• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Festival Pacu Sampan Tradisional Dibuka Bupati Dihadiri Dua Kepala Daerah

Bentrok Antar Atlit Dayung Ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri

PantauNews

Rabu, 12 Juli 2023 15:14:42 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Miris jika ajang perlombaan pacu jalur tingkat daerah Kabupaten Inhu, Riau yang seharusnya menumbuh kembangkan bakat dan atau prestasi serta ajang silahturahmi sesama atlit dayung, malah berbuah perih dan berdarah.

Dimana, festival pacu sampan (jalur) tradisional ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri di Kecamatan Rengat dibuka secara resmi oleh Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, Sabtu (8/7) siang kemarin itu ikut disaksikan oleh Walikota Pariaman Genius Umar dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pada pembukaan itu, ditandai dengan pelepasan balon keudara sebagai tanda festival pacu jalur dimulai. Selain Rezita, ikut pula Dandim 0302/Inhu Letkol Kav Dani Prasetyo melepas balon keudara.
Dua Kepala Daerah (KDH) dari Provinsi Sumbar itu didampingi istri merupakan tamu kehormatan Pemkab Inhu selaku panitia penyelenggara.

Dikatakan, festival pacu sampan tradisional ini merupakan agenda tahunan dan menjadi kegiatan rutin dilaksanakan di Kabupaten Inhu. 

"Selamat datang kepada Walikota Pariaman dan Bupati Padang Pariaman atas kunjungannya ke Kabupaten Inhu dan para tamu undangan lainnya dan juga masyarakat Kabupaten Inhu," kata Rezita saat pembukaan.

Kata Rezita, terdapat tiga rayon pelaksanaan pacu sampan di Kabupaten Inhu. Pertama, sudah dilaksanakan ditepian Sialang I Lotung Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan Lirik.

Kedua, di Tepian Jembatan Trio Amanah Kecamatan Rengat yang sedang berlangsung saat itu. Ketiga akan diagendakan di Kecamatan Batang Peranap.

"Festival pacu sampan di tiga rayon ini merupakam persiapan sebelum mengikuti event pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini, saya harapkan dapat menjadi ajang silaturahmi untuk para atlet dayung dan masyarakat yang datang berkunjung," kata Rezita, bersemangat.

Rezita berharap, festival pacu sampan tradisional dapat menjadi salah satu sarana peningkatan sektor ekonomi masyarakat sekitar selama kegiatan pacu sampan berlangsung. 

"Kepada seluruh atlet bisa bertanding secara sportif dan jujur. Menang kalah itu hal biasa. Yang terpenting, ajang ini menjadi tempat silaturahmi. Para dewan hakim diharapkan bersikap adil. Anggaplah dalam pelaksaan ajang ini menjadi tempat latihan dan penguatan mental atlet untuk mempersiapkan diri menuju pertandingan di Kabupaten Kuansing," harap Rezita.

Ketua panitia, Raja Jamaludin, falam laporannya saat pembukaan, bahwa pada tahun 2022 lalu Kabupaten Inhu berhasil mendapatkan juara 1 dan juara 3 dalam event pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pada festival ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri, sebanyak 56 sampan kecil dan 15 sampan besar yang ikut bertanding.

Kegiatan itu diselenggarakan selama dua hari untuk dua kelas, yakni kelas sampan besar dan sampan kecil.

Bupati Inhu secara simbolis menyerahkan dayung kepada perwakilan atlit dayung disaksikan dua Kepala Daerah, Dandim Inhu dan Kadisporasata Inhu.

Selama pertandingan sejak dibuka pada Sabtu hingga Selasa masih baik-baik saja. Akan tetapi, diduga ada provokasi dari tim dayung kepada tim dayung lainnya atau karena dihari Final (Selasa) hari ini.

Beredar isu jika ada pelemparan dari oknum suporter pendukung tim kearah sampan tim lainnya hingga menyulut emosi dari suporter yang terkena lemparan.

Belum diketahui pasti apakah benda yang dilempar itu batu atau benda keras lainnya. Yang jelas, hal itu menjadi biang pemicu kerusuhan hingga aksi saling pukul kedua kubu yang bertikai itu.

Dari video berdurasi 18 detik yang beredar luas di What Apps Group (WAG) terlihat jelas kedua kubu yang bentrok saling serang dan saling pukul menggunakan dayung.

Bisa dibayangkan jika dayung itu mengena telak di tubuh seseorang atau dibagian kepala maka luka robek berdarah jelas terjadi.

Dibuktikan dengan salah satu atlit tim dari salah satu kubu yang bertikai terdapat luka lebar dalam menganga dikepala bagian atas.

Luka menganga dan bercucuran darah itu harus mendapat belasan jahitan luar dalam. Korban harus dibawa ke RSUD Indra Sari Rengat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ironisnya, Kadisporasata Inhu Atan SP selaku stageholder penyelenggara ketika dikonfirmasi media ini via telepon seluler pada Selasa (11/7) malam mengaku tidak tau ada kerusuhan berdarah diajang festival pacu sampan tradisonal ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri.

"Saya tidak tau soal itu. Saya baru datang ini.Saya sedang pendidikan," kata Atan.
Ironis memang jika even teragenda dan dibuka oleh Bupati bisa terjadi kerusuhan berdarah. Diduga, panitia penyelenggara tidak siap untuk mengantisipasi segala hal kemungkinan terjadi.

Pihak keamanan pun sempat terkecoh dan terlihat tertegun sejenak, tidak menduga dan menghindar dari aksi kerusuhan menggunakan dayung.

Kemungkinan tidak ingin jadi sasaran pukul kedua kubu dan atau kurangnya tenaga pengamanan, baik dari Polres Inhu, Kodim Inhu maupun Satpol PP Inhu.
Dari sejumlah video yang beredar di WAG, tidak sedikit warga menyesalkan terjadi kerusuhan (tawuran) berujung luka-luka kepada sejumlah atlit.

Bermacam-macam ucapan cemooh hingga meminta kepada panitia penyelenggara bertanggungjawab penuh terhadap korban luka dan korban materi.

"Sebaiknya Kadisporasata Inhu dicopot dari jabatannya. Sebab, dia orang yang paling bertanggungjawab pada festival pacu sampan ini. Kejadian ini telah mencoreng nama baik Kabupaten Inhu. Coba lihat pacu jalur di Kabupaten Kuansing itu, sudah bertahun-tahun diselenggarakan oleh Pemkab Kuansing dan telah menjadi even (agenda) nasional, aman-aman saja tidak terjadi suatu apa," tandas warga Rengat itu menyesalkan.  (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Terlibat Curas, Dua Oknum Mahasiswa Rohul Coreng Nama Baik Kampus

Polsek Bukit Kapur Ciptakan Program BUKKER, Upaya Penekanan Covid-19

Gelar Closing Ceremony Bulan Energy and Loss, GM Ajak Pekerja Terus Jaga Budaya Sadar Energi

Pemkab Rokan Hulu Didesak Kucurkan Beasiswa Mahasiswa

Wabup Rohul H Indra Gunawan Bangga Tradisi Menyambut Ramadhan Masih Terlestarikan

22 Guru Penggerak Rohul Diharap Mampu Mengikuti Transformasi Kemajuan Teknologi

Babinsa Kelurahan Guntung Lakukan Patroli Karhutla

Nahkodai Kembali Flobamora Kota Dumai, Yustanto: Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Kita Junjung

Update Perkembangan Covid-19 Kota Dumai, Terjadi Penambahan 2 Kasus Hari Ini

Kecelakaan Kerja Di kawasan PT Kilang Pertamina Internasional Dumai, Edison: Persoalan ini Bukan Perkara Kecil Yang bisa Ditutup-tutupi

Polres Dumai Terima Penghargaan Trust Award dari LEMKAPI

Saraf Terjepit Kambuh, Seorang Warga Terkapar di Pinggir Jalan Dibantu Personel Brimob

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 369 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 606 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved