PILIHAN
3 Provokator Penolakan Jenazah Perawat Semarang Ditetapkan Tersangka!
![]() |
| Foto: Ilustrasi (Net) |
"Iya sudah (ditetapkan tersangka) kemarin," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar F Sutisna saat dimintai konfirmasi, Minggu (12/04/2020).
Diberitakan sebelumnya, Polda Jawa Tengah mengamankan tiga orang terkait penolakan jenazah perawat positif virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Semarang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Budi Haryanto mengatakan tiga orang pria tersebut diamankan karena diduga menjadi provokator dalam aksi penolakan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwarak, lingkungan Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang pada Kamis (09/04/2020) lalu.
Setelah mendapat penolakan warga, jenazah perawat itu akhirnya dibawa lagi ke Kota Semarang dan diputuskan untuk dimakamkan di kompleks Pemakaman dr Kariadi yang berada di kawasan TPU Bergota.
"Kami dari pihak kepolisian mengamankan tiga orang yang kita duga jadi provokator, memprovokasi warga sehingga warga menolak acara pemakaman yang sudah sesuai standar dan SOP," kata Budi kepada wartawan di Mapolda Jateng, Sabtu (11/04/2020).
Budi juga menjelaskan polisi paham dengan kekhawatiran sejumlah masyarakat soal penyebaran virus Corona. Namun ia memastikan pemerintah tidak ceroboh dalam pemakaman pasien positif virus Corona.
"Kami pasti mengawal dan pemerintah tidak mungkin ceroboh, tidak mungkin tidak perhatikan keselamatan warga. Setiap pemakaman jenazah terinveksi Corona sudah dapatkan SOP," jelasnya.
Dari informasi yang diperoleh, tiga orang yang diamankan merupakan tokoh masyarakat. Mereka terlibat dalam upaya blokade untuk menolak pemakaman jenazah perawat yang rencananya akan dimakamkan di sebelah makam ayahnya.
Selain itu, polisi juga telah memeriksa tujuh orang saksi. "Saksi diperiksa tujuh orang," ujar Budi.
Sumber: Detik.com



Berita Lainnya
Pengamat: Hari Ini Kita Butuh Makan, Bukan Dibelikan Baju
Turap Roboh Nyaris Membahayakan Warga Hingga Kini Belum Ada Perbaikan
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Kunjungi Politeknik Negeri Bengkalis
GRIB Jaya PAC Sungai Sembilan Gelar Jumat Berkah di Masjid Al-Munawaroh
Bakti Sosial Bantuan Covid 19 Kejari Dumai
Akhirnya Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Natuna
Caroline: Harus Jadi Pusat Perjuangan Partai
Busyet!! Sesama Guru Saling Baku Hamtam, Siswa yang Melerai
Harga Gambir Tahun 2018 Untungkan Petani
Viral Nenek Ditendang-Diseret di Pasar Sleman, Ini Kata Pemda DIY
Apical Dumai Rayakan RGE Founder Day 2024 dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Lingkungan
Tenaga Harian Lepas Bakal Dipecat 5.716 Orang di Dumai