Antisipasi Kasus TBC, Puskesmas Bagansiapiapi Lakukan Tracing dan Cek Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat
BAGANSIAPIAPI, PANTAUNEWS - Dalam rangka untuk mengantisipasi Kasus TBC di Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mengerahkan seluruh Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk menggelar Tracing.
Salah satunya yang digelar oleh Puskemas Bagansiapiapi di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Tracing Tuberkulosis (TBC) di gelar di enam lokasi di Kecamatan Bangko. Salah satu lokasi pelaksanaan Tracing itu di Pendopo areal Bakar Tongkang di Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko, Rabu (26/8/2026).
Tracing TBC dan pemeriksaan kesehatan gratis langsung diberikan oleh Kepala Puskesmas Bagansiapiapi Dr. Romy Cahyadi, MKM bersama petugas kesehatan Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Masyarakat yang sudah terdaftar juga tampak menunggu antrian untuk dipanggil dalam tracing ini sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Puskesmas Bagansiapiapi Dr. Romy Cahyadi, MKM mengatakan, masyarakat yang ikut dalam tracing TBC ini sebanyak 100 orang. Mereka adalah warga yang kontak serumah maupun kontak erat dengan pasien TBC termasuk berkaitan dengan orang terduga terkena TBC.
"Kegiatan Ini merupakan program Nawacita pak Presiden Prabowo yang dilaksanakan oleh seluruh puskesmas di Indonesia. Tujuannya untuk menekan angka tuberkulosis hingga bisa turun 50 persen pada tahun ini," katanya.
Dr. Romy menyebutkan, dalam tracing ini ditemukan sejumlah warga yang diduga terkena TBC. Petugas melakukan pengecekan dahak untuk memastikan penyakit tersebut.
" Hasil Tracing kami tadi, memang ada ditemukan berapa warga yang terindikasi terkena TBC, namun kami cek dulu dahaknya, selama satu pekan, baru keluar hasilnya," Sebutnya.
Kepala Puskesmas Bagansiapiapi Dr. Romy berharap melalui gerakan Tracing ini mampu mengidentifikasi warga yang terkena TBC sehingga bisa dilakukan penanganan lebih dini agar tidak menyebabkan penularan.
" Tentu kita berharap melalui Tracing ini bisa mendeteksi lebih awal terhadap warga kita yang terkena TBC sehingga penanganan lebih dini bisa kita lakukan, karena penyakit ini sifatnya menular. Jika ada ditemukan yang positif maka akan kami kunjungi, kasi obat selama 6 bulan dan kami pantau terus," ujarnya. (HSY).


Berita Lainnya
Walikota Dumai Hadiri Pelaksanaan kontrak BUMD Dengan PT Bangun Mitra Abadi (BMA), Surya Ichsan: Kami minta Waktu 40 Hari
Lurah Bagan Barat Siti Zuhra Serahkan Simbolis Bantuan Pangan Beras Dan Minyak Goreng Kepada Warga Penerima Manfaat
Kenapa Bank 'Sulit' Turunkan Bunga KPR?
Jek Hermanto Pimpin Rapat Bersama Panitia Pelaksana Pengukuhan
Shopee Super Awards 2021 Berikan Apresiasi Kepada Hijab by Adinda
Wujudkan Inovasi Pertanian dan Peternakan Terintegrasi, PT KPI Unit Dumai Gelar Pelatihan Ternak Kambing di Kelurahan Tanjung Palas
DKPP Kota Dumai Laksanakan Rapat Persiapan Gerakan Pangan Murah
Polres Rokan Hilir Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025
Kapolres Rohil Pimpin Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2025
Kadis PUTR Rohil Bersama Camat Bangko Dan Ketua ROLI Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Jalan Satria Tangko
Ketua TP-PKK Rohil Hj Basyariah Bistaman Hadiri Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Zero Dose di Kabupaten Siak
Ketua KADIN Dumai: Tol Pekanbaru-Dumai Mendorong Pemulihan Ekonomi