INFOTORIAL PEMERINTAH KOTA DUMAI
Walikota Dumai Pimpin Pembentukan Tim Terpadu Antisipasi Maraknya Perjudian
PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI - Semakin maraknya penyakit masyarakat Gelanggang Permainan (Gelper) berbau perjudian membuat Pemerintah Kota Dumai bergerak cepat untuk mengantisipasinya, hal itu terlihat saat Wali Kota Dumai H. Paisal memimpin Rapat Koordinasi pembentukan Tim Terpadu Antisipasi Maraknya Gelper.
Rapat yang menghadirkan beberapa unsur diantaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), berbagai OPD, Tokoh Agama dan Masyarakat serta beberapa Instansi Vertikal tersebut bersepakat untuk mencari langkah penyelesaian dari segala bentuk aktivitas Gelper yang selama ini sudah meresahkan masyarakat.
Saat memimpin rapat yang bertempat di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Senin (7/11), Wali Kota Dumai H. Paisal menginstruksikan kepada yang hadir agar adanya keberadaan gelper atau perjudian yang saat ini aktivitasnya mulai meresahkan masyarakat untuk diberikan penjelasan dan pemahaman terlebih dahulu serta pihaknya juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan penindakan nantinya dilapangan.
"Kita akan buat Satgas untuk menyelesaikan ini, kita juga butuh bukti yang nyata dilapangan bahwa Gelper tersebut memang ada aktivitas judinya, kita ajak mereka untuk duduk bersama-sama untuk menjelaskan bagaimana ketentuan-ketentuannya, jika memang benar ada bentuk perjudiannya secara tegas akan langsung kita tutup, ini memang sudah cukup sangat meresahkan di masyarakat, didalam agama manapun judi ini sangat tidak dibenarkan," tegasnya.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Dumai Abu Nawas, SH, MH juga menyebutkan bahwa permasalahan Gelper atau perjudian ini harus ditegaskan apa saja yang dilarang ataupun yang dibolehkan didalam aktivitasnya meskipun Gelper tersebut mempunyai perizinan.
"Gelper ini juga mempunyai perizinan tapi kita juga harus tegaskan kepada mereka apa saja yang diperbolehkan maupun yang dilarang didalam aktivitasnya, kalau mau kita tutup ayo mari bersama kita tutup jangan ada tebang pilih siapa yang ada dibelakangnya, instruksi dari Kapolri juga sudah jelas bahwa segala bentuk yang namanya perjudian harus diberantas," jelasnya.
Kemudian dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai Zakaria menjelaskan bahwa MUI hanya akan menyampaikan kepada masyarakat tentang bagaimana ketentuan-ketentuannya yang ada di dalam agama tentang perjudian tersebut.
"Mungkin kita harus panggil mereka semua untuk di dudukan secara bersama-sama satu meja agar mereka semua tau tentang ketentuan-ketentuannya dimana saja yang termasuk kedalam aktivitas perjudiannya, kami dari MUI kewenangannya hanya menjelaskan kepada masyarakat tentang ketentuan-ketentuan yang ada didalam agama tentang perjudiannya," ucapnya
(Inf/Diskominfotiksan Dumai)


Berita Lainnya
Kemeriahan Idul Adha di Dumai, Jamaah Al-Mukminin Sembelih 13 Sapi Dan 8 Kambing
Waka Polres Inhu Pimpin Apel Pos Satkamling
Bupati Afrizal Sintong Kukuhkan Pengurus PC IKA-PMII Rokan Hilir
Ratusan Anggota KTH "Kami Sepakat" Desa Sei Kuning Laksanakan Tanam Perdana 2000 Pohon
Tasyakuran Dan Refleksi Harlah NU KE-95 Pelalawan
Kadis DLH Inhu: Hasil Uji Lab Belum Keluar, Kita Masih Menunggu
Polres Dumai Terima Penghargaan Presisi Award dari LEMKAPI
Rutan Dumai Peringati Maulid Nabi SAW dan Doa Bersama Korban Peristiwa Kanjuruhan Malang
Polres Dumai Akan Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2022 Selama 14 Hari
Kades Seberida Diduga Kebal Hukum
18 Kepala Daerah se-Indonesia Berkumpul di Riau Bahas DBH Kelapa Sawit
Kapolres Dumai Bagikan Ratusan Paket Makanan Siap Santap Kepada Pengguna Jalan