Dugaan Sengaja Tidak Meloloskan Atlet Berprestasi,
Koswara Poerwasasmi Minta Copot Kadisdikbud dan Beberapa Kepala SMAN di Banten
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Tidak diterimanya atlet berprestasi beberapa cabang olahraga di SMA Negeri, mendapatkan reaksi yang sangat keras dari pengurus KONI Provinsi Banten.
Dilansir dari salah satu media online, Koswara Poerwasasmi Sekretaris KONI Provinsi Banten meminta kepada Pj Gubernur Banten, untuk mengganti kepala SMA Negeri yang dengan sengaja tidak meloloskan atlet berprestasi, notabene sudah terbukti meraih medali Posda X Banten, Rabu (13/7/2022).
"Hal itu tentu sangat merugikan Provinsi Banten karena para peraih medali emas tersebut sudah bersusah payah dilatih disini," ungkap Sekretaris KONI Banten dengan kesal.
Tambahnya lagi, jika atlet ini betul - betul berprestasi dan apalagi peraih medali emas yang ketika dia masih SMP dan bahkan sudah meraih medali emas.
"Itu aslinya modal kita untuk berprestasi selanjutnya bisa membawa nama bagus daerah provinsi danjadi menurut saya kita akan rugi," imbuhnya menegaskan.
Menurut keterangan dari Koswara bahwa para atlet yang tidak diterima di SMA Negeri Banten diantaranya peraih medali Cabor Rugby, Dayung Teakwondo dan Kempo.
"Disdikbud Banten dinilai dengan sengaja mengabaikan para atlet berprestasi dan mereka adalah aset yang bisa membawa nama baik. Bisa saja dia pindah ke Provinsi DKI Jakarta, tetapi yang malah rugi kita," ucapnya lagi.
"Dia tidak memahami Pergub, sama saja melanggar Pergub itu dan ini harus menjadikan perhatian dan jika perlu diberikan sanksi dan bahkan diganti," tukas Koswarsa. (Asap WW)


Berita Lainnya
Viral Tugu Gerbang Tol Madiun yang Dikaitkan dengan Palu Arit PKI
Anggota KTMM Labuan Bajo Ikut Pameran Wisata Kelas Dunia di Doha
Polisi Humanis : Kapolsek Medang Kampai Polres Dumai AKP Edwi Sunardi SAP. SH Kunjungi Warganya Yang Menderita Penyakit Menahun.
10 Preman Legendaris di Indonesia, Begini Sepak Terjangnya
Jalankan Strategi Inisiatif Pemanfaatan Bahan Bakar Ownused, PT KPI Unit Dumai Hemat Biaya Hingga Rp 14,4 Miliar
Jalin Komunikasi Politik, Rekom DPP kepada Nita Ariani Sudah 'Didepan Mata'
Polisi: Pembakar Bendera Merah Putih Warga Aceh, Tinggal di Malaysia
KM Santika Terbakar, 54 Orang Berhasil Di Evakuasi.
Bocoran: Piala Eropa 2020 Diundur ke 2021
Hakim ad hoc diberhentikan sementara oleh MA
Lawatan Lanjutan LBH GP Ansor Pelalawan Kali Ini Menyasar Kejaksaan Negeri Pelalawan
Eks Lurah Nurseha Beberkan Alasan Inventaris Kantor 'Diboyong' ke Rumahnya