• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Tuntut Pencabutan Izin Ops Tambang Batubara di Batang Peranap

Forum Kades: Jika Pemkab Tidak Mau, Biar Kami Yang Cari Solusinya

PantauNews

Rabu, 08 Maret 2023 19:06:02 WIB
Cetak

INHU PANTAUNEWS CO ID - Forum Kepala Desa (Kades) Kecamatan Batang Peranap mengucapkan terima kasih atas upaya Pemkab Inhu untuk memberikan yang terbaik kepada mereka dengan membangun jalan kabupaten.
Surman, Kades Punti Kayu salah satu dari Forum Kades Kecamatan Batang Peranap menyampaikan hal itu dalam rapat tertutup dengan stageholder diruang rapat kantor Bappeda Inhu, Senin (6/3) kemarin.

Dikatakan Surman, bahwa terima kasih itu disampaikan atas upaya terbaik Pemkab Inhu kepada masyarakat Kecamatan Batang Peranap. Dengan menyerahkan izin pemakaian jalan pemda kepada perusahaan tambang batubara. 

Apakah penyerahan itu dilakukan oleh pendahulu mereka, Surman sebut tidak mengetahuinya. Akan tetapi pihaknya mengucapkan terima kasih atas upaya terbaik dari Pemkab Inhu kepada mereka.

Namun, penyerahan itu sampai saat ini tidak berhasil dan malah kondisi jalan kabupaten semakin parah. Bahkan, mereka para petani kelapa sawit tidak bisa lewat lagi dijalan itu.

"Sawit kami untuk lewat dijalan kabupaten itu, jangankan satu mobil, satu janjang bahkan satu butirpun tidak bisa lagi lewat. Kondisi itu yang harus dipahami oleh si pemberi izin. Upaya Pemkab menyerahkan (izin) jalan itu tidak berhasil," tegasnya.

Maka dari itu, lanjut Surman, pihaknya mengirim surat ke Pemkab Inhu agar meninjau kembali pemberian izin penggunaan jalan tersebut.

Sebab, mereka (Forum Kades) tidak punya kewenangan untuk melakukan apapum disitu karena jalan itu milik Pemkab Inhu.

"Bahkan ADD kami tidak bisa untuk digunakan di jalan itu. Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan sebelumnya, seperti pertemuan dikantor DInas PUPR Inhu kemarin, seperti apa solusinya. Jika ditanya ke kami, ya kami ingin agar operasional perusahaan tambang batubara itu dihentikan, sebelum ada solusi, sebelum jalan itu bagus, stop batubara itu," pungkasnya.

Surman menegaskan, pihaknya secara tegas menginginkan agar di stop izin operasional tambang batubara itu. Dan yang berhak mencabut izin penggunaan jalan kabupaten itu Pemkab Inhu.

Kebijakan penghentian operasional itu dilakukan seperti yang dilakukan oleh Pemprov Jambi dan atau Pemerintah Kabupaten/Kota tentang pelarangan sementara operasional tambang batubara menjelang jalan diperbaik
"Kami tidak melarang mereka tapi kenyamanan kami jangan diusik. Inikan kami tidak bisa lewat lagi. Cuaca yang tidak menentu dan jika turun hujan, tidak usah cerita lagi, kami tidak akan bisa lawat. Kenapa kami tidak bisa lewat. Karena perawatan jalan, yang katanya mereka lakukan, tidak maksimal," tandasnya.

Ditambahkannya, jika disebelah sini dirawat tapi dibelakang sudah menunggu ratusan mobil maka persoalannya tidak akan pernah selesai. 
Bahkan, mereka untuk bisa keluar dari desanya menggunakan kenderaan pribadi harus antri hingga panjangnya berkilo-kilo meter.

"Ditimbun dipinggir-pinggir, tanah yang dipinggir diangkut ketengah jalan tapi kenderaan mereka yang menunggu untuk jalan ratusan armada banyaknya. Jika kondisi itu terus menerus, kapan selesainya jalan itu bisa bagus dan kami nikmati. Maka dari itu kami datang kesini dan menginginkan adanya solusi dari Pemkab Inhu. Kami ingin solusi terbaik dari Pemkab Inhu. Sebab, kami tidak punya kewenangan," ujarnya.

Jika Pemkab tidak mau lagi mengurusi persoalan masyarakat di Kecamatan Batang Peranap, sementara yang datang hari itu para Kepala Desa, apakah Pemkab Inhu masih kurang percaya atas apa yang terjadi.
Terkait siapa dibelakang dan siapa didepan operasional tambang batubara, lanjut Surman, mereka tidak perlu tahu dan bahkan mereka tidak akan takut.
"Jika ada solusi lain dari Pemkab Inhu untuk mengatasi ini, kami berterima kasih. Jangan sampai kami yang mencari solusinya," tegasnya. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Polres Kuansing Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas

Pemkab Inhu Terima Bankeu Khusus Pembangunan RLH

Jokowi Kunjungi Dumai Riau, Walikota Dumai: Alhamdulillah, Ini Adalah Suatu Keberkahan Dan Kebanggaan

Diduga, Palsukan Ijazah Saat Pilkades Pasir Ringgit, Ali Borkat Pulungan Ditangkap Polisi

Kapolres Dumai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022

SPN Dumai Dampingi Operasi Anggotanya, Wakil Ketua: Semoga Lekas Sembuh dan Beraktivitas Kembali

Cegah Lakalantas, Personil Polsek Kuntodarussalam Giat Patroli Daerah Rawan Laka

Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Lima Desa di Rohul Tuntut 20 Persen Pola Kemitraan PT Sawit Asahan Indah

Kapolres Rohul Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla Ar-Rohani Serta Peresmian Pendopo BBM

Edison: Aspirasi Masyarakat Akan Kita Perjuangkan Dalam Rapat Paripurna

Jumat Curhat Polsek Rengat Barat di Desa Rantau Bakung

Kerjasama Lapas Pasir Pengaraian dengan Disnakbun Latih Warga Binaan Ternak Bebek Dan Ayam Petelur

Terkini +INDEKS

Mandek Dua Tahun, FAP-Tekal Bongkar Dugaan Penghambatan Hukum Kasus Tenaga Kerja

27 Januari 2026
Polres Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Pipil Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
27 Januari 2026
Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five
26 Januari 2026
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas Pelari, Polres Rohil Gelar Green Policing Running Club,
25 Januari 2026
Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.
24 Januari 2026
Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan
21 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi Pers dan BUMN, Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pelindo Regional I
21 Januari 2026
Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Pagu Anggaran 2026
21 Januari 2026
Polres Rohil Laksanakan Giat Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Serta Arahan
20 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi dengan Imigrasi, Dorong Transparansi dan Pelayanan Publik Berkualitas
19 Januari 2026

Terpopuler +INDEKS

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Dibaca : 1258 Kali
Polsek Bukit Kapur Bongkar Aksi Pencurian Kabel PJU di Akses Gerbang Tol Dumai, Sejumlah Pelaku Diburu
Dibaca : 266 Kali
Persatuan Baraya Sunda Tampilkan Tarian Memukau di Penutupan Dufest Idaman 2025
Dibaca : 394 Kali
Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera
Dibaca : 316 Kali
PWMOI Dumai: DUFEST 2025 Bukan Sekadar Festival, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Dibaca : 265 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved