated Fishing. Tiongkok tidak mungkin dan tidak boleh melindungi Pelaku IUUF. Karena IUUF adalah crime/ kejahatan lintas negara.
RI menyatakan protes kepada Pemerintah China pada Senin (30/12/2019) dan Kamis (02/01/2020) karena pelanggaran ZEE di perairan Natuna. Pelanggaran ini termasuk kegiatan illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing dan kedaulatan oleh coast guard atau penjaga pantai China di perairan Natuna.
Sumber: CNBC Indonesia



Berita Lainnya
Gubenur Banten: 20 Pegawai Dinkes Mundur, Lari dari Tugas Terancam Dipecat
Diduga Lecehkan Nama Baik Lembaga dan Pribadi, Ketua DPH LAMR Dumai Polisikan Syamsuar CS
Serikat Pekerja Nasional Buka Posko Pengaduan THR di Dumai
Mantap, Walikota Dumai Bagi Bagi 500rb - 600rb Ke 20rb KK
Laka Kerja Di PT Ivo Mas Tunggal Tinggalkan Duka Mendalam, Ismunandar : Dugaan Kelalaian Atau Kesengajaan
Bejat, Dijanjikan Nilai Tinggi, Oknum Guru di Padang Pariaman Cabuli Murid
Seorang Pengendara Terpental, Mobil Air Seret Sepeda Motor
Dugaan Pihak BCA Pekanbaru Mempersulit Ahli Waris Nasabah, Larshen Yunus: Uang Rp43 Juta ini Mau Dikemanakan?
Angin Puting Beliung Terjang Dua Desa di Kabupaten Kendal
Terima Audiensi DPP SKPPHI, KPK Bangun Kolaborasi Dalam Berantas Korupsi
Samsudin Akan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat dan Kembangkan Potensi Desa
Ketua RW 02 Kelurahan Gandasari Tangerang Tertibkan Warung di Atas Tanah Wakaf