• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Mata Uang Rp15.000 per USD, Luhut Akui Kondisi Rupiah Sangat Berat

Redaksi

Senin, 16 Maret 2020 13:08:00 WIB
Cetak


Jakarta (PantauNews.co.id) - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui bahwa kondisi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) saat ini sangat berat. Mata uang kecintaan kita terus melemah mendekati level psikologis Rp15.000 per USD.

Dalam penutupan perdagangan Senin (16/03/2020), kurs rupiah di pasar spot mengalami panas tinggi sebesar 155 poin atau 1,05% ke posisi Rp14.932 per USD.

"Rupiah mendekati Rp15.000 (per dolar AS) dan kondisi ini sangat berat," ujar Luhut di Jakarta, Senin (16/03/2020). Baca: Aduh, Rupiah Mengalami Panas Tinggi ke Rp14.932

Luhut mengatakan bahwa terus melemahnya nilai tukar rupiah dan pasar saham Indonesia karena pasar keuangan sedang bergejolak.

"Rupiah dan pasar saham kita terjun bukan hanya kita saja tapi semuanya mengalami penurunan cukup besar. Tapi kita masih cukup baik dibandingkan negara lainnya," ujar Luhut.

"Karena saham kita terjun bukan hanya kita tapi semuanya mengalami penurunannya yang cukup besar,tapi kita cukup baik dibandingkan negara lainnya," jelasnya.

Sebagai informasi, rupiah bersama mata uang Asia lainnya babak belur pada penutupan dagang Senin ini. Pelemahan terbesar terjadi pada baht Thailand sebanyak 1,38%, disusul peso Filipina yang anjlok 1,20%, lalu rupiah melemah 1,05%, ringgit Malaysia turun 0,70%, rupee India tergerus 0,53%, dan dolar Singapura tidak berdaya 0,48%.

Sumber: Sindonews.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Jika Jadi Bos Pertamina Ahok Bisa Bawa Pulang Rp 3,2 M/Bulan

Tidak Diketahui Penyebab Karhutla, Warga Tanjung Punak Sebut Bahwa Sumber Api Berasal dari 'Setan atau Hantu'

Drainase Di Jalan Hos Tjokroaminoto Kota Tangerang Mampet

Pertemuan King Faaz Dengan Arsy Hermansyah, Anang Restui Perjodohan Mereka

PT KPI RU Dumai Raih Penghargaan Dalam Ajang Bisnis Indonesia CSR Award

Pertikaiannya dengan Kadisdukcapil Kota Dumai, Ismail Sebut Suardi 'Kacang Lupa Kulit'

HUT Ke-75 RI, Gubernur Riau Bagikan Masker ke Masyarakat

Polemik Misteri Salinan APBDes Lae Ikan, Kini Sudah Terjawab

15 Miliar Anggaran untuk Pengembangan Daerah Wisata Dumai

Pemko Tangerang Bahas Aturan Pelaksanaan Ibadah Selama Ramadhan

Warga Perumahan Griya Sangiang Mas RW 09 Gebang Raya Nikmati Program PJU

DPP AWDI Bidang Penerbitan Akan Tampil dengan Strategi Oposisi dan Independen

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 254 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved