Basarnas dan SAR Mabar Gelar Sosialisasi Penyuluhan Pencarian dan Pertolongan
MANGGARAI BARAT, PANTAUNEWS.CO.ID - Direktorat Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui kantor Basarnas Maumere bersama pos SAR Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur menggelar sosialisasi dan penyuluhan terkait pencarian dan pertolongan.
Kegiatan yang dilaksanakan, Rabu (24/11/2021) di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng.
Wakil Bupati Mabar dalam sambutannya mengatakan, kita semua menyadari bahwa musibah dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan dapat menimpa siapa saja. Sehingga pentingnya kewaspadaan dan memahami hal yang perlu dilakukan saat keadaan darurat.
"Kita semua harus memilki kewaspadaan terhadap potensi-potensi musibah yang ada di sekitar kita. Selain itu, kita juga harus memahami apa yang kita lakukan saat menghadapi kondisi kedaruratan tadi," ungkap dia.
Selain itu, kata Wabup Mabar, salah satu upaya yang dilakukan terkait kewaspadaan tersebut adalah dengan kegiatan pemasyarakatan, sosialisasi, dan penyuluhan pencarian dan pertolongan seperti yang kita laksanakan pada kesempatan ini.
Sebagian besar Wilayah Manggarai Barat, katanya, adalah daerah yang terdiri dari pulau-pulau dan dikelilingi oleh perairan. Dan akses utamanya menggunakan transportasi laut yang bisa saja akan berpotensi terjadinya kecelakaan. Tentu saja hal ini akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama.
"Melalui kegiatan ini besar harapan saya untuk menyatukan niat tulus ikhlas dan dedikasi kita dalam memberikan pelayanan di bidang pencarian dan pertolongan kepada masyarakat luas," harapnya
Direktur Basarnas, Mochamad Hernanto mengatakan, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, Basarnas memiliki kewajiban untuk memasyarakatkan SAR ke seluruh penjuru tanah air.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan di bidang pencarian dan pertolongan, dengan sasaran masyarakat luas sehingga mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang SAR," katanya
Dijelaskannya, kegiatan ini menjadi langkah awal Basarnas dalam membangun budaya SAR di tanah air. Dan sebagai wadah untuk koordinasi seluruh stake holder bidang pencarian dan pertolongan yang ada di provinsi NTT khususnya di kabupaten Manggarai Barat
"Sebagai implementasi salah satu daerah wisata destinasi super prioritas, diharapkan sosialisasi ini dapat dikembangan melalui kegiatan-kegiatan lain yang bersifat inovatif guna mendukung tingkat keselamatan yang tinggi di wilayah daerah wisata destinasi super prioritas labuan bajo," ungkap Hernanto
Untuk diketahui bahwa kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Manggarai Barat. Sedangkan peserta yang ikut terlibat pada kegiatan ini berjumlah 52 orang dari lingkungan wilayah kerja pos SAR Manggarai Barat. (Richard Bon/Kominfo Mabar)


Berita Lainnya
Pernyataan Larshen Yunus 'Coreng Muka' Orang Melayu Riau
Uniknya Desa Jonggrangan di Klaten, Banyak Warga Terlahir Kembar
Tenaga Harian Lepas Bakal Dipecat 5.716 Orang di Dumai
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
Banjir di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, MPC Pemuda Pancasila Rohil Berbagi Takjil Kepada Warga
Koswara Poerwasasmi Minta Copot Kadisdikbud dan Beberapa Kepala SMAN di Banten
Aksi Kubur Diri di Depan Kantor Walikota Tangerang Menjadi Perhatian Pengunjung Festival Al-Azhom
Apical Dumai Turut Rayakan Hari Perhubungan Nasional dengan Melakukan Aksi Bersih Pantai
Staf Khusus Menkes Cek Kesiapan 48 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Riau
Ratusan Dosen Ikuti Konferensi Nasional Hukum Perdata VII di UNTAG Semarang
Pemdes Pisangan Jaya Kabupaten Tangerang Tetap Aktif dan Berprestasi di Masa Pandemi