• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera

5.312 KK Akan Terbantu Jika Kebun Plasma di Aceh Singkil Terealisasikan

PantauNews

Ahad, 03 Oktober 2021 18:34:33 WIB
Cetak

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Jika Kebun plasma terealisasi, sebanyak  5.312 Kepala Keluarga (KK), di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Dapat menekan angka kemiskinan secara drastis di Kabupaten julukan negeri betuah itu.

Seperti yang dikatakan kepal Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Perwakilan Aceh Singkil.

YARA, Perwakilan Aceh Singkil itu, terus berupaya mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, untuk segera memanggil 15 perusahaan yang membidangi perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di daerah kabupaten Aceh Singkil.

"Pemanggilan terhadap pimpinan tertinggi perusahaan perkebunan itu untuk mendesak agar merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat sekitar," Demikian disampaikan Kepala YARA Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim kepada wartawan, Minggu (3/10/2021).

Kaya Alim, mengaku pihaknya akan terus mendesak agar Pemerintah Kabupaten Singkil mempercepat pembangunan kebun plasma bagi masyarakat yang ada di sekitar HGU Perkebunan Kelapa Sawit di Aceh Singkil.

"Dengan adanya kebun plasma kepada masyarakat maka akan membantu menekan angka kemiskinan di Singkil dan ini sesuai dengan target pemerintahan Dulmusrid-Sazali yang di tuangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 79 tahun 2019 tentang Startegi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Aceh Singkil tahun 2018-2022," Sampainya.

Kaya Alim, juga mengatakan sengan hasil investigasi YARA Perwakilan Aceh Singkil di lapangan. Mengindentifikasi ada 52.820 hektar luas seluruh HGU perkebunam kelapa sawit di Aceh Singkil, sementera kewajiban membangun plasma itu ada 20 persen dari total HGU, dan jika di ambil 20 dari total maka tiap Kepala Keluarga  jika di berikan 2 hektar saja akan terbantu 5.312 Kepala Keluarga di Aceh Singkil.

Kaya Alim kepala YARA Perwakilan Aceh Singkil itu mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil untuk secepatnya memanggil pihak perusahaan kelapa sawit agar secepatnya membangun plasma di sekitar perusahaan HGU Perkebunan Sawit.

"Jika betul-betul kebun plasma ini terealisasi maka Aceh Singkil bukan lagi Kabupaten termiskin di Provinsi Aceh. Kami yakin itu. Coba bayangkan 2 hektar saja per KK maka ekonomi masyarakat akan naik drastis" ungkap Alim, pria kelahiran Desa Lapahan Buaya itu.

Alim memaparkan berdasarkan data indeks kemiskinan yang di rilis oleh BPS selama tiga tahun terakhir masing-masing tahun 2017 sebanyak 22,11 persen, turun 0,86 persen pada 2018 yang jumlah penduduk miskinnya mencapai 21,25 persen. Sedangkan tahun 2019 jumlah penduduk miskin sebanyak 20,78 persen atau turun 0,47 persen dari tahun 2018. Kemudian tahun 2020 indeks kemiskinan Aceh Singkil 20,20 persen atau turun 0,58 persen dari tahun sebelumnya. 

Jika di tambah dengan pembagian kebun plasma yang puluhan ribu hektar tentu akan membuat angka kemiskinan di Singkil turun drastis. Oleh karena itu, Kaya Alim meminta agar Pemkab memberikan perhatian serius untuk pembangunan kebun plasma tersebut.

"Dalam tiga tahun terakhir angka kemiskinan di Aceh Singkil memang ada penurunan seperti data yang di rilis oleh BPS, namun angka terakhir masih ada 20,20 persen lagi penduduk Singkil hidup dalam garis kemiskinan, dan dengan pembangian kebun plasma ini nantinya kita optimis bahwa angka kemiskinan di Singkil bisa nol nantinya, dan kami berharap terhadap kewajiban perusahaan pemegang HGU agar menjadi perhatian penting dari Pemkab Singkil" tutup Alim. (Juliadi)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

BPBD Pekanbaru Siagakan Posko dan Team Reaksi Cepat Dalam Tangani Karhutla Dan Bencana

Wakapolda Sumbar Hadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke 114

Jelang Sidang Putusan Nur Ayis di PTUN Banda Aceh, Kuasa Hukum: Kita Optimis Gugatan itu Dikabulkan

Ciptakan Lingkungan Aman dan Sehat Kelurahan Bagan Barat Laksanakan Sosialisasi Pencegahan HIV

Murabbi MPTT-I Resmikan Gapura Tauhid Tasawuf Sufi Syekh Hamzah Fansury di Subulussalam

Haji Uma: Jangan Jadikan Gangguan Sistem Layanan BSI sebagai Alasan untuk Mendegradasi Kekhususan Aceh

Bupati Tanjung Jabung Barat Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Ini Nama-namanya!

Lelang Jabatan Eselon ll Pemko Subulussalam, Bahagia Maha: Banyak ASN Ragu Untuk Mendaftar

Polda Sumbar Peringati Hari Isra' Mi'raj

Reynaldo, Ketum Ikama Lantik Kepengurusan Ikama Labuhan Batu Raya

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polres Subulussalam Adakan Donor Darah

Lampu Kuning Bagi Tempat Maksiat di Sumbar

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved