AMPES: Dua Tahun Dipimpin BISA, Status Subulussalam Menurun
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Pasca pelantikan walikota, dan wakil walikota Subulussalam. pada tanggal 14 Mei 2019, berketepatan di gedung DPRK Subulussalam. Hingga hari ini sama sekali belum menunjukkan kemajuan, bahkan bisa di katakan lebih dominan adanya kemunduran.
Penilaian itu Muncul dari sudut pandang Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Subulussalam (AMPES), menilai Subulussalam di bawah kepemimpinan Bintang-Salmaza (BISA) menunjukkan status menurun
"Kita tidak tahu arah pembangunan nya kemana, dan fokusnya kemana," kata Masran Bancin sebagai Juru bicara AMPES, Kamis, (2/09/21).
Dia juga menambahkan bahwa 2 Tahun lebih sudah di pimpin BISA, namun belum juga menunjukkan tanda kemajuan.
"Padahal program yang selama ini didengungkan sangat bagus, namun hasilnya nihil dan tanpa adanya tindak lanjut,"ujarnya
Ia juga menyamakan Seperti halnya terkait smart city yang selama ini di dengungkan, tapi belum juga menunjukkan Subulussalam itu sebagai kota pintar bahkan lebih tepatnya kota mati pembangunan.
"Yang lebih parahnya lagi status plt yang di emban oleh para kepala SKPK yang sudah hampir dua tahun di pegangnya,"katanya.
Selain itu Masran Bancin yang sebagai Juru bicara AMPES sangat mempertanyakan mungkinkah selama menjabat ini seluruh SKPK nantinya akan menjadi plt.
"Sangat di sayangkan, ini akan menjadi citra buruk seorang walikota yang dipimpin oleh Pak bintang ini,"tambahnya.
Diakhir katanya, dirinya menuturkan bahwa ini akan menjadi jejak digital seorang Walikota Subulussalam dengan memimpin paling banyak plt dan yang paling lama lagi plt nya. (*)
Penulis: Juliadi


Berita Lainnya
Upacara Sertijab Kabagren dan Kasat Binmas Polres Agam
Rehab Dua Rumah Warga Miskin, Pemdes Gunong Kapho Alokasikan Dana 59 Juta
Kebakaran, Satu Rumah Di Kecamatan Lembah Gumanti Solok Ludes Dilalap Api
Dua Organisasi Mahasiswa Minta Wako Subulussalam Gagalkan Rencana Pembelian Mobdin Tahun 2022
Musda Berlangsung Sukses, Rikky Fermana Jabat Ketua PJS Babel
Ratusan Tokoh Kota Subulussalam Berkumpul, Ada Apa?
Gaji Tak Kunjung Dibayar, YARA Subulussalam Dampingi Ratusan Guru PPPK
Personil Brimobda Sumbar Inisiasi Kegiatan Khitan Massal di Koto Tangah
Pemko Langsa Terima Penghargaan Sang Sanidya Award.
Perjuangkan Realisasi Kebun Plasma, HIMAPAS Apresiasi YARA Aceh Singkil
Kegiatan Sadakata Fair Telan Biaya Rp 80 juta, AMPeS Minta Inspektorat Segera Mengaudit
Anggota DPRK Aceh Selatan Amiruddin Laksanakan Reses II Sidang II di Desa Ladang Rimba