• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Hari Buruh, Ancaman Pengangguran, dan Masa Depan Buruh Indonesia

PantauNews

Rabu, 01 Mei 2024 22:35:19 WIB
Cetak
Rusmin Abdul Gani, SE, Dewan Pembina DPP PJS dan CEO energinews.com

PANTAUNEWS.CO.ID, JAKARTA- Hari Buruh Internasional, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, menjadi momen refleksi tentang peran krusial buruh dalam pembangunan bangsa. Namun, di balik perayaan ini, terdapat bayang-bayang ancaman pengangguran yang menghantui para buruh di Indonesia. 

Salah satu contoh nyata adalah di sektor pertambangan. Di satu sisi, rencana pemerintah untuk beralih ke energi terbarukan demi kelestarian lingkungan dikhawatirkan akan berakibat pada hilangnya pekerjaan bagi para buruh tambang. Di sisi lain, pertambangan ilegal, seperti yang marak terjadi di Bangka Belitung, tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengeksploitasi buruh dengan upah rendah dan kondisi kerja yang tidak aman. 

Ancaman pengangguran ini diperparah dengan kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih belum stabil. Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan pandemi COVID-19 yang berkepanjangan telah memukul sektor usaha dan mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor. 

Pemerintah perlu mengambil langkah strategis untuk mengatasi ancaman pengangguran ini. Pertama, perlu dilakukan transisi yang adil dan berkelanjutan di sektor pertambangan. Buruh tambang yang terdampak penutupan tambang harus dibantu untuk mendapatkan pelatihan ulang dan akses ke pekerjaan baru di sektor-sektor yang menjanjikan. 

Kedua, perlu dilakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pertambangan ilegal. Selain merusak lingkungan, pertambangan ilegal ini juga mengeksploitasi buruh dan menciptakan persaingan yang tidak sehat bagi para pengusaha tambang yang legal. 

Ketiga, perlu dilakukan pengembangan sektor-sektor baru yang dapat menyerap tenaga kerja. Pemerintah perlu mendorong investasi di sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti ekonomi kreatif dan industri digital. 

Keempat, perlu dilakukan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi. Buruh perlu dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan di era industri 4.0 agar mereka dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. 

Kelima, perlu dilakukan penguatan program jaring pengaman sosial bagi para buruh. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan penghasilan yang layak ketika mereka kehilangan pekerjaan. 

Masa depan buruh Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif dari para buruh itu sendiri. Buruh perlu terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka agar dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. Mereka juga perlu bersatu dan memperjuangkan hak-hak mereka melalui organisasi serikat pekerja yang kuat. 

Hari Buruh Internasional menjadi pengingat bahwa nasib para buruh tidak boleh diabaikan. Pemerintah, pengusaha, dan masyarakat luas harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan memastikan bahwa para buruh mendapatkan penghidupan yang layak dan sejahtera.## 

oleh: Rusmin Abdul Gani, SE
(Pembina DPP PJS & CEO energinews.com)
 


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kirim Surat Tebuka ke Presiden RI, Riski Kurniawan Soroti Netralitas ASN Dimasa Suksesi

Fenomena || Berorganisasi

PONDASI || DISIPLIN KERJA

Dukungan Sanksi Pemecatan Sari Antoni Semakin 'Mengganas', Thabrani Al-Indragiri: Pak Syamsuar, Anda Itu Ketua Golkar Riau

Serangan Balik Para Serdadu Amatiran Dari Basis Marginal

Dampak Covid-19 Terhadap Perekonomian Di Indonesia, Pemerintah Harus Mengambil Langkah

Serangan Balik Para Serdadu Amatiran Dari Basis Marginal

HUT || RRI

Pancasila dan Pembumian Sikap Toleransi Beragama

Satu Jam Bersama Gubernur Riau Edy Natar, Mimpi Sang Visioner Nan Agamis

Berpikirlah Seperti Orang Minang

Eksekutif dan Legislatif Cenderung Masih Pandang Sebelah Mata Terhadap Media Online

Terkini +INDEKS

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai

29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 582 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 991 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 376 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1207 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 737 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved