Alami Banjir Puluhan Tahun Sampai Ada Korban Jiwa
Warga Sukanegara Minta Perhatian Dari Pemerintah Desa
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Banjir yang terjadi selama berpuluh tahun, tepatnya dari tahun 1998 sampai 2021, warga kampung Tari Kolot RT 11/02 Desa Sukanegara, kecamatan Cikupa, kabupaten Tangerang, belum mendapat perhatian yang maksimal, baik dari Pemerintah Desa Sukanegara, pihak kecamatan Cikupa maupun dari pemerintah kabupaten Tangerang, sehingga, masih mengalami kebanjiran.
Hal tersebut diungkapkan oleh Indrayana dan Wanto, warga RT 11/02, yang menjadi korban banjir. Menurut Indrayana, saat berjumpa dengan Pantaunews, mengatakan, " kami sudah berpuluh puluh tahun mengalami kebanjira dan saya juga sudah laporkan adanya musibah banjir ini langsung kepada kepala desa, kemudian ke Ketua RW dan RT, tapi tidak ada tanggapan yang serius, memang, saya pernah dikasih 2 zak semen, tapi saya anggap percuma kalau ga dikasih pasir, mana cukup hanya pakai semen, jalan itu saja saya habis dana sampai Rp 2.000.000,- karena jalan itu sempat ambruk, bahkan musibah banjir disini sudah memakan korban jiwa sebanyak 4 orang, 1 orang dapat diselamatkan dan yang 3 orang, meninggal dunia, akibat terseret arus banjir, tapi tetap saja tidak ada penanganan, baik dari tingkat RT sampai kecamatan dan kemaren Minggu malam tanggal 11 Juli 2021, kami mengalami musibah banjir lagi ", ungkap Indrayana.
Ditambahkan oleh Wanto, " peristiwa banjir yang sudah terjadi berpuluh tahun ini, sudah sering kami laporkan, tapi tetap belum pernah ada tanggapan atau respon, sehingga kami bingung harus melapor kemana, maka nya kami minta kepada Media, untuk menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Desa, kecamatan atau pemda kabupaten Tangerang ", tutur Wanto.
" Harapan kami, semoga kami dapat terbantu untuk bisa menjembatani, antara kami dengan Pemerintah daerah, mudah mudahan, keluhan kami dapat diketahui, didengar dan mendapat respon dari pemerintah daerah, dan musibah banjir yang kami alami dapat ditanggulangi sehingga kami tidak kebanjiran lagi dan juga saya mohon supaya kepala desa, RW dan RT dapat memberikan perhatian dan kasihanlah sama warga yang terkena banjir, apalagi saya punya anak kecil, kasihan kalau pas malam hari, mengalami kebanjiran, kami ingin supaya kami tidak kena banjir lagi ", harap Indrayana.
Saat akan dikonfirmasi terkait adanya banjir, pada Selasa, (13/7/2021) Sekretaris desa Sukanegara, tidak bersedia diminta konfirmasinya dan meminta awak Pantaunews, untuk minta konfirmasi ke Kasie Pemerintahan Desa, yakni, Yosep.
Menurut Kasie Pemerintahan Desa Sukanegara, " permasalahan banjir, sudah dilaporkan, sama RT dan sama anggota Dewan, memang belum ada tanggapan, dan memang dikarenakan saluran air disana berasal dari desa Bojong dan dari mana mana, mengalirnya kesana, tapi sekarang, banjirnya tidak lama, hanya sepintas, kalau dulu, lebih parah lagi, dan memang debit airnya besar, jadi tidak bisa tertampung ", jelas Yosep.
Ditambahkan oleh Yosep, " kan jalan yang dibelakang ditutup, tadinya dibuka, dan dibelakang itu, kalau tidak salah, ada Bintang Cikupa (BC), dulu itu saluran airnya besar, mungkin saat ini ada penyimpitan, tapi sekarang ketika hujan reda, air cepat surut, yang jelas, kita sudah mengupayakan dan laporkan ke kecamatan, lalu dari kecamatan sudah dilaporkan ke pusat, dan melalui musrenbang juga sudah diusulkan, memang belum ada tanggapan, tapi kita selalu mengusulkan saat musrenbang, agar ada penanganan, supaya tidak banjir lagi ", tutur Kasie Pemerintahan.
Saat diminta konfirmasi, Plt Kepala Desa Sukanegara, Suhendi, yang dijumpai dikantor kecamatan Cikupa, mengatakan, " saya kebetulan baru menjabat Plt Kades, baru kemaren saya dilantik dan saya juga bukan orang sana, jadi belum faham kronologis terjadinya banjir, hanya tahu memang disana pernah banjir dan memang, untuk saat ini, pemerintah juga belum bisa bergerak, mengingat kondisinya begini, tapi akan saya upayakan untuk menangani banjir dan akan saya laporkan hal ini ke pak camat, agar ada solusi dalam mengatasi banjir disana ", kata pak Eeng, sapaan akrabnya. (*)
Penulis : Soleh


Berita Lainnya
Dukungan Terus Mengalir, Bang Udin Optimis Perjuangkan Hingga Pilwako Dumai 2020
Viral Tugu Gerbang Tol Madiun yang Dikaitkan dengan Palu Arit PKI
Berkah Ramadhan Motivasi Karang Taruna Jaya Mukti Dalam Berbagi Dengan Sesama
Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI
Muhammad Adis: Walau Kecewa, Tetap Semangat di Pilkades Sukanegara
Polwan Polres Dumai Laksanakan Upacara Ziarah, Kasat Lantas AKP Lily Sulfiani, S.I.K : Rangkaian Kegiatan Jelang Hari Jadi Polwan Ke-75
Warga Minta Perjelasan Terkait Pembebasan Lahan Bangunan Kantor Kelurahan Bukit Kapur, Termasuk Sewa Menyewa
OTT KPK Bupati Meranti, Larshen Yunus 'Endus' Adanya Dugaan Unsur Politis
Pengakuan Pelaku Begal Payudara Usai Ditangkap
Berlakukan Jarak Jarak dan Kerumunan di Disdukcapil Dumai, Suardi: Tetap Tidak Mengurangi Pelayanan
Pemilik Lahan: Kami Tak Mengetahui, Apa Dasar Pihak Perusahaan Menggarap dan Bahkan Melakukan Pengerusakan Tanaman?
Urun Rembug Ngumpul Bareng Ormas Bersama Kodim 0715/Kendal