Warga Semakin Resah Dengan Maraknya Peredaran Narkoba di Inhu
INDRAGIRI HULU, PANTAUNEWS.CO.ID - Dengan semakin maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Inhu Riau membuat masyarakat semakin resah. Sebab, selain perederannya mulai dari kalangan menengah keatas hingga lapis bawah, para pengedar juga mencari penikmat barang haram tersebut hingga ke tingkat anak-anak sekolah.
Hal itu di sampaikan oleh pemerhati sosial asal Airmolek, Kecamatan Pasir Penyu, H Hatta Munir kepada media ini, Rabu 3 Maret 2021. Menurutnya, peredaran narkoba di Kabupaten Inhu selama beberapa tahun belakangan ini merupakan perbuatan dari salah satu oknum bandar narkoba, Goto.
"Si Goto itu termasuk licik dan sangat licin seperti belut. Sebab, jaringan Goto itu.cukup luas. Sudah bertahun-tahun dia itu menghindar dari kejaran polisi. Untuk itu kita meminta kepada Polres Inhu untuk menangkap Goto," tegasnya.
Dikatakannya, Polres Inhu sudah berupaya untuk mencari Goto tapi belum juga tertangkap. Sebab, Goto itu kerap berpindah-pindah tempat persembunyiannya.
Terkadang, lanjutnya, ada yang menyebutkan jika Goto sering berada di Kelurahan Sekar Mawar, Kecamatan Pasir Penyu dan juga di Desa Rimpian, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Inhu, Riau.
Bahkan Goto berada di luar Kabupaten Inhu sehingga Goto sangat licin untuk di tangkap polisi.
"Sekarang ini si Goto dari pertama pemain (pengedar) biasa kini sudah menjadi bandar besar Sabu di Kabupaten Inhu. Selama delapam tahun si Goto menjadi pemain narkoba jenis sabu. Peredaran sabu Goto sudah cukup banyak di Kabupaten Inhu," tegasnya.
Bahkan, kata mantan anggota DPRD Inhu ini, jaringan sabu Goto sudah masuk ke sekolah-sekolah yang di edarkan oleh anggotanya.
"Ada paket senilai Rp25 ribu yang di edarkan anak buah Goto ke kalangan anak sekolah, mulai tingkat SMP dan SMA/Sederajat. Untuk itu kita meminta peran serta masyarakat agar dapat membantu mencegah perederannya dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian agar Goto cepat di tangkap," tegas Hatta Munir.
Lain pihak, Kapolres Inhu AKBP Efrizal melalui PS Paur Humas Polres Inhu menegaskan, Polres Inhu siap menerima informasi dari masyarakat.
"Persoalan narkoba ini merupakan masalah kita bersama. Sehingga peran serta masyarakat sangat membantu pihak kepolisian. Karena polisi tidak bisa bekerja tanpa peran serta masyarakat secara bersama-sama memberantas narkoba. Sehingga setiap ada pengguna maupun pengedar di lingkungannya di harapkan agar melaporkannya ke polisi," kata Misran. (*)
Penulis: Yuswanto


Berita Lainnya
Polri Angkat Bicara Soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi
Dugaan Unprosedural, Dr Yudi Kriemen Minta Propam Mabes Polri Evakuasi Kinerja Subdit I Dit Reskrimum Polda Riau
17 Orang Tahanan Polsek Tenayan Raya Pekanbaru Kabur, Beberapa Orang Berhasil Diamankan
Fap Tekal Resmi Melayangkan Laporan ke Polres Dumai, kecelakaan kerja Maut Merenggut Nyawa pekerja LS di PT Kilang Pertamina Internasional
Pertemuan Bipartit Gagal, SPN Soroti Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di PT. Lancang Kuning Sukses
Kepanikan Warga Pecah, Kilang Pertamina Dumai Kembali Terbakar: Ledakan, Getaran, dan Trauma Massal
7 Tersangka Jaringan Narkoba Internasional Di Gulung Polda Riau
Respon Cepat, Bupati Rohil Jenguk Pasien Keracunan di RSUD Dr Pratomo
Lemahnya Pengawasan, Bagian Kursi Ditaman DIC Disikat Maling, Diduga dijual sebagai Besi Tua
Polisi Bongkar Keterlibatan Napi Lapas Tembilahan Kendalikan Peredaran Narkoba di Pelalawan
Mengapa Begitu Susahnya Menangkap Seorang Goto
Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana