• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Alami Banjir Puluhan Tahun Sampai Ada Korban Jiwa

Warga Sukanegara Minta Perhatian Dari Pemerintah Desa

PantauNews

Rabu, 14 Juli 2021 10:57:36 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Banjir yang terjadi selama berpuluh tahun, tepatnya dari tahun 1998 sampai 2021, warga kampung Tari Kolot RT 11/02 Desa Sukanegara, kecamatan Cikupa, kabupaten Tangerang, belum mendapat perhatian yang maksimal, baik dari Pemerintah Desa Sukanegara, pihak kecamatan Cikupa maupun dari pemerintah kabupaten Tangerang, sehingga, masih mengalami kebanjiran.

Hal tersebut diungkapkan oleh Indrayana dan Wanto, warga RT 11/02, yang menjadi korban banjir. Menurut Indrayana, saat berjumpa dengan Pantaunews, mengatakan, " kami sudah berpuluh puluh tahun mengalami kebanjira dan saya juga sudah laporkan adanya musibah banjir ini langsung kepada kepala desa, kemudian ke Ketua RW dan RT, tapi tidak ada tanggapan yang serius, memang,  saya pernah dikasih 2 zak semen, tapi saya anggap percuma kalau ga dikasih pasir, mana cukup hanya pakai semen, jalan itu saja saya habis dana sampai Rp 2.000.000,- karena jalan itu sempat ambruk,  bahkan musibah banjir disini sudah memakan korban jiwa sebanyak 4 orang, 1 orang dapat diselamatkan dan  yang 3 orang, meninggal dunia,  akibat terseret arus banjir, tapi tetap saja tidak ada penanganan, baik dari tingkat RT sampai kecamatan dan kemaren  Minggu malam tanggal 11 Juli 2021, kami  mengalami musibah banjir lagi ", ungkap Indrayana.

Ditambahkan oleh Wanto, " peristiwa banjir yang sudah terjadi berpuluh tahun ini, sudah sering kami laporkan, tapi tetap  belum pernah ada tanggapan atau respon, sehingga kami bingung harus melapor kemana, maka nya kami minta kepada Media, untuk menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Desa, kecamatan atau pemda kabupaten Tangerang ", tutur Wanto. 

" Harapan kami, semoga kami dapat terbantu untuk bisa  menjembatani, antara kami dengan  Pemerintah daerah, mudah mudahan,  keluhan kami dapat diketahui, didengar dan mendapat respon dari pemerintah daerah,  dan musibah banjir yang kami alami dapat ditanggulangi sehingga kami tidak kebanjiran lagi dan juga saya mohon  supaya kepala desa, RW dan RT dapat  memberikan perhatian dan  kasihanlah sama warga yang terkena banjir, apalagi saya punya anak kecil, kasihan kalau pas malam hari, mengalami kebanjiran, kami ingin supaya kami tidak kena banjir lagi ", harap Indrayana.

Saat akan dikonfirmasi terkait adanya banjir, pada Selasa, (13/7/2021)  Sekretaris desa Sukanegara, tidak bersedia diminta konfirmasinya dan  meminta awak  Pantaunews, untuk minta konfirmasi ke Kasie Pemerintahan Desa, yakni, Yosep.

Menurut Kasie Pemerintahan Desa Sukanegara, " permasalahan banjir, sudah dilaporkan, sama RT dan sama anggota Dewan, memang belum ada tanggapan, dan memang dikarenakan saluran air disana berasal dari desa Bojong dan dari mana mana, mengalirnya kesana, tapi sekarang, banjirnya tidak lama, hanya sepintas, kalau dulu, lebih parah lagi, dan memang debit airnya besar, jadi tidak bisa tertampung ", jelas Yosep.

Ditambahkan oleh Yosep, " kan jalan yang dibelakang ditutup, tadinya dibuka, dan  dibelakang itu, kalau tidak salah, ada Bintang Cikupa (BC), dulu itu saluran airnya besar, mungkin saat ini ada penyimpitan, tapi sekarang ketika hujan reda, air cepat surut, yang jelas, kita sudah mengupayakan dan  laporkan ke kecamatan, lalu dari kecamatan sudah dilaporkan ke pusat, dan melalui musrenbang juga sudah diusulkan, memang belum ada tanggapan, tapi kita selalu mengusulkan saat musrenbang, agar ada penanganan, supaya tidak banjir lagi ", tutur Kasie Pemerintahan.

Saat diminta konfirmasi, Plt Kepala Desa Sukanegara, Suhendi, yang dijumpai dikantor kecamatan Cikupa,  mengatakan, " saya kebetulan baru menjabat Plt Kades, baru kemaren saya dilantik dan saya juga bukan orang sana, jadi belum faham kronologis  terjadinya banjir, hanya tahu memang disana pernah banjir dan memang, untuk saat ini, pemerintah juga belum bisa bergerak, mengingat kondisinya begini,  tapi akan saya upayakan untuk menangani banjir dan akan saya laporkan hal ini ke pak camat, agar ada solusi dalam mengatasi banjir disana ", kata pak Eeng, sapaan akrabnya. (*)

Penulis : Soleh


 Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Perkembangan Budaya dan Toleransi Antar Umat Beragama Tumbuh Harmonis Di Kota Tangerang

Masker Sudah Habis-habisan Diekspor, Mendag Baru Keluarkan Larangan

Kapolres Sampaikan kepada Pengurus FPI Dumai Terkait Larangan Kegiatan

FAPTEKAL Peduli Sosial Masyarakat, Bersinergi Dengan FPD

PWRI Riau Gelar Rapat Kerja Daerah Internal

Bersama Ketua MPC PP Dumai, Dankoti Terpilih Roberto Harianja Santuni Anak Yatim

Inilah Kreatifitas Warga RW 09 Gebang Raya Dalam Menyambut HUT RI Ke 77

Ikuti Himbauan Pemerintah, Rumah Makan Salero Tetap Buka dan Layani Pembelian Via Order

Heboh Penemuan Mayat Perempuan di Kamar Wisma Elite

Calon Kapolri, Putra Komjen Idham: Ayah Disiplin dan Teguh Prinsip

Tamu Comporta Hotel ini Menggangu Lalu Lintas, Warga Minta Management Ditegur

Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhamadiyah Kunjungi Poso

Terkini +INDEKS

Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI

12 September 2026
Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba Hari Kemerdekaan kepada Warga Binaan dan Petugas
12 September 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
12 September 2026
Siswa SMA N 2 Tanah Putih Gali Ilmu Budaya di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih
11 September 2026
Lestarikan Budaya, Rahmat Pantun Terima Dukungan Penerbitan Buku Pantun dari PHR
11 September 2026
Dari Sungai Pakning ke Pune India: Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan
11 September 2026
JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber
10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 389 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 624 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 259 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 602 Kali
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Resmi Lantik Nanda Sabrina ST Sebagai Ketua TP Kecamatan Sinaboi
Dibaca : 207 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved