• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Dibalik Langkanya Minyak Goreng, Pemerintah Harus Memberi Solusi

PantauNews

Selasa, 12 April 2022 13:37:23 WIB
Cetak

Oleh: Krisnawati Sitanggang

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Krisnawati Sitanggang, Mahasiswi jurusan ilmu politik FISIP – Unversitas Syiah Kuala Banda Aceh. Dalam opininya menuliskan tentang kelangkaan minyak goreng masih menjadi pertanyaan yang terus menerus bermunculan di kalangan masyarakat.

Sebenarnya masalah kenaikan harga minyak goreng dipasaran telah terjadi pada akhir 2021. Namun belum terjadi isu kelangkaan. Kelangkaan itu terjadi akibat kenaikan harga minyak goreng saat ini terjadi di Indonesia.

Meskipun Negara Indonesia merupakan Negara producen crude palm oil (CPO) terbesar. Disisi lain kondisi di lapangan menunjukkan sebagian produsen minyak goreng tidak terintegrasi nya dengan baik.

"Masyarakat terkesan kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga murah di pasaran, di duga adanya oknum-oknum tertentu yang bermain di belakang," katanya. Selasa, (12/04/22).

Penyebab langka nya minyak goreng
Pemerintah melalui kementerian perdagangan (kemendag) menyebutkan beberapa penyebab kelangkaan pasokan minyak goreng dipasaran. Akibat masalah distribusi, bukan karena pasokan minyak goreng yang minim.

Menteri perdagangan (mendag) muhammad lutfhi mengatakan sebenarnya stok minyak goreng yang dimiliki oleh pemerintah dapat dikatakan cukup, bahkan melimpah. Namun, rantai distribusi nya belum berjalan dengan normal.

Menteri perdagangan, Muhammad lutfhi juga membeberkan beberapa kemungkinan yang terjadi dalam langka nya minyak goreng dipasaran melihat ketersediaan minyak goreng yang banyak. Diakibatkan oleh beberapa factor antara lain pertama, adanya beberapa oknum yang menimbun minyak goreng tersebut( mafia pasar). Kemudian di dijual ke luar negeri secara illegal.

Kedua, adanya kebocoran dari sektor industri minyak goreng itu sendiri yang mengakibat kan harga jual di pasaran tidak sesuai dengan patokan harga yang telah diterapkan oleh pemerintah.

Ketiga, terjadinya kepanikan terhadap masyarakat. Yang artinya para konsumen cenderung memborong barang langka sebagai bentuk ekspresi kepanikan.

Tampak terlihat dari beberapa pekan belakangan ini, para warga berbondong-bondong untuk memborong pasokan minyak goreng yang ada dipasaran maupun di supermarket terdekat.

Perlu diketahui minyak goreng memiliki salah satu tingkat kontribusi yang sangat signifikan di masyarakat. Hal ini terjadi karena minyak goreng dikomsumsi hampir  setiap harinya dari segala lapisan yang ada pada masyarakat.

Bukan hanya itu saja, factor lainnya yang diperkirakan memperngaruhi kanaikan harga minyak goreng dan menyebabkan langka nya minyak goreng di pasaran tersebut karena gangguan logistic yang terjadi pada kasus pandemi covid 19 saat ini. Seperti banyak nya berkurang dari segi Container dan Kapal dalam pendistribusian minyak.

Salah satu anggota DPR bagian komisi bidang perdagangan mengatakan kelangkaan minyak goreng  yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini juga terjadi akibat sikap pemerintah yang tidak tegas dalam menggunakan serta menerapkan peraturan.

Kewajiban daripada pengekspor minyak mentah untuk mengalokasikan produksi untuk kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu. Itulah sederet penyebab langka dan mahal nya minyak goreng di pasaran dari prediksi pemerintah. Upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng
Pemerintah sendiri sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini di Indonesia.

Disamping upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng, pemerintah juga meminta kepada seluruh masyarakat agar ikut membantu upaya-upaya yang sedang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi.

Karena jika tidak adanya terjalin relasi yang kuat dari masyarakat kepada pemerintah untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng tersebut, maka segala upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan sepenuhnya berjalan dengan baik.

Mengingat minyak goreng merupakan kebutuhan bagi masyarakat yang di pakai di setiap harinya. Baik itu dari lapisan masyarakat yang bermata pencaharian di bidang UMKM dan juga bagi para ibu rumah tangga yang menggunakan minyak goreng sebagai alat penyediaan pangan di dalam keluarga.

Mengatasi kelangkaan minyak goreng pada saat ini pemerintah memberlakukan suplai minyak curah pada masyarakat dengan harga tertinggi yakni Rp.14.000 per liter nya. Namun, dalam pengaplikasian nya di lapangan masih banyak terdapat ketidakstabilan harga minyak curah per liternya di setiap daerah yang tersebar di Indonesia saat ini.

Dibeberapa daerah pemerintah mendapati harga minyak goreng curah melambung tinggi. seperti di daerah Medan harga minyak goreng curah melonjak menjadi Rp.20.000 per liternya dan pada daerah Gorontalo Rp.25.000 per liter nya.

Harga minyak goreng curah ini tentunya Jauh dari ketetapan harga yang diberikan oleh pemerintah. Walaupun telah ada ketetapan sesuai harga eceran tertinggi. Besaran harga minyak goreng curah di setiap daerah berbeda-beda dengan melihat lokasi serta mempertimbangkan beberapa factor nya, seperti pendistribusian yang sangat lama sampai ke daerah-daerah yang jauh.

Kemudian, stok minyak yang terbatas akibat dari jauh nya keberadaan daerah untuk mendapatkan pasokan minyak curah yang baru. Perlu diketahui kebijakan yang diberlakukan pemerintah dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng premium ini, dengan men-Suplay minyak goreng curah kepada masyarakat agar pelaku-pelaku usaha yang berbahan pokok minyak goreng dalam usaha nya dapat membantu usaha mereka untuk sementara.

Hingga keberadaan minyak goreng bermerek premium mampu teratasi dalam waktu dekat ini. Walaupun tak jarang di temukan para supplier minyak goreng curah juga menetapkan harga yang tinggi. Sementara itu, menurut Departemen Ekonomi di Center for srategi and International Studies (CSIS)  mengatakan kebijakan daripada suplay minyak goreng curah di pasaran ini bukan menjadi salah satu solusi yang baik.

Menurut nya, ini akan menghadirkan di kemudian harinya Black Market akibat barang-barang yang di subsidi tersebut. Untuk menghindari beberapa penyelewengan dari oknum-oknum yang memanfaatkan kelangkaan minyak goreng tersebut.

Pemerintah turut hadir mempersiapkan instrument penyelewengan yang akan terjadi. Dan sekaligus melihat serta menyoroti kualitas dari minyak goreng curah tersebut yang nantinya akan menjadi serbuan masyarakat karena harga nya yang lebih murah daripada harga minyak goreng sebelumnya.

Walaupun harga minyak goreng curah cenderung murah. Namun pemerintah juga harus memastikan kualitas dan kuantitas dari minyak goreng tersebut . Agar bagi masyarakat yang memakai minyak goreng curah tersebut dapat terjamin kebersihan, kesehatan saat dikomsumsi dan tentunya kualitas yang baik bagi masyarakat selaku alat konsumsi di setiap hari nya. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bisnis Penguasa dan Pengusaha Dalam Demokrasi

Obstruction of Press Freedom

Lantik DPW dan DPD PAN se-Riau, Zulhas Minta Pengurus Fokus Bantu Rakyat

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

IQRA'

Ketua DPD PJS Riau Berikan Mandat Pembentukan PJS Rohil

Pengaruh Mudik dengan Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Lintasan

Pendidikan Politik Anak Sekolah, Walikota Pariaman 'Stop BaPer'

Akankah SDM Menjadi Salah Satu Elemen Kemajuan Ekonomi Suatu Negara?

Banteng Patah Tanduk, Amin Tutup Mata

Nikel Sultra: Potensi Terpendam di Antara Kemiskinan dan Bencana

Dampak Covid-19 Terhadap Perekonomian Di Indonesia, Pemerintah Harus Mengambil Langkah

Terkini +INDEKS

FSPMI Dumai Laporkan Mitra RS Awal Bros ke Pengawas Ketenagakerjaan, Diduga Bayar Upah di Bawah UMK dan Langgar Aturan Lembur

29 Juli 2026
Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
29 Juli 2026
Aparat Bongkar Dugaan Penimbunan Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
29 Juli 2026
Bipartit Gagal Dua Kali, FSPMI Dumai Bawa Sengketa PHK PT Tridaya Dimensi Indonesia ke Disnaker
29 Juli 2026
PT ITA dan Pemkab Siak Tanam 5.000 Mangrove, Perkuat Kolaborasi Jaga Pesisir
28 Juli 2026
Ketua Petani Plasma Rohil Zulfakar Tuntut Kejelasan Data, Transparansi
28 Juli 2026
DKPP Dumai Luncurkan LENTERA, Inovasi Edukasi Pertanian untuk Cetak Generasi Petani Muda
28 Juli 2026
Perkuat Pemahaman Personel Polres Dumai terhadap KUHP, KUHAP, dan Perubahan UU Kepolisian
28 Juli 2026
Rapat Lanjutan Banggar DPRD Rohil Bersama Inspektorat, Dlh, Disdik dan Camat Pasir Limau Kapas
28 Juli 2026
Banggar DPRD Rohil Laksanakan Rapat Lanjutan Bersama TAPD dan OPD
28 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 328 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 311 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 245 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 359 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 397 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved