• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Nasional

Korban akan Laporkan Influencer Selain Indra Kenz, Siapa Saja Mereka?

PantauNews

Selasa, 15 Februari 2022 10:39:49 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID — Korban binary option semakin terprovokasi. Mereka ramai-ramai bermunculan di grup Telegram dan media sosial. Mereka juga menyebutkan ada nama-nama afiliator lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Mereka juga akan melaporkan influencer lain. 

Di dalam grup telegram tersebut juga menyebutkan bahwa afiliator bukan hanya Indra Kenz saja. Sejumlah nama-nama influencer juga dibahas. Pertama ada nama Influencer Doni Salmanan. Dia juga merupakan nama yang paling sering menjadi sorotan selain Indra Kenz. Dia juga merupakan afiliator dari binary option. 

Kemudian, juga ada nama Kapten Vincent Raditya. Influencer ini disebut-sebut di Grup Telegram sebagai afiliator salah satu platform binary option. Selain itu, beberapa nama influencer yang pernah mempromosikan Binomo di video channel youtube mereka adalah Bimo Picky Picks. Bahkan dia menyebutnya dengan kata-kata saham. 

TERKAIT
  • Kodim 0320 Dumai Amankan 23 Pekerja Migran Indonesia
  • Digugat Rp 5 M Soal Dugaan Gelapkan Dana, Ini Tanggapan Yusuf Mansur
  • Patut diapresiasi, Polsek Tandun bantu terlapor pencurian buah sawit Perkebunan

Nama, influencer lain yang juga disebut adalah Detektif Aldo yang merupakan jaringan dari management Deddy Corbuzer. Para korban juga menghebohkan platform binary option lainnya yaitu QuoteX dan ramai berkumpul di Grup Telegram. Mereka juga menyatakan akan melaporkan para influencer selain Indra Kenz ke polisi. 

Polisi masih menunggu laporan tersebut meningat kasusnya adalah bersifat delik aduan. Menurut informasi, selain Indra Kenz, masih ada lagi influencer dan afiliator lainnya yang telah dilaporkan ke Mabes Polri. 

Menanggapi hal ini, Direksus Dittipidsus Bareskrim Polri Brigjen Wishnu Hermawan menyatakan bahwa saat ini polisi masih mendalami laporan dari korban. 

“Kasusnya masih kita dalami,” katanya, Senin (14 Februari 2022).  

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap dugaan kasus penipuan. Mabes Polri menyatakan total kerugian korban mencapai Rp3,8 miliar. Bahkan, ada yang menanamkan uangnya puluhan hingga ratusan juta. 

Pengamat menilai bahwa korban ingin kaya secara instan dan banyak yang tidak mendapatkan ilmu pengetahuan. Mengingat literasi keuangan yang masih sangat rendah. 

Pengamat menilai bahwa kasus ini bukan hanya salah dari influencer atau afiliator semata dan pihak influencer tidak bisa disalahkan begitu saja. Karena masyarakat itu sendiri yang belum memahami dan ingin cepat-cepat kaya atau ingin mendapatkan kekayaan instan.  

“Yang dibutuhkan ke depan adalah pengetahuan masyarakat terkait cara kerja produk-produk investasi, dan agar tidak mudah tergiur keuntungan cepat,” kata Associate Researcher Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ajisatria Suleiman, belum lama ini.  

Dia mengatakan Literasi dibutuhkan sejak dini, sejak dari sekolah. Oleh karena itu, agar optimal perlu kerja sama lebih erat antara regulator. Hal senada juga diungkapkan oleh Associate Researcher Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ajisatria Suleiman. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan edukasi yang lebih masif kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur keuntungan dengan cara cepat.(rls)


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Mantap !! Warga Bekasi Bisa Cetak e-KTP Mirip ATM, Namaya ADM

Mahmud Lantik Chaidir sebagai Ketua DPD PJS Aceh

Gubernur Kalbar Sambut Enam Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Rapat dengan Gubernur, Jokowi Singgung Lockdown di Berbagai Negara

Bahaya Judi Online Terhadap Generasi Muda, Menkominfo Meutya Hafid Bentuk Tim Khusus untuk Penanganan

Lewat Perpres 112/2020, Jokowi Resmi Bubarkan 10 Lembaga Nonstruktural

Dugaan Dicekal Diacara TV Swasta, Berikut Keterangan Kamaruddin Simanjuntak dan Susno Duadji

Berikan Pelatihan Jurnalistik Untuk Mahasiswa, DPC PJS Metro: Jadi Wartawan Bukan karena Pilihan Terakhir

Riuh Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Komentar Warganet Terbelah

Buya Arrazy Hasyim Orang Payakumbuh,Kini Jadi Dai Kondang

AHY: Selamat Gus Yahya Ketum PBNU, Demokrat Siap Bersinergi

Polri Harus Tetap Independen, Wacana Pengalihan ke Kemendagri atau TNI Dinilai Ahistoris

Terkini +INDEKS

Diduga Abai Keselamatan, Jalur Licin Ramayana Dumai Kembali Makan Korban

20 Maret 2026
Pejabat Kontraterorisme AS Mundur, Singgung Perang Iran Dipicu Tekanan Israel
18 Maret 2026
Polsek Sungai Sembilan Amankan Pelaku Pencurian Buah Sawit di Kelurahan Sungai Geniot
17 Maret 2026
Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma
17 Maret 2026
THR Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Ratusan Guru ASN dan PPPK Geruduk Bank Riau Kepri Syariah Dumai
17 Maret 2026
Promosikan Produk Lokal, UMKM Rohil Turut Ambil Bagian Stand Bazar Provinsi Riau
17 Maret 2026
FSPMI Dumai dan Media Turun ke Jalan, Tebar Takjil dan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Bulan Ramadan
16 Maret 2026
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur Setelah 6 Bulan, Joao Mota: Saya Belum Bisa Berkontribusi untuk Negara
15 Maret 2026
Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI 1447 H, Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan dan Idulfitri
14 Maret 2026
KPK Tahan Mantan Menteri Agama Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
12 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma

Dibaca : 352 Kali
THR Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Ratusan Guru ASN dan PPPK Geruduk Bank Riau Kepri Syariah Dumai
Dibaca : 1514 Kali
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
Dibaca : 283 Kali
Sepi Pengunjung, Pedagang Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Terancam Gulung Tikar
Dibaca : 211 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 331 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved