• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Acap Timbulkan Polemik Masalah Ketenagakerjaan,

Kematian Jasman, Larshen Yunus Berharap Tabir Misteri Kejahatan PT Ewan Super Wood Dapat Terungkap

PantauNews

Senin, 10 Juli 2023 00:43:22 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Tabir misteri kematian Jasman, salah seorang karyawan PT Ewan Super Wood yang berlokasi di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru kembali menguap kepermukaan.

Aroma busuk atas informasi yang mengerikan itu muncul dari salah seorang mantan Karyawan PT Ewan Super Wood, yang dahulu juga sempat bersitegang terkait permasalahan pemberian hak-hak atas upah yang diperoleh.

Diketahui, bahwa perusahaan milik pengusaha Taipan itu yang kerap dipanggil 'Mister' tersebut, selalu menimbulkan polemik, terutama masalah ketenagakerjaan.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

Kasus kematian Jasman sendiri, diduga kuat muncul karena sikap dari pimpinan maupun manajemen perusahaan yang diduga kuat tidak memberikan Izin untuk istirahat menjalani perobatan. Saat ini Jasman sudah beberapa kali mengajukan permohonan untuk cuti berobat, namun apalah daya, buruh harian lepas itu hanya bisa pasrah. Pihak perusahaan tidak memberikan izin, sehingga itulah salah satu penyebab kematian Jasman, yang dikenal sebagai pribadi yang baik.

Arogansi dan sikap tidak manusiawi pihak perusahaan itu tidak bisa didiamkan. Masyarakat dan pemerintah bahkan aparat penegak hukum (APH) harus turun tangan. Praktek haram kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) seperti itu harus segera dihentikan. Jangan sampai tunggu banyak berjatuhan korban, barulah kita semua peduli.

Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, agar kiranya semua pihak benar-benar konsentrasi membuka dan membongkar tabir misteri kematian Jasman.

"Kapan itu kejadiannya, seperti apa kronologisnya. Mari kita minta Polisi untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan. Bahkan bila perlu dilakukan gelar perkara. Itu nyawa lho, jangan ada yang mencoba bermain-main dan bersembunyi dengan hal yang berkaitan nyawa. Kasus ini wajib diusut kembali. Tolong kami Pak Polisi, hadirkan keadilan atas kasus ini," harap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau ini juga menyampaikan, bahwa selain kasus tersebut, PT Ewan Super Wood juga terbukti telah banyak melanggar beberapa ketentuan dan peraturan, yakni kasus ketenagakerjaan atas nama Nurul Ayu dan lain-lain. Kasus perizinan yang sampai saat ini sekedar plang perusahaan saja tidak dipasang. Hal-hal seperti ini harus dijadikan atensi bersama.

"Bila perlu dan dibutuhkan, kami dari DPD KNPI Provinsi Riau siap sedia membawa dan menghadirkan para korban atas kebiadaban dari perusahaan tersebut. Disinyalir justru, kekisruhan ini semakin keruh akibat arogansi dari salah satu manager yang menganggap dirinya paling hebat, paling benar dan paling kebal hukum. Terkait nama dan identitasnya segera kami cantumkan dalam laporan pengaduan masyarakat ke Kantor Polisi. Sekali lagi, masyarakat siap melawan sikap zholim perusahaan tersebut," ujar Larshen Yunus.

Hingga berita ini diterbitkan, Senin (10/7/2023), kasus kematian akibat tidak memberikan izin untuk berobat terhadap karyawannya tersebut wajib dibuka selebar-lebarnya. Masyarakat, pemerintah dan APH wajib mengetahui, bahwa PT Ewan Super Wood sedang bermasalah, perusahaan itu sedang tidak baik-baik saja. Kasihan terhadap karyawan pribumi asli di negeri ini, terjajah akibat kekuasaan orang asing, pengusaha Taipan yang kaya raya.

"Tolong kami Pak Gubernur, Pak Walikota maupun para Wakil Rakyat. Wabbilkhusus kepada Aparat Penegak Hukum. Tolong Kami pak Polis, segera tindaklanjuti kasus kematian Jasman. Selain itu, tolong hadirkan keadilan, kasus ketenagakerjaan atas nama Nurul Ayu juga digantung perusahaan. Kami menduga kuat, kejahatan HAM masih dibiarkan, perusahaan merasa dirinya paling hebat dan kebal hukum," akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya. (*)


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Angeline Fremalco Laksanakan Penanaman Bibit Pohon dan Serahkan Bantuan Sembako

Rawan Kebakaran, Babinsa Koramil 02/BK Terus Pantau Lokasi Titik - titik Api

Ombudsman: Setiap Kedinasan Wajib Berikan Pelayanan Publik yang Memuaskan

Larshen Yunus: Kita Akan Bongkar 'Gurita Bisnis' Sang Kades

PN Batang Jalin Silaturahim Bersama Insan Pers

Bank Indonesia Mengundang Investor Jepang - Keuntungan Lebih Baik Dengan Resiko Terkendali

Camat Pakuhaji Lakukan Peletakan Batu Pertama Kegiatan Bedah Rumah Warga

Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi Berhidung Ala Pinokio

Serius Perangi Narkoba, PJS Siantar Gelar Seminar Anti Narkoba

Bantu Program Pembangunan Desa, Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah akan KKN Di Rawa Rengas

Rombongan PJS Bersama Tim Penguji UKW Berkunjung ke Museum PT Bukit Asam

Atasi Corona, MUI Usul ke Presiden Panggil Pengusaha dan Potong Zakat ASN

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 656 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved