Wali Kota Pariaman Tak Setuju SKB 3 Menteri terkait Seragam Sekolah
PARIAMAN, PANTAUNEWS.CO.ID - Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) Genius Umar tidak akan menerapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terkait pelarangan seragam sekolah beratribut agama. Alasan penolakan karena warga di Pariaman bersifat homogen.
"Intinya untuk Kota Pariaman kebijakan SKB 3 Menteri ini tidak akan diberlakukan," kata Genius Umar di Pariaman, Sabtu (13/2/2021).
Dia mengatakan, SKB 3 Menteri tersebut tidak dapat diterapkan di semua kota dan kabupaten karena tidak semua daerah di Sumbar bersifat heterogen. Berbeda dengan Padang yang warganya bersifat heterogen, dan merupakan lokasi terjadinya pertentangan aturan penggunaan jilbab bagi siswa di sekolah.
"Kasus seperti itu tidak pernah ada di Pariaman, jadi biarkanlah berjalan seperti biasanya" katanya.
Dia pun menegaskan siap mendapatkan sanksi dari pemerintah pusat terkait penolakan SKB tersebut di Pariaman. Menurutnya, jika SKB 3 Menteri tersebut diterapkan akan menimbulkan dampak pada sekolah yang memang memberikan pendidikan karakter sesuai dengan agama peserta didik.
Dia meminta Gubernur Sumbar berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk membahas hal tersebut secara bersama-sama terkait patut atau tidaknya aturan itu diterapkan.
"Kalau perlu saya akan surati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk bisa bertemu langsung dengan beliau guna membahas masalah ini jika apa yang dijembatani gubernur tidak berfungsi," ujarnya. (*)


Berita Lainnya
Kapolda Riau Kunjungan Kerja ke Dumai, Dirangkaikan Dengan Kegiatan Penanaman Pohon dan Jagung
Bagi Seorang Wartawan, Menaati Kode Etik adalah "Harga Mati"
Dimas Sekolah Sendiri karena Tak Punya Smartphone, Banyak Siswa Senasib
Gaji Guru Bantu Tak Kunjung Cair, Aktivis Pendidikan Desak Gubernur Riau Copot PLT Kadisdik
Peyerahan Penghargaan Inspiratif Amazing Kids , Walikota Dumai : Nadhira Asraf Menginspirasi Anak Anak
Laksanakan KKN, Mahasiswa Bangun Taman Bacaan di Cimone Jaya Karawaci
Desak Reformasi Pendidikan, Aktivis Erwin Sitompul Minta Pj Gubri Copot Pejabat Diduga Terlibat Nepotisme dan Korupsi di Disdik Riau
Kepala MAN 1 Mukomuko Bahas Komitmen Orang Tua dan Siswa
IKA FIA Unilak Menghadiri Yudisium 105 Mahasiswa FIA Unilak
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Herman Herry Resmi Pimpin HNSI 2023-2028, DPD Riau Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Nelayan
Camat Sungai Apit Resmi Tutup STQ Ke IX