• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Terkait Kekerasan Wartawan Berujung Perdamaian

Praktisi Media: Hendri Harus Memberikan Keterangan Sesungguhnya

PantauNews

Rabu, 29 September 2021 19:37:49 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pernyataan korban tindak kekerasan wartawan, Hendri yang dipukul mafia penampung Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Dumai  berpotensi mengadu domba antar institusi. Termasuk berpotensi mengadu pekerja pers dengan institusi lainnya. 

" Saudara Hendri harus menjelaskan peristiwa yang sesungguhnya. Agar tidak terjadi mispersepsi terhadap pihak-pihak yang telah diberitakan," ujar Praktisi Media, Raya Dasmawanto, MSi yang juga pendiri Rumah Nawacita Riau ini, Rabu (29/09/21). 

Lebih lanjut diungkapkan Raya, banyak kerancuan dalam penjelasan korban yang mengalami tindak kekerasan wartawan di Dumai. Hal itu bisa menjadi preseden buruk yang pada akhirnya memicu kegaduhan. 

" Awalnya korban menyebut oknum aparat. Kemudian mengaku pelakunya OTK. Terakhir sudah berdamai pula secara kekeluargaan. Ini mana yang benar. Sama artinya mengadu domba wartawan dengan lembaga maupun institusi lainnya. Dan ini sangat berbahaya," tegas Raya Desmawanto. 

Agar persoalan itu bisa jernih dan terang, Raya Desmawanto meminta korban agar memberikan keterangan yang jelas. Apalagi kasus itu sudah sempat menimbulkan reaksi dan simpati rekan seprofesi. 

" Kalau sudah diselesaikan secara kekeluargaan, berarti pelakunya ada dan bukan OTK. Korban harus memberikan penjelasan yang terang," papar Raya Desmawanto. 

Pada sisi lain, M Syahrul Aidi juga menyampaikan hal yang sama, bahwa pernyataan korban sebagaimana pemberitaan di media massa serta rekaman video yang beredar sangat ambigu dan saling kontradiksi. 

" Hendri berpotensi sebagai pelaku penyebar informasi bohong atau hoax. Awalnya oknum aparat, setelah itu OTK, dan terakhir berdamai. Akibat tindakannya itu telah menimbulkan kegaduhan serta suasana yang tidak kondusif. Dan ini berpotensi masuk dalam jerat hukum pidana," tegas M Syahrul Aidi. 

M Syahrul Aidi selaku Koordinator Aksi Bela Wartawan melalui Forum Lintas Wartawan (FWL) juga menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan adanya perdamaian korban dengan pelaku. Apalagi substansi perjuangan yang tengah dilakukan yakni menyangkut perlindungan terhadap nasib wartawan. 

" Perdamaian korban dengan pelaku harus kita hormati. Silahkan saja berdamai. Namun yang mesti dipahami, substansi dari penyampaian aspirasi FWL dalam bentuk demonstrasi adalah bagaimana kedepannya tidak ada lagi wartawan yang menjadi korban kekerasan atau penganiayaan ketika sedang melakukan tugas jurnalistik di lapangan," tegas M Syahrul Aidi. 

Menurut Syahrul, rekan-rekan wartawan di bawah naungan FWL merasa prihatin dengan berulangnya terjadi kasus kekerasan terhadap wartawan. 

" Jadi ini bukan semata karena kasus yang menimpa Bung Hendri. Kalau dia bagian dari korban itu benar. Tapi yang sedang kita perjuangkan hari ini adalah menyangkut nasib dan kepastian perlindungan terhadap wartawan kedepan," tegas M Syahrul. 

Informasi yang dihimpun di lapangan, dalam keterangan awalnya korban mengaku dipukuli oleh oknum aparat saat melakukan peliputan di salah satu gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang berada tidak berapa jauh dari kantor Walikota dan DPRD Kota Dumai, Kamis (23/09/21) 

Akibat aksi pemukulan dengan helm, tangan serta kayu bloti (pengakuan korban,red) itu, tubuh korban mengalami luka di wajah dan lebam-lebam. Setelah dipaksa membuat surat pernyataan damai dan membacakannya, korban baru dibiarkan pergi oleh pelaku pemukulan. 

Merasa dirugikan, didampingi pengurus PWI Dumai, korban mendatangi Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) Dumai untuk membuat pengaduan. Sebelumnya mereka juga sempat mendatangi Mapolres Dumai. Selain itu juga dilakukan pengambilan visum. 

Kasus pemukulan itu menimbulkan simpati dan reaksi dari kalangan wartawan. Sebagai wujud perlawanan, sejumlah wartawan mengagendakan aksi demonstrasi. Aksi bertujuan mendesak aparat penegak hukum agar menindak tegas pelaku penganiayaan serta memberikan jaminan perlindungan terhadap wartawan yang melaksanakan tugas peliputan di lapangan. 

Anehnya, berselang dua hari pasca kasus pemukulan, korban mengaku bahwa pelaku yang memukulnya bukan oknum aparat melainkan orang tidak dikenal (OTK). Dalam pemberitaan yang beredar, korban juga menyebutkan akan mencabut laporannya di Sub Denpom Dumai dan akan membuat laporan resmi ke Mapolres Dumai. 

Lebih ironi lagi, dua hari kemudian melalui tayangan rekaman video, korban yang saat itu didampingi oleh Sekretaris PWI Dumai mengaku sudah berdamai dengan pelaku dan meminta komunitas wartawan agar tidak lagi mempersoalkan kasus pemukulan itu. 

Hebatnya, dalam tayangan video yang beredar pasca aksi demo bela wartawan yang digelar, Senin (27/09/21) di Mapolres Dumai, korban juga mengingatkan pihak terkait agar tidak merespon segala bentuk gerakan yang mengatasnamakan kasus pemukulan yang menimpa dirinya. (tim) 


 Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

KPK Panggil Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Modernisasi Dumai di Tangan H. Paisal, Langkah Menuju Kota Kelas Dunia

Danrem 174 Merauke Terima Kunker Kepala Kanwil Kemenkumham Papua

Ponpes Nurul Ibtida Didukung FBB Gelar Zikir Akbar

Pemberdayaan Perempuan dalam Kesetaraan Gender, Nita Ariani Pimpin Barisan Emak Emak Militan Dumai

Kapolres: Personil Harus Bertanggungjawab Memelihara, Menjaga dan Merawat Inventaris

Rawan Ditunggangi, Mahasiswa yang Berunjuk Rasa Diminta Waspada

Tertangkapnya Ikan Langka Di Sungai Siak

Geledah Mobil Pengangkut Durian, Polisi Temukan 245 Kg Ganja

Warga Keluhkan Kondisi Tempat Parkir Puskesmas Karawaci Baru

SPN Kota Dumai Buka Posko Pengaduan Polemik THR Untuk Kaum Pekerja

Inilah Ketulusan Seorang Pekerja Sosial Dalam Menjalankan Aktivitasnya

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 303 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1508 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved