Warga Resah dan Tuntut Pertanggungjawaban dari Ketua RT
Proyek Jaringan Pipa Air Bersih Dikerjakan Diduga Asal Jadi dan Amburadul
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pekerjaan jaringan pipa air bersih yang berada di Perumahan Pematang Reba Permai (PRP) Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat diduga dikerjakan asal jadi.
Proyek bernilai hampir Rp800 juta di Dinas PUPR Inhu Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran (TA) 2022 telah merugikan masyarakat.
Yang mana, masyarakat yang menjadi penerima proyek tersebut justru dirugikan oleh pihak kontraktor pelaksana.
Keresahan masyarakat khususnya warga yang menjadi penerima proyek air bersih disebabkan kerugian materil akibat properti pribadi dirusak dengan cara menggali untuk pipa air tanam menggunakan alat berat.
Sejumlah warga PRP yang dirugikan itu menuntut perbaikan kepada Ketua RT dilingkungan PRP.
Dalam obrolan di WAG warga PRP, salah satu warga dengan tegas meminta pertanggung jawaban dari Ketua RT di PRP. Sebab, Ketua RT tersebut pernah mengatakan kepada warga akan memperbaikinya, sebagaimana yang dikatakan pihak pelaksana kepadanya.
Berikut ini obrolan di WAG warga PRP belum lama ini.
"Izin pak RT tlg beri pnjlsan mngenai proyek ini.kata stlh di bingkar akan di prbaiki lg kok smpai skrg blm ada realisasi nya.pembongjaran ini mnrt phk PDAM tlh mllui perstujuan RT, TOLONG BERI PENJELASAN NYA" "Itu depan rumah saya kemarin jalan bagus, corcoranya kuat. Sekarang kok hancur, Tolong pk rt berkoordinasi sama pihak pdam, bagusin lagi seperti semula".
"Kmren sok sok ngasih izin trs hncur diam2 ja. Mna ktanya pak RT yg mau mmperbaiki nya"
"Klu skdr omongan smua jg bsa
Tlg dong tanggung jwb dgn ucpan mnis nya dlu"
"Kita tdk prnh mnylhkan seseorang pak. Kita cm pngen kjlsan nya
Dri phk proyek kmren mnjlskan smua akn di prbaiki sprti smula mllui pak RT. Mknya kmi pngen dgr pnjlsan dri pak RT"
"Klu memang tdk ada dana nya ngmg aja kami bsa kok mmperbaiki dgn uang sndri"
"Assalamualikum... Mohon maaf bapak2 semua sy td keluar hp tinggal di rumah jd baru buka wa. ???? Kemaren sy sudah konfirmasi ke pihak pu melalui bg roby. Alasan knapa belum dibperbaiki karan aliran air pdam nya belum di hidupkan, karan di takutkan adanya kebocoran maka Akan di uji cobaoan dul dialirkan, setelah aliran nya sudah terpasang dan tanpa masalah baru Akan di laksanakan perbaikan halaman yg rusak. Seperti itu penjelasan Dr pihak pu ????
"Waalaikumsalam... Barusan dibicarakan dg Kabid pak RT... Kami sudah melakukan inspeksi awal, ternyata masih ada pipa induk distribusi dr PDAM ke pekerjaan baru yg blm connect... Sudah disampaikan ke pihak PDAM tp blm sempat oleh pihak PDAM utk membuka jaringan distribusinya... Klu memang sudah terdistribusi ke perumahan, gak ada pemasangan pipa yg bocor, baru diperbaiki kerusakan2 yg disebabkan pekerjaan kmrn pak RT"
Kabid Cipta Karya (CK) Dinas PUPR Inhu Eko Agus pernah menjanjikan kepada salah satu warga yang rumahnya terkena proyek tersebut.
"Nanti saya, rekanan, konsultan dan pihak lainya yang terkait pekerjaan ini akan patungan untuk memperbaiki rumah warga yang terkena proyek. Tunggu saja dalam sepekan kedepan ini akan kami kerjakan. Untuk saat ini kami masih di sibuk dengan audit dari BPK," kata Eko.
Namun hingga hampir dua bulan, apa yang dikatakan Kabid CK tersebut belum teralisasi. Hanya janji manis saja, seolah-olah tidak mengerti perihal keresahan warga di PRP tersebut. (stone)


Berita Lainnya
Hariawan: Ini Momentum Akbar 'Menguyubkan' Warga PUJAKESUMA se-Nusantara
Truk Volvo Elektrik Akan Memasuki Pasaran Indonesia
Ketum Perangkap: Sekda Kota Tangerang Tak Maksimal Jalankan Pelayanan dengan Baik
SDN Bugel 4 Kota Tangerang Gelar Vaksin Tahap 1
Ikuti Sidang Perdana Via Teleconference, Hanafi Atan Cs Didakwa Pemalsuan Surat Tanah
Angeline Fremalco Laksanakan Penanaman Bibit Pohon dan Serahkan Bantuan Sembako
Walikota Dumai Melepas Kepulangan Pasien 01 Yang Sudah Sembuh
Dandim 0510/Trs dan Kapolresta Tangerang Salurkan Bantuan Beras Kepada Serikat Buruh
Marzuki Terpilih Jadi Ketua RT 06 Teluk Binjai Periode 2020-2023
Pentas Seni Budaya Multi Etnis Tahun 2023, Satgas Gakkum Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas
Penyerahan Sertifikat Tanah di Rengat
Pasar Kelakap Tujuh Sudah Dianggarkan, Tapi Belum Ada Tanda-tanda akan Ditempati Para Pedagang