Manager Comrel PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
PANTAUNEWS, DUMAI – Dinamika hubungan antara warga terdampak bufferzone di Kelurahan Jaya Mukti dan Tanjung Palas dengan pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Unit (RU) Dumai kembali mencuat. Ketidakjelasan progres Surat Keputusan Penetapan Lokasi (SK Penlok) Bufferzone dinilai warga bukan sekadar persoalan administratif, melainkan telah berkembang menjadi isu kepercayaan dan komunikasi publik.
Melalui perwakilan warga, Ganda Jaya Siregar, delapan pertanyaan strategis sebelumnya telah disampaikan kepada Manager Communication, Relations, & CSR (Comrel & CSR), Tengku Muhammad Rum, terkait status dan kepastian SK Penlok Bufferzone.
Menanggapi hal tersebut, Tengku Muhammad Rum akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pergantian jabatan Comrel tidak berpengaruh terhadap kelanjutan proses SK Penlok Bufferzone.
“Waalaikum salam Pak Ganda. Untuk pertanyaan nomor dua saya jawab langsung, bahwa pergantian Comrel tidak berpengaruh terhadap proses SK Penlok Bufferzone, karena saya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan manajer sebelumnya,” ujar Tengku, Rabu (25/02/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa untuk pertanyaan lainnya masih perlu dikoordinasikan dengan fungsi terkait di internal perusahaan.
“Untuk pertanyaan yang lain akan saya diskusikan ke fungsi terkait. Saat ini saya sedang di Makassar serah terima jabatan Comrel di sana,” tambahnya.
Warga Masih Menunggu Jawaban Lengkap
Sebelumnya, warga menyampaikan delapan poin utama yang menjadi perhatian, meliputi:
* Status terbaru SK Penlok Bufferzone.
* Pengaruh pergantian pejabat terhadap proses.
* Progres penyelesaian administrasi BMN (Barang Milik Negara).
* Timeline resmi penyelesaian SK Penlok.
* Kepastian tertulis dari perusahaan.
* Permintaan pertemuan tatap muka.
* Kemungkinan percepatan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
* Komitmen perusahaan menjamin ketenangan warga selama proses berlangsung.
Jawaban yang diberikan baru menjawab satu poin terkait pergantian Comrel, sementara tujuh poin lainnya masih menunggu klarifikasi lanjutan.
Ujian Komunikasi dan Transparansi
Sebagai unit operasional penting di wilayah Dumai, PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai memiliki peran strategis dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasional.
Warga berharap, setelah proses serah terima jabatan selesai, pihak manajemen dapat segera memberikan jawaban komprehensif serta membuka ruang dialog langsung guna menjaga kondusivitas dan membangun kepercayaan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, warga Jaya Mukti dan Tanjung Palas masih menantikan penjelasan resmi lanjutan terkait progres SK Penlok Bufferzone, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. (*)


Berita Lainnya
Markas OPM Satu Persatu Berhasil Dikuasai TNI-Polri, Egianus Kogoya Makin Terdesak
Kapolsek Batu Ceper Pimpin Ops Yustisi PPKM Skala Mikro dan Covid-19
Dampak Karhutla, Seekor Ular Phyton Mati Terpanggang
Pro Dan Kontar # 2019 Ganti Presiden
MZK Institute Gelar Pelatihan Materi Jurnalistik Pra-UKW
Perketat Keamanan Pelantikan Presiden, Patroli Besar-besaran Digelar di Tangerang
Ratusan Mahasiswa Serukan Cara-cara Konstitusional Kritik Pemerintah
Dugaan Tata Kelola Management Keuangan RSUD Dumai 'Gali Lobang Tutup Lobang'
Jokowi Minta Kepala Daerah Satu Visi Tangani Wabah Corona
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dumai Timur Bagikan Tunjangan THR
Grand Opening Primaya Hospital Pasar Kemis, Komitmen Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Prima
Zahirman Zabir Di Dukung Penuh Pemuda Kota Dumai