• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Kasatpol PP Dumai Sebut Belum Ada Surat Tembusan dari DPMPTSP Terkait Izin Golden Game Zone

Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 07:22:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) – Beroperasinya Gelangang Permainan (Geper) Golden Game Zone yang tidak sesuai dengan peruntukan izin dan lokasi, menuai kontra dikalangan masyarakat. Pertumbuhan Gelper yang diduga kuat berkedok judi permainan mesin yang memiliki batas kuota sebanyak 10 izin usaha yang dilekuarkan oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hal ini diungkapkan Said Effendi, Kabid Perizinan dan Perizinan DPMPTSP, Jumat (04/10/2019) lalu, tidak pernah mengeluarkan izin usaha untuk Gelper Golden E Zone, yang ada izinnya adalah Tarzan Game Zone. Golden Game Zone yang diresmikan dan beroperasi pada Sabtu (05/10/2019), seakan akan tidak mengindahkan peraturan yang berlaku dan diduga kuat ada oknum dibelakang layar, dengan beroperasinya Gelper tersebut.


Pantauan awak media, Sejumlah ormas yang bergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Maksiat (GMAM) Kota Dumai, Rabu (10/10/2019) meminta aparatur Pemko Dumai untuk menutup Golden Game Zone yang diduga kuat tidak memiliki izin dan meresahkan masyarakat. Aksi tersebut, Golden Game Zone sempat menutup usahanya yang dikawal oleh sejumlah personil Kepolisian Resort Dumai agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Anehnya, selang beberapa jam aksi tersebut, Golden Game Zone dengan merasa tanpa beban kembali beroperasi.

Ketika dikonfirmasi Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Bambang Wardoyo yang tidak terlihat pada aksi tersebut, sedang melaksanakan rapat di Kantor Walikota Dumai. Bambang menyebutkan, jika terkait izin yang tidak sesuai dengan domisili  dan merek usaha, itu bukan wewenang Satpol PP Dumai.

“Kalau terkait izin yang tidak sesuai dengan domisili dan merek, Satpol PP bukan yang mengeluarkan izin dan rekomendasi,” ungkap Kasatpol PP Dumai via WhatsApp, Rabu malam (09/10/2019).

Bangunan Golden Game Zone yang disebut sebagian kalangan netizen “Mewah, Mewah, Mewah” tersebut, seakan akan melecehkan ormas islam dan Lembaga Adat yang melakukan aksi unjuk rasa oleh sekelompok yang tergabung dalam GMAM Kota Dumai agar Golden Game ini ditutup.

Bambang juga menyebutkan Satpol PP Kota Dumai sampai saat ini belum menerima surat tembusan izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP. “ Sampai saat ini belum ada surat tembusan dari DPMPTSP, termasuk yang heboh seperti Gelper di Hotel Wisata dan J-Mex Pub & KTV di Jalan Mangga. Ketika Satpol PP sidak, baru tahu ada izin,” sebut Bambang lagi.

Ditempat terpisah, Tokoh Pemuda dan masyarakat Rimba Sekampung Ismanora menyesalkan apartur pemerintah selaku penegak Perda dan juga aparat kepolisian terkesan pembiaran usaha yang memiliki dugaan kuat unsur perjudian dan meresahkan masyarakat.

“Ini ada apa, kok Aparatur Pemko Dumai dan Pihak penegak hukum yang ada di Kota Dumai seperti pihak kepolisian dan kejaksaan terkesan tutup mata,” ketus Ismanora, Kamis (10/10/2019).

Sebagai anak tempatan yang lahir dan dibesarkan di Kota Dumai dan bertepatan serta berdekatan dengan banyak lokasi disinyalir tempat perjudian terselubung tersebut, Ismonora merasa miris dan sinis dengan tindakan aparatur penegak perda dan hukum di Kota Dumai.

“Bayangkan saja, kita saja yang bermain domino atau permainan  yang memiliki duguan unsur perjudian, pihak berwajib pasti mendatangi dan menanyai kita. Kok ini terang terangan, malah dibiarkan,” pungkas Ismanora dengan nada cibiran.

Penulis : Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pengundian Nomor urut Calon Presiden dan wakil

Periksa Ketua FPI Pekanbaru, Begini Penjelasan Polisi

Suhardi/Tumpang Sugian Siap Maju Di Pilkades Wanakerta

Ketua PAC Dumai Timur Bastian Jambak : Tidak Ada Lagi Oknum yang Mengatasnamakan PP Dalam Aksi Yang Tidak Bertanggung Jawab

Setelah Dipolisikan, Debt Collector Penganiaya Laporkan Balik Korban

CPO ilegal Bebas beroperasi Di Perairan Dumai

Baru Sehari Berkerja di Jondul, Maya Ditangkap Satpol PP Pekanbaru

Jokowi Resmikan Jembatan Teluk Kendari, Selain Memperindah juga Mempermudah Mobilitas Kendaraan

DPC GRIB Kota Dumai Tunjuk Erwin Komeng sebagai Komandan Provost Baru

Sambut Kedatangan Pangkogawilham I ke Dumai, Personil TNI Koramil 02/BK Lakukan Pembersihan Lapangan

Media PantauNews Berbagi Di Suasana Ramadhan

Selain Jokowi dan Ahok, Prabowo Hadiri Pengukuhan Mega Sebagai Ketum PDIP 2019 - 2024

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved