• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

KABAR GEMBIRA BAGI PENDERITA KANKER

PantauNews

Selasa, 13 Agustus 2019 10:38:00 WIB
Cetak

Ilustrasi penderita Penyakit Kanker


Palangkaraya(Pantaunews.co.id) Generasi milenial yang berprestasi kelas  Dunia karena hasil temuannya membawa manfaat besar bagi manusia dalam melawan penyakit Kanker.

Kali ini tentang kisah sukses dua remaja, Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri yang berawal dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yang saat itu semua siswa jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) ditugaskan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajarinya.

Aysa teringat nenek temannya yang sembuh dari kanker payudara setelah mengonsumsi 'Akar Bajakah' semacam tumbuhan khas Kalteng, selama 3 bulan. Aysa pun mencari sampel di Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, serta menemui nenek pengonsumsi akar bajakah dan warga pedalaman yang turut mengonsumsi akar tersebut.

“Orang-orang pedalaman ini meyakinkan kami bahwa batang tumbuhan  Bajakah bisa menyembuhkan kanker payudara. Banyak yang telah membuktikan,” ujar perempuan yang lahir pada 15 Januari 2002 itu.

Mereka mengambil contoh akar dan dikirim ke laboratorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kota Banjarmasin. Hasil uji lab membuktikan bahwa akar bajakah memiliki kandungan berlimpah yang mampu menyembuhkan kanker payudara, diantaranya saponin, alkoloid, steroid, terpenoid, flavonoid, tanin, dan fenolik. Zat-zat tersebut juga diyakini dapat menyembuhkan tumor ganas.


Kabar itu langsung direspons Aysa dan tim, lalu mereka mengolah akar tersebut menjadi bubuk. Proses pembuatannya sederhana. Akar bajakah dikeringkan terlebih dahulu. Dapat secara manual dengan sinar matahari atau menggunakan oven. Lalu ditumbuk dengan alat tumbuk manual ataupun mesin blender.

Uji coba dilakukan kurang lebih 3 bulan dengan memberikan ramuan akar bajakah kepada seekor tikus putih. Ternyata, selama sekitar 2 minggu, sel tumor yang ada di tikus putih menghilang. “Bahkan, tikus itu dapat tumbuh besar dan berkembang biak. Sel tumor yang sebelumnya positif menjadi nol,” ujar Anggi gadis kelahiran Palangka Raya,16 Desember 2002 ini.

Keberhasilan itulah yang akhirnya dikemas menjadi karya ilmiah untuk mengikuti lomba Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dan berhasil menjadi juara. Pemenangnya dikirim ke Korea Selatan (Korsel) mewakili Indonesia pada ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, bersama perwakilan dari 22 negara sedunia.

Luar biasa, ternyata sungguh mengejutkan, karena mereka diumumkan sebagai juara dan meraih medali emas. “Tidak menyangka bisa mengalahkan 22 negara. Kami senang karena bisa membuktikan bahwa anak-anak Kalteng dapat berkreasi dan berinovasi. Mampu bersaing dengan anak-anak di luar Kalteng, bahkan luar negeri,” ujarnya.

Harapan kedua siswi SMAN 2 Palangka Raya itu, agar kekayaan alam di tanah Dayak dilestarikan serta dibudidayakan dan dikembangkan menjadi obat yang beredar luas. Kami ingin penemuan ini dikembangkan dan diketahui masyarakat luas, karena bajakah tidak hanya mampu menyembuhkan kanker, tapi dapat juga digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan tumor ganas, mengurangi radikal bebas dalam tubuh, serta meningkatkan kesehatan dan sistem kekebalan.

"Sedangkan harapan penulis, pemerintah yang dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, serta Menteri Perindustrian, bisa pro aktif dan segera menyikapi secara positif, agar duduk bersama dalam rangka perencanaan memroduksi akar tersebut secara fabrikan, karena banyak masyarakat yang membutuhkan.


Penulis :  wahyu sutono

Editor    :  team pantaunews


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kapal Fery Penyeberangan Rute Tebas-Tekarang Karam

Satgas Yonif 751 Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat Lanny Jaya

Manggung di Bengkalis, 4 WNA Taiwan dan Malaysia Diperiksa

Kembalikan Berkas Pendaftaran ke PDI-P, Paisal Akan Tinggalkan Status ASN

Polres Dumai Bersama Stakeholder Gencar Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Wasiat Ibunda Jokowi Sebelum Meninggal, Hartanya Diwakafkan untuk Masjid

Selain Santuan di Panti Asuhan, Fuad Santoso CS juga Salurkan Bantuan 2 Gereja di Minas

Satlantas Dumai Sebarkan Himbauan Keselamatan Berlalulintas

Dandim 0715/Kendal Beserta Forkopimda Monitoring Pos PPKM Mikro

Diprediksi H-1, Puncak Arus Mudik dari Kota Tangerang

Pimpin Komnas Perlindungan Anak Dumai, Benny Akbar: Cari Solusi Terbaik Terkait Hak Anak

PJC Kembali Adakan Pelatihan Jurnalis Tingkat Pempred Se Riau

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved