Pengerjaan Galian Pipa Gas Milik PGN di Bugel Indah Dikeluhkan Warga
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Pengerjaan galian pipa gas yang berada di perumahan Bugel Indah RW 10, kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, dikeluhkan warga yang merasa tidak adanya koordinasi dari pihak pelaksana, khususnya pada saat pengerjaan galian yang tepat berada didepan rumah warga, seperti yang terpantau oleh awak media, pada Minggu (26/12/21) dan Senin (27/12/21).
Menurut seorang warga RW 10 perumahan Bugel Indah, Moch Soleh, menjelaskan, " pekerjaan galian pemasangan pupa gas telah menimbulkan meresahkan warga perumahan Bugel Indah, kami sebagai pemilik rumah yang jalan keluarnya tertutup oleh galian pipa gas itu, sudah lebih dari seminggu merasa dirugikan dan dibuat tidak nyaman, karena mobil kami ga bisa keluar untuk dipakai bekerja atau ada urusan lainnya, apalagi saat ini musim penghujan tanah bekas galian nya tercecer didepan rumah, sehingga kami sebagai pemilik rumah merasa dirugikan dan diresahkan ", ujar H Moch Soleh, yang juga Ketum ormas FBB.
"Kami mewakili warga Bugel Indah akan menghadap ke PT Gas Negara atau ke perusahaan pemberi pekerjaan dalam waktu dekat ini, karena setiap kali kami mau konfirmasi dan koordinasi masalah galian pipa gas didepan rumah, selalu di pingpong dan selalu dijawab ga tau oleh para pekerja," ujar H Moch. Soleh.
Sementara itu, saat di konfirmasi terkait adanya pengerjaan galian yang dikeluhkan warga, pihak pelaksana pengerjaan galian yang dihubungi melalui WA, memberikan tanggapan, " mohon maaf sebelumnya terkait pekerjaan galian, secepatnya dirapihkan pak, tinggal pasang instalasi kompor saluran rumah setelah pipa dibersihkan terlebih dahulu dan terima kasih support dan masukannya ", jawab Also, petugas pelaksana pengerjaan galian pipa gas, saat dikonfirmasi oleh awak media melalui WhatsApp.
Warga RW 10 perumahan Bugel Indah akan segera mendatangi dan minta konfirmasi kepada PT PGN atau pelaksananya, terkait adanya pengerjaan galian yang sudah berjalan selama lebih kurang 10 hari namun tak kunjung ada tanggapan serius sehingga merugikan warga. (Soleh/Upi)


Berita Lainnya
DR YK Desak Polda Riau Netral Periksa Perkara Aktivis Larshen Yunus
Dumai Sukses Sebagai Tuan Rumah Musabaqah Tilawatil Quran XLII Tingkat Provinsi Riau, Pekanbaru Sabet Juara Pertama
Kasus Dugaan Penipuan Oknum DPRD Riau Terus Disorot, Larshen Yunus: Terpenuhi Unsur PMH
Tangisan Goenawan Mohamad: Kritik Atau Strategi Politik?
Paguyuban Pabuaran Gelar Buka Puasa Bersama
Tertangkapnya Ikan Langka Di Sungai Siak
Tukang Jok Kaki Lima Dirikan Rumah Cahaya Qurani
Serikat Pekerja Nasional Buka Posko Pengaduan THR di Dumai
Tim Dalprog Korem 174 Merauke Kunjungan Kerja Ke Kodim 1711/Boven Digoel
BJK dan BKM bekerjasama dalam memfasilitasi tenaga Kerja Konstruksi dalam Memiliki Sertifikat Keahlian
Pelantikan Sembilan Gubernur dan Wakil Gubernur oleh Presiden
Bukan Salah Ketik, Ini Penjelasan Terbaru Pemprov DKI soal Lem Aibon Rp 82 M