Gelper Dan Masalah Kehadirannya di Bengkalis: Apa Yang Harus Dilakukan?
PANTAUNEWS.CO.ID, BENGKALIS - Gelper atau ketangkasan tembak ikan telah kembali beroperasi di Jalan Yos Sudarso, Kota Bengkalis, Riau, tepatnya di Swalayan 88 Bengkalis, samping Hotel Marina. Pihak berwenang diduga menganggap adanya dukungan dari orang yang terlibat dalam perjudian ilegal tersebut.
Seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa seorang pria bernama Yono bertanggung jawab dalam mengorganisir operasi tersebut. Masyarakat Bengkalis meminta polisi dan Satpol PP sesuai dengan perintah Kapolri untuk mengambil tindakan tegas terhadap jenis perjudian, termasuk Gelper.
Eka, salah satu penjual koin, dan Aysah, kasir, mengatakan bahwa Yono mengurus operasional Gelper dan mengatasi segala kendala yang terjadi. Namun, awak media melihat anak-anak di bawah umur ikut bermain Gelper, yang menjadi kekhawatiran masyarakat.
Masyarakat Bengkalis merasa terganggu dengan keberadaan Gelper karena dapat berdampak bagi ekonomi keluarga mereka. Suami yang terpengaruh untuk bermain bisa menghabiskan uang keluarga untuk membeli koin tembak ikan.
Yono, orang yang bertanggung jawab dalam menjalankan operasi tersebut, tidak memberikan jawaban ketika dihubungi melalui WhatsApp.(Zakaria)


Berita Lainnya
Grand Opening Cafetaria 459 Resmi Dibuka Pj Gubernur Banten
Dinkes Surabaya Selidiki Permen Beracun yang Makan Korban 15 Siswa SD
Pedestrian Untuk Pejalan Kaki Akan Dibangun, Ini Penjelasan Walikota Dumai
Larshen Yunus: Kita Akan Bongkar 'Gurita Bisnis' Sang Kades
Terkait Surat Edaran, Dedi Saputra Berharap Pemerintah Punya Solusi agar Masyarakat Jangan Miliki Rasa Takut
Tanpa Disadari, Covid-19 Ubah Perilaku Masyarakat Jadi Lebih Sehat
Lakukan Penertiban, Satlantas Polres Bireun Tilang Puluhan Ranmor
Bayar E-Tilang, Warga Keluhkan Mesin EDC BRI Tak Berfungsi Optimal
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti Bagikan Takjil di Tapal Batas Papua
Kejagung Taksir Negara Rugi Rp 13,7 Triliun Akibat Korupsi di PT Jiwasraya
Gegara Syarat PCR, Wisatawan Batalkan Bookingan Hotel di Bali
Peduli dan Antisipasi Pencegahan Corona, Hendri Sandra Berikan 2 'Disinfection Chamber' ke Rumah Ibadah