SD Tualang Berantakan, Ini Penjelasan Kepseknya
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Dikabarkan, isi Sekolah Dasar Negri (SDN) Tualang, Desa Tualang, Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam, berantakan seperti tak bertuan. Begini Penjelasan Kepala Sekolah (Kepsek), Senin, (14/11/22).
Terlihat jelas, Kursi dan Meja, hingga papan tulis berantakan sekali, bak tak berpenghuni seolah tidak ada yang memperhatikan Sekolah Dasar (SD), tersebut.
Menanggapi hal tersebut, awak media ini mengkonfirmasi Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) Tualang, perihal kejadian yang menimpa sekolah tempatnya memimpin itu.
Kepala Sekolah SDN Tualang Idris A.ma pun mengatakan bahwa kejadian itu bukan kali pertama, bahkan sudah berkali-kali, terlebih lagi sekolah tersebut hari pertama melakukan kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya di liburkan dikarenakan bencana Banjir.
"Iya bang, kita tidak heran lagi dengan kejadian itu, terlebih lagi ini hari pertama sekolah itu di buka, yang sebelumnya sempat diliburkan karena bencana Banjir," kata Kepsek Tualang, via telepon WhatsApp kepada media ini.
Kepsek itu pun menduga kejadian tersebut ulah dari pemuda setempat, dikarenak SD Tualang tempat pemasangan induk jaringan WiFi, dia pun menyampaikan sudah menyampaikan hal tersebut kepada pihak operator WiFi untuk membagi jaringan ke warung daerah desa itu.
"Sekolah kita itu induk jaringan WiFi, dan saya sudah menyampaikan kepada Operator WiFi agar membagi jaringan ke warung di Desa setempat, namun meskipun sudah di bagi, para pengguna masih bisa mengakses dari sekolah kita," Sampai Kepsek.
Terkait penjagaan sekolah, lebih lanjut Kepsek mengharapkan partisipasi masyarakat setempat untuk menjaga dan merawat Sekolah Dasar tersebut, dikarenakan sekolah itu tempatnya belajar dan mengajar, bukan tempat nongkrong.
Disamping itu, Ketua LSM Pendidikan Noorwansanegara Sabirin Siahaan, meminta kepala Sekolah Dasar Tualang untuk mengirim surat kepada Kepala Desa setempat guna untuk meminta partisipasi penjagaan masyarakat terkait keamanan Sekolah tersebut.
"Kita mengharapkan Kepsek segera mengirimkan surat kepada Kepala Desa tersebut, dan tembusannya ke Dinas Pendidikan, untuk meminta partisipasi pengamanan sekolah pada waktu di malam hari, agar tidak lagi terjadi kejadian seperti yang sudah-sudah, dengan demikian Kepsek itu tidak lagi sepenuhnya tersalahkan. Kalau memang yang membuat berantakan Pemuda warga desa, maka kewajiban desa lah yang bertanggung jawab untuk itu," jelas, Sabirin. (Juliadi)


Berita Lainnya
Polda Sumbar dan Wartawan Latihan Menembak Bersama
Belum Ada Kepastian Pemasangan, Rambu Forbidden di Jalan Baru Ditutup Plastik Kresek
Terkait Banjir, Kapolsek Tapan Himbau Warga Agar selalu Waspada
Pemkab Aceh Selatan Jalin Kerja Sama Bidang Hukum dengan Kejari
AMPES Minta Walikota Jangan Ikut Campur di Pilkades Mendatang
Rapat Paripurna Di Gedung DPRK Subulussalam Terkait Penyampaian LKPJ Walikota TA 2021
Usai Rakor Pemko Subulussalam Buka Formasi PPPK, Bahagia: Ini Kabar Gembira
Penerapan Larangan Mudik Lebaran di Sumbar, Ini Kata Kabid Humas
Dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri Yang Ke-74 Tahun, Polres Rohil Gelar Donor Darah Serentak
Tolak Pilkampong Ulang, Ratusan Warga Makmur Jaya Demo di Kantor Walikota DPMK dan DPRK Subulussalam
Wakil Bupati Rohil Jhoni Charles Tinjau Persiapan MTQ ke-XX Tahun 2025
Program Pengratisan Pembayaran PDAM di Bengkulu, Dinilai Sangat Membantu