PILIHAN
Gara Gara Pihak Disnakertrans Dumai tidak Hadir, Tuntutan Aksi Damai FAP Tekal di PT IBP Bubar Tanpa Kejelasan
Dumai (PantauNews.co.id) – Aksi damai yang dilakukan oleh Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP Tekal ) yang berlangsung di PT Inti Benua Perkasa (IBP) di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (29/01/2020), sangat disayangkan pihak Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmograsi tidak menampakkan batang hidungnya.
Gelar aksi yang dimulai pada pukul 08.00 WIB, aksi damai ini akan digelar selama 3 hari ini sesuai dengan surat dikirim ke Polres Dumai. Tuntutan yang dilakukan sekelompok pejuang tenaga lokal Kota Dumai ini, bermula adanya pemecatan sepihak atau pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh PT Srikandi Inti Lestari (SIL) sebagai perusahaan outsoursing atau penyedia jasa pekerja di PT IBP.
Seperti kutipan unggahan Ketua FAP Tekal Kota Dumai Ismunandar di media sosial Facebook, Senin (27/01/2020) menjelaskan bahwa aksi damai FAP Tekal Kota Dumai pada hari Rabu (29/01/2020) ke PT IBP dan PT SIL. Ketua FAP Tekal Dumai yang biasa akrab disapa Nandar Ngah ini juga menjelaskan bahwa kegiatan aksi yang berlangsung di dua perusahaan tersebut adalah meminta kejelasan rekrutment dikawasan ring satu.
“Kenapa kalian kami demo, contoh kecilnya berapa orang yang kalian pekerjakan menjadi karyawan tetap khususnya anak anak tempatan di ring satu,†ungkap Nandar Ngah seperti kutipan di Akun FBnya.
Aksi yang berlangsung dengan kawalan dekat pihak kepolisian resort Dumai ini berjalan dengan aman dan damai. Namun disayangkan aksi yang berjalan dengan aman dan damai ini, pihak Disnakertrans Kota Dumai tidak tampak hadir hingga aksi tersebut membubarkan diri.
Aksi yang membubarkan diri pada sekitar pukul 12.00 WIB lebih ini akan melangsungkan aksi esoknya. Pantauan dilapangan, pekikan toa yang diutarakan oleh sejumlah peserta aksi damai ini agar pihak management PT IBP untuk keluar menjumpai sejumlah peserta aksi.
Tampak salah satu perwakilan dari PT IBP Yunus menjumpai peserta aksi damai tersebut. Humas PT IBP Dumai ini menanggapi persoalan dari rekan rekan yang tergabung di FAP Tekal Dumai.
“Kita minta pihak Disnakertrans Kota Dumai untuk menjembati persoalan ini,†ungkap Humas PT IBP.
Massa yang sudah mendapat penjelasan dari pihak PT IBP langsung membubarkan diri, dan akan kembali meminta kejelasan tuntutan untuk mendesak pihak yang berwenang untuk mengecek daftar karyawan, sehingga persentase antara karyawan dari luar daerah tidak besar dari naker lokal.
Penulis: Erwin Komeng/ Aan Heru Saputra
Editor : Edriwan



Berita Lainnya
Bersama Nakes, Prajurit Satgas Yonif 126/KC Bantu Vaksinasi Massal Di Perbatasan
Horee, Laporan Masyarakat Riau Terkait 'Perangainya' Sari Antoni Sudah Diterima DPP Partai Golkar
Mantan Kades Terima Divonis 13 Bulan, Jaksa Belum Bersikap
Banjir di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing
Viral di Medsos, Kekerasan kepada Anak di Dumai ini Diunggah Warga
Para Kepala Suku di Penggunungan Tengah Papua Dukung Otsus Diperpanjang
Pelantikan Jokowi-Ma'ruf akan Dihadiri 17 Negara
Ketua PP GAMARI Dilaporkan Berkali kali, Larshen Yunus: Kita Lapor Balik!
Pemuda Gonjong Limo Potong 4 Ekor Sapi Saat Hari Raya Idul Adha
Antisipasi Unjuk Rasa dan Mogok Kerja Secara Masal, Polres Dumai Gelar Patroli Skala Besar
Butuh Uluran Tangan, Gonjong Limo Dumai Salurkan Bantuan ke Pesantren Alam Quran Bagan Keladi
Setelah Dipolisikan, Debt Collector Penganiaya Laporkan Balik Korban