• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Uniknya Desa Jonggrangan di Klaten, Banyak Warga Terlahir Kembar

PantauNews

Selasa, 23 Februari 2021 14:04:26 WIB
Cetak

KLATEN, PANTAUNEWS.CO.ID - Ada satu desa di Klaten yang memiliki keunikan yang tidak dimiliki desa lain. Desa itu adalah Jonggrangan di Kecamatan Klaten Utara. Yang bikin unik adalah ada banyak warga desa ini yang lahir kembar.

Jadi jangan aneh bila Desa Jonggrang disebut juga Desa Kembar. Juga jangan aneh apabila Anda bertemu orang dengan wajah mirip-mirip jika suatu saat berkesempatan mengunjungi Desa Jonggrangan.

Kepala Desa Jonggrangan, Sunarno, mengatakan sekitar 30 warganya adalah orang kembar. Mereka tersebar di lima dukuh/dusun dari total 10 dukuh di Desa tersebut. "Ada yang kembar identik, ada yang dampit (laki-perempuan). Jumlahnya terakhir sekitar 15 pasang atau 30 orang, itu yang saat ini masih hidup," kata Sunarno, Selasa (23/2/2021).

Desa Jonggrangan berada di timur laut pusat kota Klaten. Desa itu didiami sekitar 4.300 jiwa. Sunarno mengaku tidak tahu asal usul banyak turunan kembar di desanya. Ia sebatas mengetahui desanya telah lama dikenal sebagai desa orang kembar dan menuai sorotan publik luar sejak akhir 1990-an.

"Tidak ada cerita penyebabnya apa dan mulai kapan. Kalau saya menduga ya mungkin sejak si mbah si mbah dulu ada yang kembar jadi saya kira ini penyebabnya genetik," jelasnya.

Sunarno menambahkan, warga yang kembar tumbuh normal hingga dewasa. Namun, lantaran banyak orang kembar, acapkali muncul cerita kekeliruan warga maupun pendatang yang salah menyapa karena kemiripan wajah. (rls/Ahmad Nasirin)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Setelah Dipolisikan, Debt Collector Penganiaya Laporkan Balik Korban

Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus Fisip, BEM Siap Mendampingi Korban

Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE dan Tiadakan Razia

Dico: Ada Lima Misi Besar Akan Dilaksanakan Bersama

APBDes Belum Disahkan, Perangkat Desa di Bengkalis Gigit Jari

Pemandangan Tidak Sedap, Muspika Simpang Kiri Laksanakan 'Bersih-bersih'

Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

Dampak Karhutla, Seekor Ular Phyton Mati Terpanggang

PAW Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, Hasbi Resmi Dilantik

Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Ilegal, Masyarakat Diminta Melaporkan Apabila Ada Pelanggaran Kepabeanan Dan Cukai

Suhardi/Tumpang Sugian Siap Maju Di Pilkades Wanakerta

Provider Internet Di Kota Tangerang Diduga Abaikan Kenyamanan dan Keamanan Masyarakat

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved