• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Kuansing

Air Terjun Batang Koban, Surga Tersembunyi di Negeri Seribu Jalur

PantauNews

Senin, 21 Desember 2020 21:36:01 WIB
Cetak

TELUKKUANTAN, PANTAUNEWS.CO.ID - Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kaya akan destinasi wisata alam. Salah satunya objek wisata air terjun yang mempesona. Negeri jalur itu terdapat 32 objek wisata Air Terjun. Salah satunya, Air Terjun Batang Koban di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan.

Objek wisata Air Terjun Batang Koban ini merupakan air terjun tujuh tingkat. Posisi air terjun ini di perbukitan persis di tepi Sungai Batang Kuantan.

Memang, jika dilihat sepintas dari tepi Sungai Kuantan, objek air terjun ini tidak terlihat. Hanya suara air mengalir gemericik yang memanjakan telinga.

TERKAIT
  • LSM Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Kota Dumai Beri Data Keanggotaan Ke Disnakertrans
  • Lapor Struktur Baru, DPC GANN Kota Dumai Silaturahmi Ke Kesbangpol
  • Minang Marentak!

Hal ini disebabkan oleh tingkatan air terjun tertutup rerimbunan pohon dan bebatuan. Selain itu, di tepi Sungai Kuantan sebagai pintu masuk objek wisata ini berdiri dermaga yang megah.

Ini pengalaman pertama kali saat bersama teman-teman Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuansing mengeksplore objek wisata Air Terjun Batang Koban, Hulu Kuantan, Sabtu (19/12/2020) lalu.

Sebelum menikmati panorama air terjun, pengunjung bisa melepas lelah sejenak di dermaga. Karena di antara dermaga kanan dan kiri dibangun bangunan beratap cukup luas untuk istirahat.

Kebetulan saat itu bukan hanya rombongan PWI Kuansing saja, namun ada sejumlah komunitas pecinta alam dan rombongan lainnya yang hendak menikmati pesona Air Terjun Batang Koban.

"Kalau libur akhir pekan ramai. Tidak hanya pengunjung lokal, tapi juga dari luar. Bisa 200-an pengunjung perhari," kata Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Kuansing, Nasjuneri kepada awak media.

Untuk mengeksplor Air Terjun Batang Koban, pengunjung harus berjalan kaki menapaki tangga cor semen yang sudah dibuat.

Di perjalanan, pengunjung akan dimanjakan dengan pesona asrinya pepohonan yang membuat sensasi tersendiri.

"Untuk naik ke atas aksesnya cukup mudah. Sudah ada tangga," ungkap Nasjuneri.

Namun tangga yang dibuat hanya sampai air terjun tingkat keenam. Untuk naik ke tingkat ketujuh, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri hutan dengan kemiringan 70 derajat. Cukup menguras tenaga dan menguji adrenalin.

Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, pengunjung akan menemukan surga yang tersembunyi di tengah hutan, yakni Air Terjun Batang Koban tingkat ketujuh yang tingginya sekira 15 meter.

"Memang spot air terjun paling bagus tingkat ketujuh. Tapi aksesnya sulit. Tapi puas saat sampai ke atas sana. Bagus banget," katanya.

Lokasi Air Terjun Batang Koban juga mudah diakses. Jika dari Kota Telukkuatan pengunjung bisa menggunakan mobil atau motor ke Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan. Perjalanan ditempuh sekitar 45 menit.

Sesampainya di Desa Lubuk Ambacang, pengunjung bisa langsung turun ke Sungai Batang Kuantan. Di sana sudah standby beberapa boat yang akan mengantar ke lokasi air terjun.

"Dari Desa Lubuk Ambacang ke Air Terjun Batang Koban sekira 15-20 menit," katanya.

Air Terjun Batang Koban memiliki air yang jernih. Bisa untuk mandi. Tentu ini membuat pengunjung sangat ingin mengunjunginya. Pemandangannya yang masih asri memberikan suasana rilex dan santai.

Selain itu, di kawasan Batang Koban juga banyak ditemukan gazebo tempat istirahat, musala dan fasilitas lainnya termasuk toilet.

Namun kondisinya kurang terurus. Meskipun begitu, objek wisata ini bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kuansing.

"Kita berharap ke depan destinasi ini menjadi perhatian, karena objek wisata Air Terjun Batang Koban ini cukup menarik wisatawan datang ke Kuansing," cakap Nasjuneri.***


Sumber : Cakaplah.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Zulfendy Ikut Bertarung Memperebutkan Kursi Ketua KONI Inhu

Kapolda Riau dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Rupat

Cek Kesiapan Prajurit, Walikota Dumai Sambut Kedatangan Danpussenarhanud

Rumah Pangkas Kita Binaan Apical , Kini Ramai Dikunjungi Pelanggan

Pimpin Sertijab Wakapolres, 4 PJU dan Lima Kapolsek, Ini Pesan Strategis Kapolres Rohul

Operasi Patuh Lancang Kuning 2022 Digelar Mulai Hari Ini, Kapolda Riau Pimpin Apel Gabungan

F-SPTI Inhu Akan Demo PT NHR, Buntut Penghentian Pekerja Buruh Bongkar Muat

Imelda: Jagalah Kebersihan dan Buang Sampah Pada Tempatnya

Moris Adidi Yogia Nyatakan Siap Maju Sebagai Calon Ketua IKA Unri

Ajang Riau Investment Award 2023, Kabupaten Rokan Hulu Raih Berbagai Penghargaan

Tidak Indahkan Edaran Kadisdik Riau dan Permendikbud No 75 Tahun 2016, Kepsek SMAN 1 Rohil Dilaporkan ke Ombudsman

Plt. Ketum Sebut Roh PJS Ada Di Riau

Terkini +INDEKS

FSPMI Dumai Laporkan Mitra RS Awal Bros ke Pengawas Ketenagakerjaan, Diduga Bayar Upah di Bawah UMK dan Langgar Aturan Lembur

29 Juli 2026
Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
29 Juli 2026
Aparat Bongkar Dugaan Penimbunan Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
29 Juli 2026
Bipartit Gagal Dua Kali, FSPMI Dumai Bawa Sengketa PHK PT Tridaya Dimensi Indonesia ke Disnaker
29 Juli 2026
PT ITA dan Pemkab Siak Tanam 5.000 Mangrove, Perkuat Kolaborasi Jaga Pesisir
28 Juli 2026
Ketua Petani Plasma Rohil Zulfakar Tuntut Kejelasan Data, Transparansi
28 Juli 2026
DKPP Dumai Luncurkan LENTERA, Inovasi Edukasi Pertanian untuk Cetak Generasi Petani Muda
28 Juli 2026
Perkuat Pemahaman Personel Polres Dumai terhadap KUHP, KUHAP, dan Perubahan UU Kepolisian
28 Juli 2026
Rapat Lanjutan Banggar DPRD Rohil Bersama Inspektorat, Dlh, Disdik dan Camat Pasir Limau Kapas
28 Juli 2026
Banggar DPRD Rohil Laksanakan Rapat Lanjutan Bersama TAPD dan OPD
28 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 328 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 311 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 245 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 359 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 397 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved