• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

5.312 KK Akan Terbantu Jika Kebun Plasma di Aceh Singkil Terealisasikan

PantauNews

Ahad, 03 Oktober 2021 18:34:33 WIB
Cetak

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Jika Kebun plasma terealisasi, sebanyak  5.312 Kepala Keluarga (KK), di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Dapat menekan angka kemiskinan secara drastis di Kabupaten julukan negeri betuah itu.

Seperti yang dikatakan kepal Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Perwakilan Aceh Singkil.

YARA, Perwakilan Aceh Singkil itu, terus berupaya mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, untuk segera memanggil 15 perusahaan yang membidangi perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di daerah kabupaten Aceh Singkil.

"Pemanggilan terhadap pimpinan tertinggi perusahaan perkebunan itu untuk mendesak agar merealisasikan kebun plasma kepada masyarakat sekitar," Demikian disampaikan Kepala YARA Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim kepada wartawan, Minggu (3/10/2021).

Kaya Alim, mengaku pihaknya akan terus mendesak agar Pemerintah Kabupaten Singkil mempercepat pembangunan kebun plasma bagi masyarakat yang ada di sekitar HGU Perkebunan Kelapa Sawit di Aceh Singkil.

"Dengan adanya kebun plasma kepada masyarakat maka akan membantu menekan angka kemiskinan di Singkil dan ini sesuai dengan target pemerintahan Dulmusrid-Sazali yang di tuangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 79 tahun 2019 tentang Startegi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Aceh Singkil tahun 2018-2022," Sampainya.

Kaya Alim, juga mengatakan sengan hasil investigasi YARA Perwakilan Aceh Singkil di lapangan. Mengindentifikasi ada 52.820 hektar luas seluruh HGU perkebunam kelapa sawit di Aceh Singkil, sementera kewajiban membangun plasma itu ada 20 persen dari total HGU, dan jika di ambil 20 dari total maka tiap Kepala Keluarga  jika di berikan 2 hektar saja akan terbantu 5.312 Kepala Keluarga di Aceh Singkil.

Kaya Alim kepala YARA Perwakilan Aceh Singkil itu mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil untuk secepatnya memanggil pihak perusahaan kelapa sawit agar secepatnya membangun plasma di sekitar perusahaan HGU Perkebunan Sawit.

"Jika betul-betul kebun plasma ini terealisasi maka Aceh Singkil bukan lagi Kabupaten termiskin di Provinsi Aceh. Kami yakin itu. Coba bayangkan 2 hektar saja per KK maka ekonomi masyarakat akan naik drastis" ungkap Alim, pria kelahiran Desa Lapahan Buaya itu.

Alim memaparkan berdasarkan data indeks kemiskinan yang di rilis oleh BPS selama tiga tahun terakhir masing-masing tahun 2017 sebanyak 22,11 persen, turun 0,86 persen pada 2018 yang jumlah penduduk miskinnya mencapai 21,25 persen. Sedangkan tahun 2019 jumlah penduduk miskin sebanyak 20,78 persen atau turun 0,47 persen dari tahun 2018. Kemudian tahun 2020 indeks kemiskinan Aceh Singkil 20,20 persen atau turun 0,58 persen dari tahun sebelumnya. 

Jika di tambah dengan pembagian kebun plasma yang puluhan ribu hektar tentu akan membuat angka kemiskinan di Singkil turun drastis. Oleh karena itu, Kaya Alim meminta agar Pemkab memberikan perhatian serius untuk pembangunan kebun plasma tersebut.

"Dalam tiga tahun terakhir angka kemiskinan di Aceh Singkil memang ada penurunan seperti data yang di rilis oleh BPS, namun angka terakhir masih ada 20,20 persen lagi penduduk Singkil hidup dalam garis kemiskinan, dan dengan pembangian kebun plasma ini nantinya kita optimis bahwa angka kemiskinan di Singkil bisa nol nantinya, dan kami berharap terhadap kewajiban perusahaan pemegang HGU agar menjadi perhatian penting dari Pemkab Singkil" tutup Alim. (Juliadi)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Tradisi Meugang, Warga Kota Subulussalam Padati Wisata Nantampuk Mas

Sebesar Rp 56.700 Hari Pertama YARA Galang Koin di Kota Subulussalam

Carut Marut Mengenai Papan Nama Proyek SDN Tualang, Ini Kata Kades dan Kepsek

Kapolres Berikan Reward Kepada Personil Sat Reskrim Polres Simeulue

Lagi, Polda Sumbar Buka Gebyar Vaksinasi Hari Sabtu Mendatang

Hasil RDP Abpednas dengan Pemko Subulussalam di DPR Membuahkan Surat Keputusan Bersama

Bahagia Maha: DPR Tidak Mempunyai Batas Pengawasan

Panitia Konfercab PCNU Solok Selatan Silaturahmi dengan Wakil Bupati

Terkait Kebun Plasma dan Izin HGU, Pundeh: Terlalu Dini Membicarakan Plasma di PT Laot Bangko

AMPeS Tagih Janji Manis Ketua MPD Subulussalam Terkait Beasiswa

Kodim 0115/Simeulue Gelar Upacara Bulanan di Makodim

Ini Tanggapan Wako Subulussalam Terkait Pembagunan Gapura Tauhid Sufi Syekh Hamzah Fansuri

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 898 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 365 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 934 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved