• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Cerita Petugas Medis di Wuhan, Pakai Popok karena Urus Pasien Corona

Redaksi

Senin, 27 Januari 2020 21:03:00 WIB
Cetak


Beijing (PantauNews.co.id) – Jumlah pasien terinfeksi virus Corona di China, semakin meningkat. Saking banyaknya para petugas medis pun tak sedikit yang terpaksa mengenakan popok dewasa, karena tidak punya waktu hanya untuk pergi ke kamar mandi.

Menanggapi wabah tersebut, otoritas China telah memulai pembangunan dua rumah sakit. Pertama memiliki kapastias 1.000 pasien dan akan selesai dalam beberapa hari. Sementara itu, rumah sakit kedua dirancang mampu menampung 1.300 pasien dan diselesaikan dalam tiga minggu.

Menurut laporan, beberapa pekerja di rumah sakit terpaksa mengenakan popok, karena mereka tidak punya waktu untuk pergi ke toilet. Sementara itu, pekerja medis lainnya memakai popok dengan alasan, agar tidak perlu melepaskan pakaian pelindung mereka dan berpotensi merobeknya.

"Kami tahu bahwa pakaian pelindung yang kami kenakan bisa saja menjadi yang terakhir yang kami miliki, dan kami tidak bisa membuang apa pun," tulis seorang dokter di Wuhan dilansir dari Independent, Selasa (28/01/2020). 

Pusat Pengendalian Penyakit di China mengatakan, 15 pekerja medis rumah sakit di Wuhan telah terjangkit virus setelah merawat pasien. Bahkan, 14 dari mereka terinfeksi hanya dari satu pasien.

Virus terbaru ini diketahui menyebabkan gejala pilek dan flu, termasuk batuk dan demam, dan dalam kasus yang lebih parah menyebabkan sesak napas. Hingga kini belum diketahui seberapa mematikan virus Corona baru tersebut atau bahkan apakah virus itu sama berbahayanya dengan flu biasa.

Pertama kali terdeteksi bulan lalu, virus ini diyakini berasal dari jenis hewan liar yang dijual di pasar Wuhan untuk dikonsumsi sebagai makanan. Selain di China, virus ini juga telah menyebar ke beberapa negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Malaysia, Australia, Prancis, dan Amerika Serikat.

Sumber: Vivanews.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Diduetkan dengan Gibran, Paundra Pernah Dicopot dari DPRD Solo

Pasang Foto Wajah pada Proyek Pemko, Diduga Oknum Caleg Incumbent Lakukan Kampanye Terselubung

PAS Gelar Khitanan Massal dan Santunan Kepada Fakir Miskin

Idul Fitri 1445 H /2024 Menuju Fitrah Original Dalam menguatkan Diri Menuju Kedekatan kepada Sang Maha Kuasa dan Maha Segalanya

Terpenuhinya Harapan Pedagang di Taman Bukit Gelanggang, Akhirnya Bisa Berjualan Kembali

Beri Pengamanan Maksimal, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Laksanakan Sweeping di Perbatasan

Misteri Kejahatan Kades Teluk Bunian Segera Terkuak, Larshen Yunus: Jangan Merasa Kebal Hukum

Ditemukan Proyek Tanpa Plang Nama di Kampung Baru, Warga Menduga Trik untuk Membohongi Masyarakat

Foto Penghinaan dan menista agama

DPD PJS Aceh Serahkan SK Kepengurusan DPC Kota Langsa

Penangkapan 10 Kg Sabu Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Oknum Personil Polsek Rupat Terlibat

KWT Srikandi Artareja Resmi Terbentuk, Kapten Inf Putra KZ Zendrato: Titip Salam ke Pak Walikota

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved