• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Festival Pacu Sampan Tradisional Dibuka Bupati Dihadiri Dua Kepala Daerah

Bentrok Antar Atlit Dayung Ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri

PantauNews

Rabu, 12 Juli 2023 15:14:42 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Miris jika ajang perlombaan pacu jalur tingkat daerah Kabupaten Inhu, Riau yang seharusnya menumbuh kembangkan bakat dan atau prestasi serta ajang silahturahmi sesama atlit dayung, malah berbuah perih dan berdarah.

Dimana, festival pacu sampan (jalur) tradisional ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri di Kecamatan Rengat dibuka secara resmi oleh Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, Sabtu (8/7) siang kemarin itu ikut disaksikan oleh Walikota Pariaman Genius Umar dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pada pembukaan itu, ditandai dengan pelepasan balon keudara sebagai tanda festival pacu jalur dimulai. Selain Rezita, ikut pula Dandim 0302/Inhu Letkol Kav Dani Prasetyo melepas balon keudara.
Dua Kepala Daerah (KDH) dari Provinsi Sumbar itu didampingi istri merupakan tamu kehormatan Pemkab Inhu selaku panitia penyelenggara.

Dikatakan, festival pacu sampan tradisional ini merupakan agenda tahunan dan menjadi kegiatan rutin dilaksanakan di Kabupaten Inhu. 

"Selamat datang kepada Walikota Pariaman dan Bupati Padang Pariaman atas kunjungannya ke Kabupaten Inhu dan para tamu undangan lainnya dan juga masyarakat Kabupaten Inhu," kata Rezita saat pembukaan.

Kata Rezita, terdapat tiga rayon pelaksanaan pacu sampan di Kabupaten Inhu. Pertama, sudah dilaksanakan ditepian Sialang I Lotung Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan Lirik.

Kedua, di Tepian Jembatan Trio Amanah Kecamatan Rengat yang sedang berlangsung saat itu. Ketiga akan diagendakan di Kecamatan Batang Peranap.

"Festival pacu sampan di tiga rayon ini merupakam persiapan sebelum mengikuti event pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini, saya harapkan dapat menjadi ajang silaturahmi untuk para atlet dayung dan masyarakat yang datang berkunjung," kata Rezita, bersemangat.

Rezita berharap, festival pacu sampan tradisional dapat menjadi salah satu sarana peningkatan sektor ekonomi masyarakat sekitar selama kegiatan pacu sampan berlangsung. 

"Kepada seluruh atlet bisa bertanding secara sportif dan jujur. Menang kalah itu hal biasa. Yang terpenting, ajang ini menjadi tempat silaturahmi. Para dewan hakim diharapkan bersikap adil. Anggaplah dalam pelaksaan ajang ini menjadi tempat latihan dan penguatan mental atlet untuk mempersiapkan diri menuju pertandingan di Kabupaten Kuansing," harap Rezita.

Ketua panitia, Raja Jamaludin, falam laporannya saat pembukaan, bahwa pada tahun 2022 lalu Kabupaten Inhu berhasil mendapatkan juara 1 dan juara 3 dalam event pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pada festival ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri, sebanyak 56 sampan kecil dan 15 sampan besar yang ikut bertanding.

Kegiatan itu diselenggarakan selama dua hari untuk dua kelas, yakni kelas sampan besar dan sampan kecil.

Bupati Inhu secara simbolis menyerahkan dayung kepada perwakilan atlit dayung disaksikan dua Kepala Daerah, Dandim Inhu dan Kadisporasata Inhu.

Selama pertandingan sejak dibuka pada Sabtu hingga Selasa masih baik-baik saja. Akan tetapi, diduga ada provokasi dari tim dayung kepada tim dayung lainnya atau karena dihari Final (Selasa) hari ini.

Beredar isu jika ada pelemparan dari oknum suporter pendukung tim kearah sampan tim lainnya hingga menyulut emosi dari suporter yang terkena lemparan.

Belum diketahui pasti apakah benda yang dilempar itu batu atau benda keras lainnya. Yang jelas, hal itu menjadi biang pemicu kerusuhan hingga aksi saling pukul kedua kubu yang bertikai itu.

Dari video berdurasi 18 detik yang beredar luas di What Apps Group (WAG) terlihat jelas kedua kubu yang bentrok saling serang dan saling pukul menggunakan dayung.

Bisa dibayangkan jika dayung itu mengena telak di tubuh seseorang atau dibagian kepala maka luka robek berdarah jelas terjadi.

Dibuktikan dengan salah satu atlit tim dari salah satu kubu yang bertikai terdapat luka lebar dalam menganga dikepala bagian atas.

Luka menganga dan bercucuran darah itu harus mendapat belasan jahitan luar dalam. Korban harus dibawa ke RSUD Indra Sari Rengat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ironisnya, Kadisporasata Inhu Atan SP selaku stageholder penyelenggara ketika dikonfirmasi media ini via telepon seluler pada Selasa (11/7) malam mengaku tidak tau ada kerusuhan berdarah diajang festival pacu sampan tradisonal ditepian Jembatan Trio Amanah Indragiri.

"Saya tidak tau soal itu. Saya baru datang ini.Saya sedang pendidikan," kata Atan.
Ironis memang jika even teragenda dan dibuka oleh Bupati bisa terjadi kerusuhan berdarah. Diduga, panitia penyelenggara tidak siap untuk mengantisipasi segala hal kemungkinan terjadi.

Pihak keamanan pun sempat terkecoh dan terlihat tertegun sejenak, tidak menduga dan menghindar dari aksi kerusuhan menggunakan dayung.

Kemungkinan tidak ingin jadi sasaran pukul kedua kubu dan atau kurangnya tenaga pengamanan, baik dari Polres Inhu, Kodim Inhu maupun Satpol PP Inhu.
Dari sejumlah video yang beredar di WAG, tidak sedikit warga menyesalkan terjadi kerusuhan (tawuran) berujung luka-luka kepada sejumlah atlit.

Bermacam-macam ucapan cemooh hingga meminta kepada panitia penyelenggara bertanggungjawab penuh terhadap korban luka dan korban materi.

"Sebaiknya Kadisporasata Inhu dicopot dari jabatannya. Sebab, dia orang yang paling bertanggungjawab pada festival pacu sampan ini. Kejadian ini telah mencoreng nama baik Kabupaten Inhu. Coba lihat pacu jalur di Kabupaten Kuansing itu, sudah bertahun-tahun diselenggarakan oleh Pemkab Kuansing dan telah menjadi even (agenda) nasional, aman-aman saja tidak terjadi suatu apa," tandas warga Rengat itu menyesalkan.  (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Hari Pertama Kerja, Pj Bupati Inhu Gelar Jumpa Pers

Kapolres Inhu Naik Perahu Karet Pastikan Situasi Aman Bagi Pengunjung

PC Muhammadiyah Ujungbatu Safari Ramadhan

Permintaan Akan Hewan Qurban Tetap Meningkat Pada Masa Pandemi

Dugaan Monopoli Dana Publikasi, Beberapa Organisasi Pers Tolak Pergub

Kadis DLH Rohil Turun Langsung Menata Serta Membersihkan TMP Kusuma Bahkti

Antusias Warga Binaan Rutan Dumai Mengikuti Perlombaan Pesantren Kilat dan Amaliyah Ramadhan

Dugaan Penyelewengan Anggaran Pengadaan Komputer UNBK di Disdik Riau, Kajati Usut Tuntas

Babinsa Kelurahan Bukit Nenas Gelar Rapat Persiapan Sambut Bulan Suci Ramadhan

Menjaga Lingkungan Kerja Tetap Sehat dan Bersih, Apical Dumai Laksanakan Program Jumat Ceria

Anggota DPRD Dumai Edison Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti

Dokkes Polres Dumai Kembali Laksanakan Kegiatan Bakti Sosial

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 812 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 362 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1191 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 933 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved