PILIHAN
Lampu PJU Dicopot, DPRD Ingatkan Dishub Lakukan Sosialisasi
![]() |
| Foto: Ilustrasi (Net) |
Sebenarnya penggantian lampu tersebut merupakan program dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menekan membengkaknya tagihan biaya PJU kepada PT PLN. Namun hal tersebut juga mengundang protes masyarakat dikarenakan sebelum melakukan pencopotan PJU tidak dibarengi dengan sosialisasi ke masyarakat sehingga hal tersebut mengundang protes masyarakat.
"Ini seharusnya dilakukan dengan cara beriringan, jangan cuma datang lalu copot sehingga membuat jalanan warga menjadi gelap," cakap Krismat, Sabtu (22/02/2020).
Selanjutnya jika tidak dilakukan secara beriringan atau tidak segera dilakukan pergantian, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru ini menilai hal tersebut akan meningkatkan kriminalitas.
"Harus ada solusi yang langsung, bukan setelah dicopot langsung dibiarin, atau tunggu datang surat dari RT/RW baru dipasang lagi lampunya. Yang begitu gak bener," jelasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini tengah melakukan pergantian PJU yang dinilai boros energi sehingga membuat tagihan PLN ke Pemko Pekanbaru melonjak drastis.
Krismat berharap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso untuk segera melihat kondisi tersebut sehingga keresahan masyarakat tersebut dapat teratasi.
Sumber: Cakaplah.com



Berita Lainnya
Bapenda Riau Kembali Hapuskan Denda Pajak Kendaraan, Ini Jadwalnya
Tidak Bertugas Lagi di Rutan Dumai, Banyak yang Merasa Kehilangan Sosok Seorang Aldino Octalaperta
Gojek Elite Squad Bersama PMI Tangerang Selatan Gelar Aksi Donor Darah
Cegah Covid-19, GP Ansor Singorojo Tunda PKD
4 hektar lahan Hangus saat kebakaran di Dumai Motor ,Tanjung Palas
Gara Gara Ditagih Utang, Pasutri Nekad Bunuh Nenek Kandungnya
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo Santuni Korban Kebakaran Di Neglasari
PAC Pemuda Pancasila Dumai Barat Akan Melaksanakan RPP Ke-IX
Masjid Durunnafis Disemprot Disinfektan,Cegah Penularan Virus Corona
Gubernur Jateng Kirim 18 Relawan dan Bantuan Untuk Korban Bencana NTT
Kurang Mendapat Perhatikan, Limbah Industri Pangan di Bukit Batrem Masih Menimbulkan Aroma yang Menyengat
Alami Peningkatan, Positif Covid-19 di Bireuen Capai 26 Orang