Pengolahan Limbah Oleh PT MCO Diduga Tak Kantongi Ijin Lengkap, Bebas Beroperasi
PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI - Pengolahan Limbah B3 yang dijalankan oleh PT Mega cemical oil ( MCO) yang diduga kuat tak memiliki izin bebas beroperasi .
Pengolahan Limbah sawit ini beroperasi di Jalan Baru, Kelurahan Bukit kayu Kapur kecamatan Bukit kapur, Kota Dumai.
Ditempat ini penampungan limbah CPO dimana pemiliknya sengaja mencari lokasi yang jauh dari kota agar tidak terendus oleh petugas.
Pengolahan limbah sawit atau crude palm oil ( CPO) oleh pemiliknya didatangkan dari sejumlah pabrik pengolahan minyak sawit yang ada di Riau khususnya Kota Dumai. Limbah sawit ini, nantinya akan diolah dengan menggunakan peralatan manual seadanya atau tidak sesuai standar alat pengolahan limbah sawit.
Sedangkan saat ditelusuri terkait izin pendirian pabrik dan izin lainnya di kantor BPTPM-SP kota Dumai, ternyata perusahaan PT Mega Chemical Oil ini belum ada terdaftar.
Hal tersebut disampaikan Kepala
Dinas BPTPM-SP, Hendra Usman saat di konfirmasi awak media, Jumat (11/11/2022) membenarkan bahwa perusahaan atas nama PT Mega Chemical Oil belum terdaftar di sistem OSS belum ada pengurusan izin.
Dugaan kuat PT Mega cemical oil ( MCO) tidak mengantongi ijin Pengolahan Hasil Perkebunan yang terdaftar dan memiliki Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan untuk Industri Pengolahan Hasil Perkebunan (STD-P) dalam mengoperasikan Usaha ilegal mereka.
Pengusaha ini juga diduga tidak mengantongi Izin Usaha Perkebunan untuk Pengolahan (IUP-P), yang sepatutnya dimiliki selama perusahaan masih melaksanakan kegiatan sesuai dengan baku teknis dan aturan peraturan perundang-undangan.
PT MCO melakukan pengolahan limbah ilegal tanpa mengikuti prosedur pengolahan yang ditetapkan pemerintah atau dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan ini tentu sangat membahayakan kesehatan masyarakat serta lingkungan disekitar pengolahan limbah ini.
Sebelum melakukan kegiatan usaha sepatutnya PT Mega cemical oil ( MCO) wajib untuk mambuat AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) atau UKL/UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) berdasarkan Peraturan Pemerintah No.27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.
Dari pantauan dilapangan, pengolahan limbah B3 dari pabrik sawit di Jalan Baru, Bukit kapur ini sudah berlangsung hampir selama Satu Bulan. Namun sepertinya aktivitas pengolahan limbah illegal ini, berjalan mulus tanpa ada tindakan dari pihak terkait dalam menertibkan serta memberi sangsi karena adanya dugaan tidak memiliki ijin lengkap dalam beroperasi.


Berita Lainnya
Ruas Jalan Elak Mulai Diperbaiki, Respon Empat Perusahaan di Inhu Atas Surat Terbuka dari FPAN
PDP di Kuansing Terjadi Peningkatan asal Kuantan Tengah
Bupati Inhu Gelar Acara Tasyakuran Aqiqah Anak Kedua, Hillary Yopi
Kejutan Kodim 0313/KPR Kepada Kapolres Rohul Di Hari Bhayangkara
Mengawali Acara HUT Ke-23, Pemkab Rohul Gelar Berbagai Perlombaan
Penyambutan dan Pembinaan Bara, Kapolres Inhu Sampaikan Pesan Kapolda
Polres Dumai Distribusikan Bansos Berupa 100 Paket Bahan Kebutuhan Pokok
Plt. Ketum Sebut Roh PJS Ada Di Riau
Rapat Paripurna DPRD Rohil Setujui RPJMD 2021-2026
Waka DPRD Inhu Ini Imbau Perusahaan Urus Analisis Dampak Lalu Lintas
PLN UP 3 Rengat Padamkan Listrik Sementara
Aktivis LSM Inhu Minta Instansi Terkait Panggil Managemen PT IP