• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Kasatpol PP Dumai Sebut Belum Ada Surat Tembusan dari DPMPTSP Terkait Izin Golden Game Zone

Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 07:22:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) – Beroperasinya Gelangang Permainan (Geper) Golden Game Zone yang tidak sesuai dengan peruntukan izin dan lokasi, menuai kontra dikalangan masyarakat. Pertumbuhan Gelper yang diduga kuat berkedok judi permainan mesin yang memiliki batas kuota sebanyak 10 izin usaha yang dilekuarkan oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hal ini diungkapkan Said Effendi, Kabid Perizinan dan Perizinan DPMPTSP, Jumat (04/10/2019) lalu, tidak pernah mengeluarkan izin usaha untuk Gelper Golden E Zone, yang ada izinnya adalah Tarzan Game Zone. Golden Game Zone yang diresmikan dan beroperasi pada Sabtu (05/10/2019), seakan akan tidak mengindahkan peraturan yang berlaku dan diduga kuat ada oknum dibelakang layar, dengan beroperasinya Gelper tersebut.


Pantauan awak media, Sejumlah ormas yang bergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Maksiat (GMAM) Kota Dumai, Rabu (10/10/2019) meminta aparatur Pemko Dumai untuk menutup Golden Game Zone yang diduga kuat tidak memiliki izin dan meresahkan masyarakat. Aksi tersebut, Golden Game Zone sempat menutup usahanya yang dikawal oleh sejumlah personil Kepolisian Resort Dumai agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Anehnya, selang beberapa jam aksi tersebut, Golden Game Zone dengan merasa tanpa beban kembali beroperasi.

Ketika dikonfirmasi Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Bambang Wardoyo yang tidak terlihat pada aksi tersebut, sedang melaksanakan rapat di Kantor Walikota Dumai. Bambang menyebutkan, jika terkait izin yang tidak sesuai dengan domisili  dan merek usaha, itu bukan wewenang Satpol PP Dumai.

“Kalau terkait izin yang tidak sesuai dengan domisili dan merek, Satpol PP bukan yang mengeluarkan izin dan rekomendasi,” ungkap Kasatpol PP Dumai via WhatsApp, Rabu malam (09/10/2019).

Bangunan Golden Game Zone yang disebut sebagian kalangan netizen “Mewah, Mewah, Mewah” tersebut, seakan akan melecehkan ormas islam dan Lembaga Adat yang melakukan aksi unjuk rasa oleh sekelompok yang tergabung dalam GMAM Kota Dumai agar Golden Game ini ditutup.

Bambang juga menyebutkan Satpol PP Kota Dumai sampai saat ini belum menerima surat tembusan izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP. “ Sampai saat ini belum ada surat tembusan dari DPMPTSP, termasuk yang heboh seperti Gelper di Hotel Wisata dan J-Mex Pub & KTV di Jalan Mangga. Ketika Satpol PP sidak, baru tahu ada izin,” sebut Bambang lagi.

Ditempat terpisah, Tokoh Pemuda dan masyarakat Rimba Sekampung Ismanora menyesalkan apartur pemerintah selaku penegak Perda dan juga aparat kepolisian terkesan pembiaran usaha yang memiliki dugaan kuat unsur perjudian dan meresahkan masyarakat.

“Ini ada apa, kok Aparatur Pemko Dumai dan Pihak penegak hukum yang ada di Kota Dumai seperti pihak kepolisian dan kejaksaan terkesan tutup mata,” ketus Ismanora, Kamis (10/10/2019).

Sebagai anak tempatan yang lahir dan dibesarkan di Kota Dumai dan bertepatan serta berdekatan dengan banyak lokasi disinyalir tempat perjudian terselubung tersebut, Ismonora merasa miris dan sinis dengan tindakan aparatur penegak perda dan hukum di Kota Dumai.

“Bayangkan saja, kita saja yang bermain domino atau permainan  yang memiliki duguan unsur perjudian, pihak berwajib pasti mendatangi dan menanyai kita. Kok ini terang terangan, malah dibiarkan,” pungkas Ismanora dengan nada cibiran.

Penulis : Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Warga Ring Satu Buluh Kasap Berharap Bantuan Air Bersih PT. Wilmar Dapat Optimal Kembali

Dikabarkan Menjadi Tahanan Titipan Kejari, Balon Wako 'H' sudah Diinapkan di Rutan Dumai

Anggota DPR RI Rano Al-Fath: Dewan Harus Peduli dengan Masyarakat

Bocah 10 Tahun Tewas di Kanal Pelindo Dumai, Warga: Ini Kejadian yang Ketiga Kalinya

Tempat Parkir Puskesmas Karawaci Baru Pindah Ke Lahan Kosong Milik Pemko Tangerang

Kopwali RW 09 Kelurahan Gebang Raya Dikunjungi Dinas Perindagkopukm Kota Tangerang

Chat 'Tembak Mati' Istri Gubernur Sumbar, DPP Gerindra: Andre itu Urat Takutnya Sudah Putus

PAC PP Kecamatan Sungai Sembilan Gelar RPP

Ketua KNPI Riau Sebut Permasalahan ini Murni Tanggung Jawab Sang Istri

Muskot Dumai IV, Aban Sebut PSMTI Sebagai Rumah Besar Masyarakat Suku Tionghoa Se-Indonesia

Putuskan Mata Rantai Covid-19, PAC PP Dumai Kota Terus Bergerak

Pemuda Tani HKTI Kendal Berbagi Ke Panti Asuhan

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 815 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 362 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1191 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 933 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved