• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Ekonomi

Belum Genap Sebulan Status Darurat Siaga Covid-19 di Kota Dumai, Tapi Dampak Ekonomi sudah Dirasakan Kalangan Usaha

Redaksi

Senin, 06 April 2020 12:33:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) – Pasca status darurat siaga antisipasi wabah virus corona (Covid-19) di Kota Dumai, sesuai dengan surat edaran dan himbauan Pemerintah Kota Dumai sangat berdampak kepada ekonomi masyarakat.

Baik pemerintah pusat dan maupun pemerintah daerah yang sudah menggalakan pemutusan mata rantai penyebaran virus yang mengancam kelangsungan hidup manusia ini, namun imbasnya sangat berdampak dengan terjadinya penurunan  daya beli masyarakat.

Pantauan dilapangan, hampir seluruh elemen usaha yang ada di Kota Dumai terjadi penurunan yang signifikan dan bahkan ada yang terancam gulung tikar. Penurunan omzet yang berkisar diatas 50%, Hal ini diakui Manager Plaza Ramayana Dept Store Dumai Aldo, pasca wabah Covid-19 melanda di Kota Dumai.

“Ada sekitar 50% penurunan omzet Ramayana Dumai, pasca melonjaknya wabah corona di Kota Dumai,” ungkap Aldo, Minggu (05/04/2020).

Pemberlakukan dan pembatasan jam operasional di Ramayana Dumai sebagai salah satu langkah pemerintah untuk memutuskan mata rantai Covid-19, Aldo sangat mendukung tindakan pemerintah. Ramayana Dumai yang lazimnya memberlakukan 2 shift, pasca edaran dan himbauan berubah menjadi 1 shift.

“Sejak dua minggu yang lalu, kita hanya memberlakukan satu shift kepada karyawan di Ramayana Dumai. Buka jam 12.00 WIB dan tutup jam 20.00 WIB,” jelas Aldo.

Menurunnya intensites dan aktivitas masyarakat pasca merebaknya Covid-19, hal ini berimbas kepada pendapatan dan daya beli dimasyarakat. Hampir seluruh elemen usaha terimbas dampak penyebaran Covid-19, dengan semakin memburuknya perekonomian masyarakat.

Terlihat hampir seluruh titik-titik usaha terjadi kemacetan perputaran uang pasca meningkatnya status Orang Dalam Pemantauan (ODP) ke tingkat Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kota Dumai. Hal ini, salah satu menjadi indikator kecemasan dan berdampak kepada psikologis dimasyarakat.

Salah satu pengusaha sepatu di jalan Ombak, Rizam Fajar mengungkap hal serupa. Ia meminta kepada pemerintah juga mencarikan solusi agar dampak ekonomi ini tidak semakin memburuk, Senin (06/04/2020).

“Kami juga takut dengan virus corona dan sangat mendukung sekali arahan pemerintah terkait pemutusan mata rantai wabah virus yang sudah mencekam dimasyarakat. Semoga ada kebijaksaan dari pemerintah dan langkah cepat dalam mengatasi persoalan yang menjadi tendisius dewasa ini,” ucap Rizam seraya berharap.

Seperti dikutip berita sebelumnya, pasca penutupan Taman Bukit Gelanggang bagi pedagang yang lazimnya mencari nafkah dilokasi wisata kuliner aset Pemerintah Kota Dumai tersebut juga terimbas. Akibat dengan desakan kebutuhan dan ekonomi, para pedagang tetap bersikuh dan ingin tetap berjualan dilokasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Setelah dilakukan mediasi, pedagang diperbolehkan berjualan, namun tidak dibenarkan menyediakan tempat duduk bagi pembeli dan bersedia mengikuti arahan pemerintah. Walaupun dibenarkan untuk berjualan, namun diakui terjadi penurunan yang sangat drastis omzet penjualan dari rata-rata perhari.

“Kami takut juga sama virus corona, tapi kami juga lebih takut lagi jika anak dan istri kami mati kelaparan,” pungkas salah satu pedagang di Taman Bukit Gelanggang beberapa waktu lalu.

Penulis: Aan Heru Saputra

Editor: Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Berbuat Untuk Masyarakat, Tim GJB Pemuda Sintong Kembali Bagikan Sembako ke 22 Kepada Warga Kurang Mampu

Kabupaten Rohil Kembali Mendapat Kunjungan Dari Tim Penilai Adipura Kementerian LHK

Waktu Tepat Upgrade Elektronik dalam Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Antisipasi Tindakan Spekulan, Disperindag dan Tim Satgas Awasi Stok Minyak Makan di Pasaran

Danamon Privilege Appreciation Series, Pegang Kendali Kesejahteraan Keluarga Dalam Merencanakan Tahun Macan Air

Camat, Lurah Serta RT RW Hadiri Malam Penyerahan Hadiah Lomba HUT RI Ke 81 Warga dan Pemuda RT 014

Pemuda Pemudi Lokal Sulit Tembus Dunia Industri Kota Dumai, LPPD dan SPN Dumai Siap Gelar Aksi

Tak Hanya Janji, Bupati Rohil H Bistamam Turun Langsung ke Bagan Batu Pastikan Arah Pembangunan Yang Merata dan Berkelanjutan

Gagal Bipartit, Serikat Pekerja Nasional Adukan 2 Perusahaan Sekaligus Ke Dinas Tenaga Kerja

Ketua KADIN Dumai: Tol Pekanbaru-Dumai Mendorong Pemulihan Ekonomi

Pasar Senggol Dumai Kembali Ramai, Pedagang Dan Pembeli Antusias Menyambut Lebaran Haji

Polres Rohil Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Terkini +INDEKS

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Penghargaan Pelaksana Donor Darah Terbanyak di Dumai, Buah Konsisten Kepedulian untuk Masyarakat

18 September 2026
Polsek Dumai Barat Tangkap Dua Tersangka Pencurian Pupuk, Hasil Pengembangan Perkara
18 September 2026
DPP Lembaga Sikat Perisih Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan Bahas Tenaga Kerja dan Lingkungan Hidup
18 September 2026
100 Kali Donor Darah, Darmawan Raih Penghargaan PMI Dumai: Konsisten Berbagi untuk Sesama
17 September 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Barat LG Situmorang SH Lakukan Monitoring, Pendampingan Penyaluran Bantuan Pangan Beras
17 September 2026
Kelurahan Bagan Barat Salurankan Bantuan Pangan Beras Sebanyak 1834 Kepada Penerima Manfaat Periode Juli, Agustus, September 2026
17 September 2026
Respon Cepat Laporan Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bantu Padamkan Kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai
17 September 2026
DPRD Gelar Rapat Dengan Agenda Penyampaian Pendapat Bupati Terhadap Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Rokan Hilir Hijau
16 September 2026
PT Tridaya Tak Hadiri Klarifikasi Disnaker Dumai, Perselisihan PHK Mantan Pekerja Berlanjut
16 September 2026
Polres Dumai Gelar Sertijab dan Kenal Pamit Kasat Intelkam serta Dua Kapolsek
16 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan

Dibaca : 369 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
Dibaca : 244 Kali
Lestarikan Budaya, Rahmat Pantun Terima Dukungan Penerbitan Buku Pantun dari PHR
Dibaca : 213 Kali
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
Dibaca : 404 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 662 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved