• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Sudah Lama Tidak Kelihatan Mondar Mandir, Apek Ditemukan Warga dalam Kondisi Mengenaskan

Redaksi

Kamis, 06 Februari 2020 12:49:00 WIB
Cetak

Lokasi Rumah Kontrakan Hendra (Apek) di Jalan Diponegoro (Sukajadi) Gang Sawo RT 17, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota
Dumai (PantauNews.co.id) – Penemuan mayat seorang kakek tua yang sudah terbujur kaku serta membusuk didalam rumah kontrakannya, di Jalan Diponegoro (Sukajadi) Gang Sawo RT 17, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Rabu (05/02/2020) kemarin.

Informasi yang terangkum, kakek tua yang tinggal seorang diri ini ditemukan warga sudah dalam tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Kakek yang bernama Hendra (66) yang biasa akrab disapa masyarakat Apek ini, diakui sudah jarang kelihatan mondar mandir disekitaran kediamannya.

Apek yang biasa ramah dengan menyapa warga ini, biasanya sering kelihatan pergi dan pulang melintasi dengan sepeda motornya. Kondisi kediaman Apek yang berada diujung sudut lorong Gang Sawo dari tiga petak rumah kontrakan milik Aulia Ambarito, baru diketahui warga adanya bau yang menyengat dengan banyaknya lalat bertebangan di tempat kejadian perkara.

Ketua RT 17 Kelurahan Rimba Sekampung Azwar, saat dimintai keterangan mengakui bahwa kondisi sang kakek sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Ia dihubungi oleh pemilik rumah kontrakan, berkat aduan dari tetangga sebelah rumah Apek, adanya bau busuk dan banyak lalat berterbangan.

“Saya dihubungi oleh pemilik kontrakan bahwa ada penghuni kontrakan sudah dalam tergelatak dilantai dan tidak sadarkan diri, ” ungkap Azwar, Kamis (06/02/2020).

Pemilik kontrakan yang sempat mengintip dari fentilasi udara pintu depan rumah, korban sudah dalam kondisi tergeletak dilantai, langsung buru buru menghubungi Ketua RT setempat. Ketua RT langsung menghubungi pihak kepolisian agar cepat ditangani sekitar pukul 16.00 WIB Rabu (05/02) kemarin.

Pintu rumah kontrakan yang didobrak paksa oleh pertugas, langsung mengeluarkan bau yang menyengat. Belum diketahui, sudah berapa lama Apek terbaring dilantai dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Informasi, kondisi Apek yang sudah mengeluarkan bau tidak sedap ini mengeluarkan darah dan adanya keluar air dari jasad.

“Apek itu ramah dengan warga dan selalu menyapa. Saya juga terkejut dengar kabar Apek yang sudah hampir 2 tahun ini meninggal dalam kondisi mengenaskan,” kata Azuar.

Tokoh masyarakat Rimba Sekampung Suherman alias Jibun, juga dihubungi oleh Ketua RT. Apek yang tinggal seorang diri tanpa anak dan istri ini, Jibun mengakui bahwa anak dan kerabat Apek, berada diluar Kota Dumai.

“Anak anaknya ada diluar kota semua, ada di Duri, Jakarta dan luar negeri Singapura. Didumai hanya sanak famili jauh saja yang ada. Apek ini memang tidak seorang diri di Dumai,” papar Jibun.

Seperti dilansir Infowarta.com, Kasubag Humas Polres Dumai, AKP Dedi Novarizal menjelaskan setelah dilakukan olah TKP, polisi menyimpulkan sebagai berikut. Jenazah ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Kedua, tanda-tanda kekerasan tidak bisa terlihat lagi secara kasat mata. Pintu rumah dalam kondisi terkunci. Kunci pintu rumah ditemukan disamping pinggang mayat yang terhimpit celana kain warna hitam diduga milik korban. Dan pada saat ditemukan, kondisi korban tidak menggunakan sehelai pakaian.

“Dari hasil olah TKP, petugas mendapati barang bukti berupa obat-obatan seperti antibiotik, pereda nyeri hingga obat diare. 1 unit sepeda motor beserta STNK dan BPKB, 3 unit Handphone, kartu ATM, dan dokumen kependudukan,” kata AKP Dedi.

Sekira pukul 18.26 WIB, jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Dumai dengan mengunakan mobil Ambulance Dinas Kesehatan Kota Dumai, guna dilakukan Visum Et Repertum.

“Dengan kondisi mayat yang sudah membusuk, sulit untuk dilakukan Visum luar. Selanjutnya petugas melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk dilakukan autopsi. Namun pihak kekuarga menolak untuk dilakukan autopsi,” pungkasnya.

Penulis: Erwin Komeng

Editor: Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Destiansi Wisata Pulau Pinang Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tapi Minim Fasilitas Bagi Pengunjung

Ketua DPD PJS Sumut Buka Turnamen Catur Rileks Kedua di Tebing Tinggi

Dikejar dan Acungkan Pistol ke Polisi, Dua Bandar di Dumai Ditembak Mati

STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Kunjungi Politeknik Negeri Bengkalis

LPPD Gelar Rapat Besar dan Siapkan Mimbar Bebas Refleksi 100 Hari Kepemimpinan Wali Kota

Dampak Pandemi Covid-19 di Kota Dumai, Ada 20 Ribu KK Menerima Bantuan Sembako

Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kebakaran hutan dan lahan.

PT KPI Unit Dumai dan Sei Pakning Raih Penghargaan Communitas Awards 2023 dari Amerika Serikat

Anggota DPRD Tasril Jamal Apresiasi RSUD Kota Tangerang

6 Paket Lelang DAK Lolos disaat Covid-19, Ismanora: Walikota Bisa Saja Membatalkan, Walaupun Sudah Memiliki Kontrak

Sepi Pengunjung, Pedagang Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Terancam Gulung Tikar

KPAI Minta Polisi Periksa Kejiwaan Ibu yang Masukkan Bayinya ke Mesin Cuci

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved