PILIHAN
Kesuraman dibalik indahnya Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai
Dumai-PantauNews -Taman bukit gelanggang adalah satu satu nya taman
Tempat wisata kota di Dumai dan sarana bermain keluarga
Tempatnya strategis berada di tengah kota ,Bukit gelanggang berada di jalan HR Soebrantas Dumai kini menjadi taman kota yang selalu ramai dikunjungi masyarakat terutama dihari libur.
Panasnya Kota Dumai menjadi sedikit berkurang dengan adanya Taman Bukit Gelanggang. Inilah langkah untuk membuat Ruang Terbuka Hijau.
Namun sayang kurangnya
perhatian PEMKO Dumai terhadap tempat tersebut membuat salah seorang warga yg akrab disapa Bang aan atau bang hannur . beliau juga salah satu tokoh masyarakat di Dumai yang di hubungi fihak PantauNews di Kediamannya Jayamukti pada tanggal 21 juli 2019.
Kepeduliannya akan Perkembangan Dumai dan rasa memiliki akan Kota tanah kelahirannya tidak di ragukan lagi.
Termasuk taman tempat bermain bukit gelanggang tersebut .menurut beliau taman bukit gelanggang perlu pemugaran dan penataan kembali agar tampak lebih baik indah dan menyenangkan serta nyaman bagi warga.
Hannur juga mengatakan tidak cocok lapangan yg dipakai buat umum dilapisi keramik pasti akan mudah lepas dan sebaiknya semenisasi tetapi yg bermotif, serta adanya anggaran rutin Karena ini taman kota yg dikunjungi masyarakat bahkan orang luar.
Bagian taman bunga dan rumput. seperti nya yg di rawat hanya sebatas lapangan tidak sampai ke pinggir.
Mengenai sampah yang berserakan merupakan tanggung jawab para pedagang sekitar dan masyarakat yang memakai fasilitas tersebut.
"harus ada sanksi atau denda bagi siapa saja yg dengan sengaja membuang sampah sembarangan"
Ucap Bang aan.
Setiap pedagang makanan wajib menyediakan tong sampah
Setelah berjualan bersihkan area masing-masing tuturnya.
"Petugas kebersihan jgn membuang sampah disekitar lapangan tapi kumpulkan untuk di ambil dinas kebersihan". Katanya memaparkan.
Setiap pedagang yang berjualan di taman bukit gelanggang yang sudah dipungut uang kebersihannya harus di manfaatkan untuk menjaga tempat tersebut ,jangan hanya untuk kepentingan oknum tertentu saja dengan manfaat untuk tempat itu tidak ada sama sekali,katanya.
Harapan beliau terhadap dinas terkait yg mengelola
Tempat tersebut untuk lebih meperhatikan fasilitas umum tersebut.
Rawat sebelum hancur dan sebaiknya dianggarkan biaya perawatannya. Menegenai kebersihan dan penataan jg jagan di abaikan Karena ada petugas yg setiap hari bekerja yg bisa riutin untuk menjaga kebersihan dan keindahan tama tersebut.
Tempat wisata kota di Dumai dan sarana bermain keluarga
Tempatnya strategis berada di tengah kota ,Bukit gelanggang berada di jalan HR Soebrantas Dumai kini menjadi taman kota yang selalu ramai dikunjungi masyarakat terutama dihari libur.
Panasnya Kota Dumai menjadi sedikit berkurang dengan adanya Taman Bukit Gelanggang. Inilah langkah untuk membuat Ruang Terbuka Hijau.
Namun sayang kurangnya
perhatian PEMKO Dumai terhadap tempat tersebut membuat salah seorang warga yg akrab disapa Bang aan atau bang hannur . beliau juga salah satu tokoh masyarakat di Dumai yang di hubungi fihak PantauNews di Kediamannya Jayamukti pada tanggal 21 juli 2019.
Kepeduliannya akan Perkembangan Dumai dan rasa memiliki akan Kota tanah kelahirannya tidak di ragukan lagi.
Termasuk taman tempat bermain bukit gelanggang tersebut .menurut beliau taman bukit gelanggang perlu pemugaran dan penataan kembali agar tampak lebih baik indah dan menyenangkan serta nyaman bagi warga.
Hannur juga mengatakan tidak cocok lapangan yg dipakai buat umum dilapisi keramik pasti akan mudah lepas dan sebaiknya semenisasi tetapi yg bermotif, serta adanya anggaran rutin Karena ini taman kota yg dikunjungi masyarakat bahkan orang luar.
Bagian taman bunga dan rumput. seperti nya yg di rawat hanya sebatas lapangan tidak sampai ke pinggir.
Mengenai sampah yang berserakan merupakan tanggung jawab para pedagang sekitar dan masyarakat yang memakai fasilitas tersebut.
"harus ada sanksi atau denda bagi siapa saja yg dengan sengaja membuang sampah sembarangan"
Ucap Bang aan.
Setiap pedagang makanan wajib menyediakan tong sampah
Setelah berjualan bersihkan area masing-masing tuturnya.
"Petugas kebersihan jgn membuang sampah disekitar lapangan tapi kumpulkan untuk di ambil dinas kebersihan". Katanya memaparkan.
Setiap pedagang yang berjualan di taman bukit gelanggang yang sudah dipungut uang kebersihannya harus di manfaatkan untuk menjaga tempat tersebut ,jangan hanya untuk kepentingan oknum tertentu saja dengan manfaat untuk tempat itu tidak ada sama sekali,katanya.
Harapan beliau terhadap dinas terkait yg mengelola
Tempat tersebut untuk lebih meperhatikan fasilitas umum tersebut.
Rawat sebelum hancur dan sebaiknya dianggarkan biaya perawatannya. Menegenai kebersihan dan penataan jg jagan di abaikan Karena ada petugas yg setiap hari bekerja yg bisa riutin untuk menjaga kebersihan dan keindahan tama tersebut.





Berita Lainnya
Terkait Surat Edaran, Dedi Saputra Berharap Pemerintah Punya Solusi agar Masyarakat Jangan Miliki Rasa Takut
DPC PDIP Kota Tangerang Sembelih 15 Ekor Hewan Qurban
Upah Buruh di Mabar Belum Penuhi Standar Hidup Layak
Jaksa Ungkap Istri Rano Karno Terima Rp 150 Juta dan Kode A2 di Sidang Wawan
Miliki Persamaan dengan RA Kartini, Nita Ariani: Selamat Hari Ibu Nasionalisme
Mencetak Jurnalis Yang Profesional Dan Berdaya Saing.
Rasa Prihatin Dampak Covid-19 di Masyarakat, PT DGS Salurkan Bantuan Paket Sembako
Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI
Polda Riau Kembali Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat
Danamon Syariah Serahkan Dana Wakaf Terkumpul untuk Pembangunan Masjid Al Hadi
Festival Lampu Colok se-Kota Dumai Tahun 2024
Ratusan Dosen Ikuti Konferensi Nasional Hukum Perdata VII di UNTAG Semarang