• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Acap Timbulkan Polemik Masalah Ketenagakerjaan,

Kematian Jasman, Larshen Yunus Berharap Tabir Misteri Kejahatan PT Ewan Super Wood Dapat Terungkap

PantauNews

Senin, 10 Juli 2023 00:43:22 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Tabir misteri kematian Jasman, salah seorang karyawan PT Ewan Super Wood yang berlokasi di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru kembali menguap kepermukaan.

Aroma busuk atas informasi yang mengerikan itu muncul dari salah seorang mantan Karyawan PT Ewan Super Wood, yang dahulu juga sempat bersitegang terkait permasalahan pemberian hak-hak atas upah yang diperoleh.

Diketahui, bahwa perusahaan milik pengusaha Taipan itu yang kerap dipanggil 'Mister' tersebut, selalu menimbulkan polemik, terutama masalah ketenagakerjaan.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

Kasus kematian Jasman sendiri, diduga kuat muncul karena sikap dari pimpinan maupun manajemen perusahaan yang diduga kuat tidak memberikan Izin untuk istirahat menjalani perobatan. Saat ini Jasman sudah beberapa kali mengajukan permohonan untuk cuti berobat, namun apalah daya, buruh harian lepas itu hanya bisa pasrah. Pihak perusahaan tidak memberikan izin, sehingga itulah salah satu penyebab kematian Jasman, yang dikenal sebagai pribadi yang baik.

Arogansi dan sikap tidak manusiawi pihak perusahaan itu tidak bisa didiamkan. Masyarakat dan pemerintah bahkan aparat penegak hukum (APH) harus turun tangan. Praktek haram kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) seperti itu harus segera dihentikan. Jangan sampai tunggu banyak berjatuhan korban, barulah kita semua peduli.

Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, agar kiranya semua pihak benar-benar konsentrasi membuka dan membongkar tabir misteri kematian Jasman.

"Kapan itu kejadiannya, seperti apa kronologisnya. Mari kita minta Polisi untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan. Bahkan bila perlu dilakukan gelar perkara. Itu nyawa lho, jangan ada yang mencoba bermain-main dan bersembunyi dengan hal yang berkaitan nyawa. Kasus ini wajib diusut kembali. Tolong kami Pak Polisi, hadirkan keadilan atas kasus ini," harap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau ini juga menyampaikan, bahwa selain kasus tersebut, PT Ewan Super Wood juga terbukti telah banyak melanggar beberapa ketentuan dan peraturan, yakni kasus ketenagakerjaan atas nama Nurul Ayu dan lain-lain. Kasus perizinan yang sampai saat ini sekedar plang perusahaan saja tidak dipasang. Hal-hal seperti ini harus dijadikan atensi bersama.

"Bila perlu dan dibutuhkan, kami dari DPD KNPI Provinsi Riau siap sedia membawa dan menghadirkan para korban atas kebiadaban dari perusahaan tersebut. Disinyalir justru, kekisruhan ini semakin keruh akibat arogansi dari salah satu manager yang menganggap dirinya paling hebat, paling benar dan paling kebal hukum. Terkait nama dan identitasnya segera kami cantumkan dalam laporan pengaduan masyarakat ke Kantor Polisi. Sekali lagi, masyarakat siap melawan sikap zholim perusahaan tersebut," ujar Larshen Yunus.

Hingga berita ini diterbitkan, Senin (10/7/2023), kasus kematian akibat tidak memberikan izin untuk berobat terhadap karyawannya tersebut wajib dibuka selebar-lebarnya. Masyarakat, pemerintah dan APH wajib mengetahui, bahwa PT Ewan Super Wood sedang bermasalah, perusahaan itu sedang tidak baik-baik saja. Kasihan terhadap karyawan pribumi asli di negeri ini, terjajah akibat kekuasaan orang asing, pengusaha Taipan yang kaya raya.

"Tolong kami Pak Gubernur, Pak Walikota maupun para Wakil Rakyat. Wabbilkhusus kepada Aparat Penegak Hukum. Tolong Kami pak Polis, segera tindaklanjuti kasus kematian Jasman. Selain itu, tolong hadirkan keadilan, kasus ketenagakerjaan atas nama Nurul Ayu juga digantung perusahaan. Kami menduga kuat, kejahatan HAM masih dibiarkan, perusahaan merasa dirinya paling hebat dan kebal hukum," akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya. (*)


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Hai PNS Pajak, Ditanya Ibu Sri Mulyani Mukanya Lesu Semua Ya?

Walikota Dumai Hadiri Acara Peringatan Hari Lahir Pancasila Bersama BPIP

Pengerjaan Galian Pipa Gas Milik PGN di Bugel Indah Dikeluhkan Warga

Pentingnya Ketahanan Pangan, Wamenhan: Kita Harus Punya Cadangan Pangan

Subsidi LPG 3Kg Mau Dicabut, Marwan: Negara Ini Gagal

Unggul Perolehan Suara Dari 3 Kandidat, Ahmad Dahlan Resmi Nahkodai PAC PP Dumai Timur

Empat Pengurus DPC PJS Se Sumatera Utara Dilantik, Ini Respon Ketua Umum

Warga Panen Kentang di Lokasi TMMD Reguler Ke 112 Gerlang

Gagal Lelang Alat Pemadaman, Kapolda Geram Ada Dirut Bisa Lolos Tender, Padahal Tak Lolos BI Checking

Gubenur Banten: 20 Pegawai Dinkes Mundur, Lari dari Tugas Terancam Dipecat

PKS Berduka, Akhirnya Muhammad Fadli AR Dipanggil Sang Khalid Setelah Bertarung Melawan Penyakit

Pertamina Rekrut Tamatan Minimal SMA/ SMK Sampai S1

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved